March 23, 2010
 


Haruskah Mempertahankan Motivasi Kerja?

Ya harus…

“Masalahnya saya sudah tidak betah. Kerja saya tidak dihargai, fasilitas minim dan gaji pun kecil. Saya stress saat kerja. Haruskah saya mempertahankan motivasi kerja saya?”

Jawaban saya sederhana, jika Anda tidak betah bekerja, maka berhentilah bekerja. Jika Anda masih mau (harus) bekerja, maka bekerjalah dengan baik dengan motivasi kerja yang tinggi.

Tapi…

Itulah jawaban yang saya berikan jika ada pertanyaan seperti itu. Itu juga yang saya lakukan jika saya sudah tidak betah bekerja. Tempat saya bekerja selalu perusahaan yang memiliki prospek bagus, alhamdulillah. Tetapi, karena saya tidak betah… saya berhenti.

Memang… untuk mengambil keputusan berhenti bekerja itu tidak mudah. Anda akan memiliki banyak alasan bahwa jika Anda berhenti banyak resiko buruk yang mungkin terjadi. Artinya, jika hal ini terjadi, Anda tetap “harus” bekerja. Bekerja dengan baik, dengan motivasi yang tinggi pula.

Meski Anda berniat untuk pindah bekerja, Anda tetap harus mempertahankan motivasi kerja Anda. Pengaruh motivasi kerja Anda akan terasa di tempat kerja baru Anda. Bisa jadi, karena pengaruh dari motivasi kerja saat ini juga menentukan apakah Anda akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Jangan sampai, karena kita sudah tidak betah, kita bekerja dengan malas-malasan, tidak benar, atau asal-asalan. Selama Anda menerima gaji dari sebuah perusahaan, maka Anda wajib bekerja dengan baik. Jika tidak mau bekerja lagi, Anda jangan menerima gaji dari perusahaan tersebut. Adil kan?

Lalu?

Saat Anda sudah tidak betah lagi, Anda tetap pertahankan motivasi kerja Anda. Hanya saja, jangan sampai berhenti disana. Carilah solusi atas ketidak betahan Anda bekerja. Keluar memang salah satu solusi. Tetapi masih ada solusi lain. Mungkin Anda bicara dengan bos Anda, mungkin Anda minta mutasi, dan berbagai cara lainnya.

Jika memang sudah tidak ada solusi selain pindah kerja, maka tinggalkan kesan yang baik terhadap perusahaan tempat Anda saat ini dengan cara tetap semangat saat bekerja. Kesan yang baik bisa mempermudah Anda pindah kerja. Atau… perusahaan mempertahankan Anda. Disinilah waktunya Anda memiliki posisi yang kuat.

Jadi… tidak ada ruginya Anda tetap semangat mesti bekerja di tempat yang tidak Anda sukai.

Jika Anda Adalah Orang Yang Ingin Berubah menjadi percaya diri dalam 21 hari, sehingga lebih banyak peluang yang bisa Anda raih... klik disini

2 Responses to “Haruskah Mempertahankan Motivasi Kerja?”

  1. dafiDRiau says:

    Makasih y Mas atas sarannya…?? karna dengan begitu saya termotivasi utuk bekerja lebih giat lagi!!

  2. rahman latief says:

    i’ve got that.. artikel ini benar2 membangkitkan kmbali “passion” saya.. mengmbalikn kpercayaan diri skaligus mnyadarkn saya yg slama ini trnyata msh bnyk kurangnya.. hHikkzz,, hHikzzz..
    helped me out of trouble during bother me.. thank’s so much, Sir..

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree

Kata kunci berdasarkan pencarian:

[motivasi kerja, artikel motivasi kerja, haruskah berhenti kerja, kata kunci motivasi kerja, kata mutiara islam masalah kerja dan gaji, motivasi kerja di tempat yang baru, sulusi motivasi kerja]

Tags: KeputusanKerjapengaruh motivasi kerjasolusi

Baca juga:

  1. Mempertahankan Motivasi
  2. Menyambut Lowongan Kerja
  3. Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
  4. Motivasi dalam Keluarga
  5. Kuis Motivasi Bekerja
 
 

Visi

Menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan inovasi bagi umat umat Muslim, khususnya di Indonesia, menuju Masyarakat Madani. Menjadi rujukan bagi umat Muslim dalam meraih sukses dan pengembangan diri.