October 2, 2010
 

Saya Bisa Memakai Kaos Kaki

 

Tadi pagi anak saya yang baru berumur 2 tahun lebih, Hasna, berteriak-teriak penuh kegirangan,

“Ab…Abi… Hasna bisa pake kaos kaki!” katanya sambil menunjukan kaos kaki yang sudah terpasang di kaki kanannya. Wajah penuh dengan keceriaan. Padahal kaos kakinya belum benar-benar terpasang dengan benar dan baru sebelah kaki. Tetapi dia begitu bahagia dengan keberhasilannya. (more…)

Bukan Untuk Sekedar Makan

 

Sewaktu saya kecil, kampung halaman saya masih dipenuhi dengan sawah yang menghampar. Seperti kehidupan para petani biasa, saat panen tiba bukan hanya rezeki bagi pemilik sawah, namun juga bagi para petani lainnya yang ikut serta membantu memanen padi. Setiap orang yang membantu akan mendapat bagian sepersekian dari hasil panenan masing-masing. Hal inilah yang selalu menggerakan nenek saya ikut serta membantu panen orang lain. (more…)

Berjalanlah lebih lambat

 

Saudaraku, izinkan saya menceritakan sebuah kisah:

Tersebutlah seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap.

Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise. Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu. Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu. (more…)

Umar bin Abdul Aziz

 

Umar bin Abdul Aziz adalah salah satu idola yang perlu kita teladani setelah Rasulullah dan para sahabat. Sungguh setiap perbuatannya, terutama setelah menjadi khalifah sangat berarti bagi kaum muslimin saat itu. Terutama yang berada di bawah kepemimpinannya. Mungkin, keterpurukan Indonesia saat ini karena belum memiliki pemimpin seperti beliau. Mudah-mudahan Allah menuntun kita untuk memilih pemimpin yang seperti beliau, setidaknya pemimpin yang paling mirip kebaikannya dengan beliau. (more…)

Durian Manis dan Durian Tanpa Rasa

 

Dua orang anak remaja melewati sebuah rumah yang memiliki kebun besar di depannya. Salah satu pohon di depan rumah tersebut adalah sebuah pohon durian. Saat itu sedang musim durian sehingga kebetulan pohon tersebut sedang berbuah. Mereka berdua melihat beberapa durian yang sudah terlihat matang di pohon. Rudi mengatakan bahwa durian tersebut pasti manis. Sementara temannya Anton mengatakan bahwa durian tersebut tidak ada rasanya. Mengapa bisa berbeda? (more…)

Page 3 of 5«12345»
 
 

Visi

Menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan inovasi bagi umat umat Muslim, khususnya di Indonesia, menuju Masyarakat Madani. Menjadi rujukan bagi umat Muslim dalam meraih sukses dan pengembangan diri.
 
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
SEO Powered By SEOPressor

Switch to our mobile site