Sunatullah

Diposting 3 April 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Apakah si Ujang pada cerita di atas akan tetap menjadi pengemis atau hidupnya bisa
berubah menjadi lebih baik? Jangankan si Ujang, kita sendiri pun tidak akan tahu apa yang
akan terjadi di masa mendatang. Apakah akan seperti ini atau akan lebih baik.

Pada artikel yang berjudul “Ikhtiar dan tawakal” saya telah menjelaskan bahwa kita perlu
berusaha meskipun pada akhirnya kita bertawakal kepada Allah. Itulah yang diperintahkan
Rasulullah SAW untuk mengikat unta terlebih dahulu, baru kemudian bertawakal kepada
Allah SWT.

Sunatullah memang diciptakan dalam dua cara, yaitu dalam bentuk sebab akibat. Allah
menciptakan sebab akibat, seperti tidak akan ada asap kalau tidak ada api. Air mendidih
merupakan akibat dari sebab dipanaskannya air tesebut. Di sisi lain Allah menciptakan
sesuatu tanpa sebab yang diusahakan manusia yang kita sering menyebutnya dengan
istilah nasib atau takdir (meskipun kita perlu mengkaji lebih dalam tentang nasib dan takdir
ini, insya Allah). Kesimpulannya bahwa kita tetap diperintahkan untuk berikhtiar dan
bertawakal kepada Allah.

Pada kesempatan ini saya akan memfokuskan pada sunatullah yang berbentuk sebab
akibat. Kita tidak tahu hasil akhir yang akan kita capai, tetapi menurut statistik yang
disebut human error atau kesalahan random hanya di bawah 2%. Kesalahan random inilah
yang sudah tidak bisa diperbaiki. Berbeda dengan kesalahan sistematis, masih bisa
diperbaiki karena selalu ada penyebabnya.

Begitupun dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan sistematis lebih sering terjadi. Segala
sesuatu yang terjadi kepada kita sebagian besar ada sebabnya. Orang yang sukses
kebanyakan karena usaha dan kerja keras dibanding dengan keberuntungan. Sudah
banyak orang yang melakukan studi kepada orang-orang yang telah sukses. Sebagian
besar jawaban ialah karena memang mereka dengan sengaja mengejar kesuksesan
tersebut, sangat sedikit orang yang mengatakan hanya keberuntungan.

Jadi jangan dahulu menyalahkan nasib atau takdir jika kita tidak sukses sebelum kita
berusaha secara optimal. Jika kita sudah usaha secara optimal tetapi tetap saja masih
tidak berhasil, mungkin itu sudah takdir, tetapi jika baru mengusahakan sedikit bahkan
tanpa usaha sudah menyalahkan nasib atau takdir, itu adalah salah besar.

Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda
ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang
lain sukses. Anda tidak perlu memikirkan sebab-sebab baru yang canggih atau mutakhir,
Anda hanya memerlukan sebab-sebab yang sudah terbukti membuat orang lain sukses.

Jika orang lain sudah membuktikannya kenapa Anda tidak bisa menggunakan
sebab-sebab tersebut untuk kesuksesan Anda? Jadi tidak ada alasan tidak bisa
melakukan hal-hal yang menyebabkan orang lain sukses. Sebab-sebab tersebut adalah
sebab-sebab yang realistis yang pernah dilakukan oleh orang lain. Sekali lagi, jika orang
lain bisa kenapa Anda tidak?

Tugas Selalu dengan Bekalnya

Diposting 29 March 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Jika Sahabat ditugasi oleh atasan untuk pergi ke suatu kota yang jauh dari kota Sahabat, tetapi Sahabat tidak diberi bekal untuk pergi ke sana. Sementara Sahabat tidak memiliki bekal
sendiri, apakah Sahabat mau pergi? Seseorang pemberi tugas yang baik dia akan melihat
yang diberi tugas apakah dia mampu atau tidak melaksanakan tugas tersebut. Jika tidak
dia harus memberikan bekal tersebut kepada orang yang diperintahkannya.

Begitu juga Allah SWT, Allah SWT tentu sudah memberi bekal kepada kita untuk
mengemban tugas besar kita sebagai khalifah di muka bumi ini. Bekal yang sudah
diberikan kepada kita ialah akal beserta potensi-potensi lainnya, hati dan jasad.

