Audio Terbaru: Audio Anti Malas. Dapatkan sekarang juga.
Klik Disini“Ayah, saya ingin mangga yang dipetik dari pohon sendiri.” Kata seorang anak kepada ayahnya.
“Kalau begitu kamu harus menanamnya, nak!” kata ayahnya.
“Baiklah ayah, apakah lusa saya bisa memetiknya?” kata anaknya penuh harap.
“Anaku sayang, kamu harus menunggu bertahun-tahun untuk memetik mangga yang kamu tanam. Itulah sunatullah. Semuanya butuh waktu. Bersabarlah”
Silahkan simak video yang penuh inspirasi di bawah ini (kurang dari 3 menit)
Jika Anda ingin berubah dari orang yang asalnya bingung menjadi mampu menghasilkan ide-ide cemerlang, klik disini4 Responses to “Semua Butuh Waktu”
Leave a Reply
Kata kunci berdasarkan pencarian:
[cerita ISLAMI penuh inspirasi, Kata inspirasi untuk bersabar, kata kata butuh waktu untuk, semua tentang waktu]Tags: Cerita Inspirasi, cerita orang sukses, Cerita Sukses, cerita sukses pengusaha, sabar, waktu,
Baca juga:
Video yang inspiratif. Kadang kita bersikap seperti anak yang minta mangga. Sekali tanam minta langsung panen. Setiap area ada sunatullah-nya. Tinggal kita mau tanam apa. Kalau tanam padi, 3-4 bulan kita bisa panen. Kalau tanam pohon jati 10 tahun, paling cepat baru bisa memetik hasil. Ayah itu benar. Bersabarlah….. Bersabar artinya mau mengikuti step-step nya sesuai area yang kita geluti. Masing-masing punya step yang berbeda. Masing-masing punya sunatullah nya sendiri-sendiri. Bersabar artinya, mau menyiangi, menyirami dan merawatnya. Bersabar itu active, bukan pasive diam menunggu. Plan your work, work your plan.
Assalamu’alaikum
Hiks..hiks… Saya sedih Pak. Karena Saya belum termasuk orang2 yang bersabar. Tapi yah… Namanya juga masih Belajar bersabar. Mudah2an bisa jadi lebih sabar dari yang kemarin2… Amin
setuju… videonya inspiratif banget, hanya saja krn bahasa inggris, harus pelan2 bacanya. jd hrs diulang-ulang muternya he…he… masih belajar ^_^’
ada yg punya / berniat bikin versi slide shownya ga ya…
sadayana jalmi rata rata, kirang sabar. padahal justru sabar anu matak ngajadi jeng kaala buahna. nuhun, mugiaa urang sadayana sing dipasihan kasabaran