Pengembangan Diri

3 Cara Menjadi Pribadi yang Kuat dan Tangguh

February 2, 2017
(Last Updated On: August 21, 2018)

Bagaimana cara menjadi pribadi yang kuat dan tangguh?

Agar siap menghadapi tantangan jaman.

Agar umat Islam menjadi kuat. Karena saat pribadi-pribadi Muslim kuat, maka umat Islam akan menjadi kuat pula.

Cara meraih sukses itu sederhana, kita melakukan apa yang semestinya kita lakukan. Hanya saja, banyak orang yang tidak melakukan sebagaimana yang dibutuhkan. Kenapa? Karena kurang tangguh.

Ada bayaran untuk sukses, Anda bisa membayarnya hanya jika cukup tangguh untuk melakukannya.

Mau mengetahui caranya?

Silahkan lanjutkan membaca

Cara Menjadi Pribadi yang Kuat dan Tangguh Di Mulai Dengan Ruhiah

Cara Menjadi Pribadi yang Kuat

Kunci Menjadi Pribadi Yang Kuat adalah Menata Ruhiyah

Kita lihat bagaimana kualitas ketangguhan para shahabat, mereka memiliki kekuatan 10 X dari kekuatan manusia biasa. Karena ruhiah mereka yang kuat. Dua indikator kekuatan ruhiyah ada pada keikhlasan dan keshabaran. Cara Menjadi Pribadi yang Kuat kuncinya ada di ruhiyah.

Bagi orang yang ikhlas dan shabar tidak akan mudah menyerah, mengeluh, takut, dan putus asa. Kekuatan ruhiyah sangat kita perlukan untuk semua aspek kehidupan meliputi dakwah dan keseharian kita termasuk dalam keberhasilan karir dan bisnis.

Ruhiyah inilah yang akan memotivasi, menggerakkan dan kemudian menilai setiap perbuatan yang dilakukannya. Keberadaan ruhiyah yang baik dan stabil menentukan kualitas kejayaan hidup seseorang, begitu juga dengan dakwah.

Bagaimana cara menata dan memperkuat ruhiyah?

Pada dasarnya semua ibadah wajib dan sunah yang diperintahkan akan meningkatkan ruhiyah kita. Kuncinya melaksanakan semua ibadah itu tidak sebatas gerak fisik dan bacaan saja, tetapi harus menyertakan kehadiran hati.

  1. Tingkatkan terus keimanan
  2. Jaga kualitas ibadah-ibadah wajib, sertakan kehadiran hati selain kebenaran dan fiqh
  3. Perbanyak ibadah-ibadah sunah seperti tahajud, dhuha, puasa sunah, dan sebagainya
  4. Optimalkan kekuatan dzikir termasuk membaca Al Quran di dalamnya

Saya sarankan kita terus belajar dan mengamalkannya berkaitan dengan bagaimana kita menata ruhiyah. Salah satunya mempelajari buku Tazkiatun Nafs (Imam Ghazali). Sudah ada terjemahan bahasa Indonesia. Buku ini sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin membersihkan jiwa. Tidak bisa memperkuat ruhiyah jika jiwa kita kotor.

Perkuat Pikiran Anda Maka Anda Akan Menjadi Tangguh

Cara Menjadi Pribadi yang Kuat yang kedua adalah memperkuat pikiran Anda.

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Sebagai orang yang bergelut di pengembangan diri saya melihat 2 hal berkaitan dengan kekuatan pikiran, yaitu pikiran sadar dan bawah sadar.

Perkuat Pikiran Sadar Anda

Memperkuat pikiran sadar atau akal adalah dengan ilmu dan pengetahuan. Rasulullah SAW memerintahkan kita untuk terus menuntut ilmu. Tidak kenal waktu, karena dengan ilmulah kita akan memiliki kekuatan pikiran.

Jangan hanya menjadi orang yang pandai bicara saja. Merasa sudah pintar padahal hanya pandai bersilat lidah dan menata kata. Bukan itu. Anda harus benar-benar memiliki ilmu yang luas dan dalam.

Bacalah buku, ebook, artikel, kitab, dan tentu yang paling utama adalah al Quran beserta maknanya. Hadiri majelis ilmu, juga seminar, dan pelatihan. Bagi seorang Muslim yang menjadi pribadi yang kuat, semua ini harus menjadi kesehariannya.