Potensi yang diberikan kepada manusia akan berjalan baik dan tersalurkan dengan baik
apabila manusia mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Segala potensi pada manusia
diperuntukkan dan disediakan Allah SWT agar manusia dapat menjalankan ibadah dan
melaksanakan fungsi khalifah.

Dengan potensi inilah manusia dikehendaki mampu menjalankan misi sebagai khalifah
yang diamanahkan kepada manusia oleh Allah SWT, padahal makhluk lainnya enggan
untuk memikul tugas ini karena beratnya.

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan
gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir
akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia
itu amat zalim dan amat bodoh,”

(QS.33:72)

Kita semua sudah menyaksikan dan bahkan mengalami bagaimana dahsyatnya potensi
manusia. Manusia menjadikan peradaban dan teknologi berkembang dengan pesatnya,
yang seakan sebuah keajaiban, sesuatu yang tidak terpikirkan pada suatu jaman bisa
terealisasi pada jaman berikutnya.

Namun, siapakah yang menguasai peradaban dan teknologi tersebut saat ini?

Kita Semua Unik

Diposting 12 March 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Pengidolaan sepenuhnya kepada seseorang bukanlah sesuatu yang wajar. Bahkan Rasulullah SAW pun tidak menyuruh umatnya untuk benar-benar 100% meniru tingkah laku beliau. Rasulullah memberikan keleluasaan kepada para shahabat dalam urusan muamalah. Hanya untuk urusan ritual saja, yang harus benar-benar sesuai dengan yang dicontohkan atau yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Mengapa demikian? Karena fitrah manusia adalah bahwa setiap manusia diberikan keunikan masing-masing. Keunikan inilah yang memberikan kelebihan kepada kita. Popularitas tidaklah menunjukkan seseorang itu lebih baik. Kita masing-masing punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Jangan iri dan kecewa jika orang lain memiliki keunggulan dibanding kita, karena kita juga memiliki keunggulan dibanding orang lain.

Mari kita tengok, bahwa para sahabat Rasulullah SAW pun memiliki keunikan masing-masing. Lihatlah Umar ra dan Abu Bakar ra. Mereka tidak memiliki karakter yang sama meskipun mereka sama-sama termasuk manusia unggulan setelah para Nabi. Kedua-duanya berbeda, tetapi kedua-duanya unggul. Umar ra dikenal sebagai tokoh yang keras dan tegas. Sedangkan Abu bakar ra dikenal sebagai orang yang lembut dan penuh perasaan.

Bilal dikenal dengan suara merdu dan konsistensinya, Salman al Farisi dengan kemampuannya sebagai arsitek ulung. Abdurahman bin Auf sebagai pedagang yang sukses, Qais bin Saad dengan kecerdikan dan kepandaiannya, Ali ra dikenal sebagai pintu ilmu, dan masih banyak contoh lainnya. Yang jelas kita bisa melihat bahwa mereka adalah orang-orang unggul dengan keunikannya masing-masing.

Kita pun sama. Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing. Sering orang merasa rendah melihat keunggulan orang lain. Dia bukan tidak punya keunggulan, dia hanya saja belum menggali potensi yang ada pada dirinya. Kita semua memiliki keunikan. Maka siapa pun kita, menjadi besarlah dengan keunikan itu.

Potensi Manusia

Diposting 9 March 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Akal adalah salah satu potensi manusia yang perlu kita syukuri. Salah satu cara bersyukur ialah mempergunakan akal kita sesuai dengan keinginan yang membuatnya, yaitu Allah SWT. Dengan akal, manusia memiliki kemampuan untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan. Suatu kemampuan yang tidak dimiliki oleh makhluk lain.

Salah satu perintah Allah SWT kepada manusia ialah agar setiap tindakan dan tingkah lakunya berdasarkan ilmu.

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (QS.17:36)

Setiap tindakan atau perbuatan yang tidak berdasarkan ilmu akan membuat kita menjadi orang yang merugi di sisi Allah. Di akhirat kita akan masuk neraka.

