Banyak orang yang menghentikan langkahnya karena dia tidak melihat jalan sukses. Misalnya, seseorang dengan penghasilan pas-pasan menghentikan langkahnya untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang pendidikan tinggi karena merasa tidak mampu mempersiapkan biayanya.
Dia bingung, “dari mana uang untuk membayar kuliah?”.
Banyak yang ingin bisnis, tetapi dia bingung, “Dari mana saya mendapatkan modal?”
Di depan terlihat gelap sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk melangkah. Mereka berhenti karena tidak melihat jalan sukses.
Lalu, bagaimana agar kita bisa melihat jalan sukses?

Sebuah pertanyaan yang memerlukan pemikiran mendalam. Memang, pertanyaan ini sederhana namun jawabannya tidak sesederhana itu.
Anda pernah membuat kesalahan? Yah, semua orang pernah membuat kesalahan. Kita bukan malaikat yang selalu benar, kesalahan adalah hal yang manusiawi. Dari kesalahan kita bisa memetik hikmah, namun tidak sedikit orang yang menjadi terpuruk karena kesalahan di masa lalu yang menimpanya. Hilang semangat dan merasa tidak berdaya. Inilah kenapa kita perlu memaafkan kesalahan yang sudah kita lakukan.
Pernahkan Anda mendengar pepatah yang mengatakan “Hanya keledai yang jatuh ke lubang yang sama dua kali.” Pepatah ini adalah suatu ungkapan kebodohan seseorang yang tidak mau mengambil hikmah dari kesalahan yang sama. Padahal, Nabi Muhammad saw. melarang kita berperilaku seperti keledai dari hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda: Seorang mukmin tidak boleh dua kali jatuh dalam lubang yang sama. (Shahih Muslim No.5317). 