“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”. (QS.67:10)

Begitu juga di dunia, selain kita tersesat, hidup tanpa ilmu bagaikan berjalan di tempat yang sangat gelap, kita tidak tahu apa yang harus dilakukan, atau kalaupun ada hanya mengikuti orang lain saja yang belum tentu benar atau salahnya.

Tidak sedikit manusia yang tidak mau mengoptimalkan akalnya. Contohnya ialah orang-orang yang sudah tidak mau lagi menggunakan akalnya dalam mencari ilmu. Mereka merasa ilmunya sudah cukup untuk hidupnya. Mereka ungkapkan berbagai alasan agar tidak lagi belajar atau menuntut ilmu.

Jangankan untuk membuka buku, sekedar mendengarkan orang lain pun ada saja yang tidak mau. Padahal jika kita rajin mendengarkan orang lain, kita akan mendapatkan ilmu gratis yang tidak perlu susah payah mencarinya.

Marilah kita terus-meneruskan mengoptimalkan potensi akal kita agar tidak rugi baik dunia dan akhirat. Ingatkanlah saudara-saudara kita yang masih belum sadar akan hal ini. Nasib negara Indonesia akan sangat tergantung dari kualitas bangsanya sendiri.

Orang lain bisa, saya pun bisa

Diposting 7 March 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan. Peluang sukses adalah terbuka untuk semua orang, tidak peduli pendidikan, lingkungan, status, uang, dan sebagainya, semua orang bisa sukses jika melakukan hal-hal penyebab kesuksesan. Tentu saja dengan kekecualian, jika Allah tidak mengijinkan Anda untuk sukses maka Anda tidak akan sukses.

Untuk mencari penyebab kesuksesan ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Pertama Anda bisa mencontoh orang lain yang telah sukses. Contoh semua tindakannya, pemikirannya, termasuk sikap mentalnya. Orang sukses ada disekitar Anda, tindakan yang diperlukan hanyalah mencarinya kemudian bertanya. Setelah mendapatkan jawaban Anda tinggal menyesuaikan dengan tujuan yang ingin Anda capai.

Kedua, selain bertanya kepada orangnya langsung, Anda juga bisa membaca bukunya. Ada beberapa macam buku ditulis, ada buku yang ditulis mengenai biografi seseorang yang telah sukses. Dari buku tersebut Anda bisa belajar banyak dari kehidupan orang sukses. Apa yang dia lakukan dan bagaimana sikap orang tersebut? Jenis buku kedua ialah buku yang ditulis berdasarkan riset atau pengamatan terhadap orang-orang yang sudah sukses. Kelebihan jenis buku kedua ialah lebih mudah dipahami karena si peneliti telah merangkumkan buat Anda. Selain itu sumber yang dia teliti sering lebih dari satu orang, sehingga faktor sukses yang dipaparkan dalam buku tersebut lebih lengkap.

Hal yang menyedihkan ialah justru minat baca di Indonesia masih sedikit. Kita perlu meningkatkan minat baca kita, keluarga kita dan orang-orang disekitar kita. Kabar baiknya di Indonesia harga buku cukup murah (meskipun ada yang mengatakan mahal, mungkin jika dibanding dengan penghasilan). Sebagai perbandingan, saya membeli buku terbitan USA, harganya sekitar US$ 20, sementara buku setebal tersebut di Indonesia harganya sekitar 30-40 ribu rupiah.

Kadang apa yang dibaca dari orang lain tidak akan cocok dengan kita. Tentu saja karena berbagai kondisi yang berbeda antara orang yang Anda pelajari dengan kondisi Anda. Atau
apa yang Anda lakukan ialah benar-benar baru, belum ada orang yang melakukannya. Untuk ini, yang diperlukan adalah keberanian mencoba-coba. Thomas Alfa Edison sampai ribuan kali mencoba membuat bohlam lampu, begitu juga Henry Ford berkali-kali membuat mesin mobil, dan orang yang telah terbukti sukses merintis sesuatu yang baru, pada awalnya melakukan berbagai percobaan atau usaha. Jika orang lain bisa dengan tekun, sabar, berani mengambil resiko, dan pantang menyerah, maka Anda pun bisa.

Anda Bisa Sukses

Diposting 24 February 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Ada dua hal yang menyebabkan Anda sukses, pertama adalah Anda melakukan cara tertentu untuk meraih sukses, kedua Allah mengijinkan Anda untuk sukses.

Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri [12.67]

Meskipun ada faktor nasib disini, tetapi bukan berarti kita tidak harus berusaha, hanya
menunggu nasib dari Allah. Allah sendiri yang memerintahkan kita untuk berusaha. Seperti
didalam firman-Nya:

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha. [25.47]

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki suatu keburukan terhadap suatu kaum, maka tidak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.(ar-Ra’d: 11)

Kita disuruh berusaha, tetapi usaha tertentu yang bisa membuat Anda sukses (bukan sembarang usaha), karena yang menjadikan orang sukses ialah karena mereka melakukan usaha tertentu yang benar yang akan membuat Anda sukses. Bagaimanapun kerasnya Anda berusaha jika usaha yang Anda lakukan salah maka Anda tidak akan berhasil.

Sukses tidak disebabkan oleh lingkungan. Bagaimanapun lingkungan Anda, Anda tetap bisa Anda sukses. Ada orang yang sukses dari lingkungan kota, ada juga dari desa. Jika Anda seorang karyawan, ada juga karyawan yang sukses, jika Anda seorang pengusaha ada pengusaha yang sukses, bahkan jika Anda seorang pemulung, ada juga yang sukses. Meskipun Anda seorang presiden tidak dijamin Anda akan sukses. Sudah ada contoh bahwa seorang presiden mengakhiri hidupnya dengan tragis. Kesimpulannya lingkungan atau profesi tidak menentukan Anda sukses atau tidaknya.

Begitu juga dengan kepandaian maupun gelar tidak menjamin akan sukses. Banyak yang bergelar doktor maupun profesor tidak mendapatkan kesuksesan, tetapi disisi lain lulusan SD ada yang sukses.

Sukses juga tidak ditentukan oleh modal, sudah banyak contoh orang sukses tanpa modal (sukses dalam bisnis). Jadi tidak ada alasan Anda tidak mau mengejar sukses karena terhambat modal. Mendapatkan modal adalah bagian dari langkah menuju sukses, bukan penentu. Karena banyak juga yang sudah punya modal tidak sukses.

Pada intinya Anda bisa sukses tidak peduli dimana Anda berada, tidak peduli apa pendidikan Anda bahkan tidak peduli Anda punya uang atau tidak sekarang. Yang penting Anda mau melakukan cara yang benar untuk meraih sukses.

Timbul pertanyaan, seperti apa cara atau strategi jitu untuk meraih sukses. Anthony Robin
dalam bukunya Langkah Sukses menuliskan langkah jitu untuk meraih sukses yaitu :

  1. Tentukan tujuan yang Anda inginkan. (berhati-hatilah! Kejelasan merupakan modal paling penting.)
  2. Ambillah tindakan (karena kemauan saja tidak cukup)
  3. Periksalah apa yang berhasil dan tidak. (Anda tidak perlu menyia-nyiakan energi untuk pendekatan tidak bermanfaat)
  4. Ubah pendekatan Anda sampai menggapai tujuan (Fleksibilitas memberi Anda kemampuan untuk membuat pendekatan baru dan hasil baru)

Yah, Anda bisa sukses jika menjalankan 4 langkah di atas, Insya Allah. Tetapi ada yang perlu diperhatikan yaitu 4 langkah tersebut diatas adalah langkah-langkah sukses yang umum. Anda memerlukan cara-cara yang lebih spesifik atau penjabaran dari langkah-langkah tersebut yang lebih fokus terhadap sukses yang sedang Anda kejar. Contohnya ialah jika Anda ingin sukses dalam bisnis, tentu saja Anda harus tahu langkah-langkah menjalankan bisnis, jika Anda ingin sukses dalam bidang olah raga maka Anda harus tahu tentang olah raga yang Anda tekuni.

Tetapi jangan takut, jika melakukan 4 langkah diatas, keterampilan yang diperlukan bisa mengikuti. Keterampilan bisa dipelajari. Maka kunci sukses selanjutnya sebagai pelengkap dari empat langkah tersebut adalah kemauan untuk belajar. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Banyak kisah dimana pada usia lanjut masih bisa mendapatkan pengetahuan serta keterampilan baru.

Satu lagi hal penting dalam meraih sukses ialah adanya energi pendorong yang kuat dalam melakukan keempat langkah tersebut. Motivasi. Yah motivasi, tanpa itu tidak akan bisa bergerak. Motivasi ibarat darah dalam tubuh, motivasi ibarat bensin dalam mobil yang menjadikannya bergerak. Semakin besar atau semakin kuat motivasi Anda akan semakin besar kemungkinan Anda untuk berhasil.

Seorang mujahid tidak gentar dengan berbagai senjata lawan yang dia hadapi. Bahkan tidak jarang kekuatan lawan yang jauh tidak seimbang. Tetapi pada kenyataan seorang mujahid pantang mundur terus bergerak. Kenapa? Tentu karena mempunyai motivasi yang sangat kuat untuk meraih ridha illahi sehingga mampu mendorong dia untuk menembus segala rintangan dan halangan bahkan dengan nyawa taruhannya.

Jika Anda ingin sukses Anda harus mempunyai motivasi yang besar untuk meraih sukses tersebut. Dan motivasi terbesar, tidak terbatas serta mulia ialah motivasi menggapai ridha illahi. Berperang di medan tempur, mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan umat, memberantas kelaparan, memberantas oknum-oknum yang kotor, dan sebagainya akan terasa berat tanpa motivasi menggapai ridha illahi.

Melakukan empat langkah di atas ditambah motivasi yang kuat akan membawa Anda kepada kesuksesan, kecuali Allah menghendaki lain. Teruslah berusaha karena Allah memang menyuruh kita berusaha, tentang hasil kita serahkan saja kepada Allah. Jika motivasi kita mulia, berhasil tidak berhasil kita akan mendapatkan balasan dari Allah jika kita telah berusaha seoptimal kita.

To be Better and Better

Diposting 24 February 2007 kategori Anda Bisa Sukses oleh Rahmat

Perubahan tak dapat dihindarkan. Selama manusia berfikir, mereka akan menemukan sesuatu yang baru. Satu penemuan baru akan mempengaruhi kondisi hidup yang lainnya. Sebagai contoh ialah penemuan-penemuan baru dalam bidang teknologi informasi, membawa dampak ke berbagai bidang. Perkembangan teknologi informasi ini menyebabkan perubahanmelaju pada suatu kecepatan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.

Mari kita lihat berbagai komentar para ahli tentang bagaimana kita menyikapi perubahan.

Pekerjaan Anda adalah lebih menjadi seorang ahli perubahan daripada seorang korban
perubahan.

Brian Tracy

Pasar hanya membayar penghargaan-penghargaan unggul untuk prestasi yang unggul,
produk-produk unggul atau jasa unggul.

Mengidentifikasikan dan mengembangkan bidang keunggulan Anda adalah tugas pertama
manajemen.

Brian Tracy

Anda lihat, Brian Tracy (penulis dan ahli riset kesuksesan) begitu menekankan pada
perubahan dan keunggulan sebagai modal keberhasilan kita. Kita harus menjadi ahli perubahan bukan korban perubahan, maksudnya kita harus bisa hidup dengan perubahan-perubahan yang ada di sekeliling kita. Jika tidak, kita akan tergilas oleh jaman, kita tidak akan bisa menyesuaikan diri dengan jaman.

Hal yang kedua ialan keunggulan. Salah satu perubahan yang menonjol dalam kehidupan
kita ialah bertambahnya manusia secara terus menerus. Tentu saja setiap saat akan
muncul manusia-manusia baru yang perlu hidup. Persaingan tidak dapat terelakan. Hanya
orang-orang yang memiliki keunggulan atau memiliki produk dan jasa yang unggul yang
dapat bersaing.

Dalam mengahadapi perubahan tersebut dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus. Kita harus lebih baik dari orang lain, pengetahuan dan keterampilan kita harus lebih baik agar
bisa mengikuti perubahan yang terjadi. Begitu tepat apa yang dikatakan oleh Rasulullah
SAW kepada umatnya:

“Barang siapa yang hari ini sama saja dengan kemarin, merugilah dia. Jika hari ini lebih buruk dari kemarin, dia celaka.Dan beruntunglah bila hari ini lebih baik dari kemarin.”
(HR Bukhari)