Jangan cepat puas dengan ilmu. Jangan cepat merasa sudah pintar. Ilmu itu luas, bahkan jika lautan dijadikan tinta, tidak akan cukup untuk menulis ilmu Allah.

Memiliki ilmu bukan untuk menang berdebat. Bukan untuk merasa lebih pintar dari orang lain. Ilmu agar pikiran dan tindakan kita memiliki kekuatan baik dari segi kualitas dan kuantitas.

Termasuk kemampuan cara mengatasi masalah, karena kemampuan Anda mengatasi masalah akan menjadikan Anda lebih tangguh menghadapi masalah di masa depan.

Membina Kekuatan Pikiran Bawah Sadar

Ketangguhan adalah kekuatan mental, dan kekuatan mental sangat ditentukan oleh kekuatan pikiran bawah sadar. Cara membina pikiran bawah sadar adalah dengan mendominasinya dengan hal-hal yang positif.

Tapi, pada kenyataannya banyak hal negatif di sekitar kita? Lalu bagaimana cara menghadapinya? Disinilah kekuatan persepsi yang sangat penting. Sebenarnya yang masuk ke dalam pikiran bawah sadar kita bukan kejadian atau kondisi, namun persepsi terhadapnya. Bagaimana pun kejadian atau kondisi, kita bisa memilih persepsi kita positif atau negatif.

Maka bangun disiplin persepsi positif dalam diri kita, apa pun yang terjadi, bagaimana pun kondisinya. Selalu mencari dan memilih hal positif dari setiap kejadian dan kondisi. Disiplinkan setiap hari. Poin-poin yang bisa Anda disiplinkan:

  • Jadikan hal yang berat dan sulit sebagai tantangan.
  • Cari hikmah dari setiap kejadian.
  • Kegagalan, kesalahan, dan penolakan adalah umpan balik bagi diri kita. Cari pelajaran yang didapatkan.
  • Yakinlah ada imbalan yang lebih besar dari kesulitan dan rasa sakit yang dialami.
  • Fokus pada “apa yang bisa dilakukan” dari pada mengeluh.
  • JANGAN mengeluh, menyalahkan dan berdalih, ambil tanggung jawab.
  • Yakinlah selalu ada peluang dari krisis.
  • Yakinlah selalu ada jalan, apa pun masalah Anda.
  • Dan sebagainya yang intinya disiplin pada persepsi positif.

Dan kekuatan pikiran bawah sadar pun bisa dibina dengan sering membaca buku-buku yang positif, bukan mendengar dari sumber yang jelas. Jika perlu kita membina pikiran bawah sadar kita dengan teknik pengembangan diri seperti dijelaskan di ebook saya Beautiful Mind Power.

Kekuatan Bertindak

Dan yang ketiga adalah kekuatan dalam bertindak. Bagaimana agar kita memiliki kekuatan bertindak? Fondasinya ada di ruhiyah dan pikiran kita. Amal kita akan kuat jika ruhiyah dan pikiran kita (sadar maupun bawah sadar kita kuat). Semuanya berhubungan dan saling menguatkan.

Bukan Asal Bertindak

Jadi jangan terkecoh dengan kata-kata “yang penting bertindak”. Ya betul, pada ujungnya adalah bertindak, tetapi bukan tindakan biasa. Tindakan yang berbobot dan berkualitas yang akan membawa kepada keberhasilan.

Secara logika saja kita bisa memahami

  • Tindakan orang yang ikhlas akan berbeda dengan orang tidak ikhlas.
  • Tindakan orang yang shabar akan berbeda dengan yang tidak shabar.
  • Tindakan orang yang berilmu akan berbeda dengan orang yang tidak berilmu.
  • Tindakan orang yang bermental baja akan berbeda dengan orang yang bermental lemah.
  • Tindakan orang yang memiliki keterampilan akan berbeda dengan orang yang tidak terampil.

Jadi bukan asal bertindak.

Teruslah Bertindak Dengan Tekad Yang Kuat

Dan Anda perlu menjaga agar Anda bisa terus bertindak. Banyak orang yang bertindak, tetapi berhenti sebelum hasil diraih. Anda harus menjaga agar terus bertindak, apa pun yang Anda rasakan. Anda harus bertindak, meski halangan dan rintangan di depan Anda.

Anda harus memiliki disiplin bertindak. Berhenti sehari bisa menurunkan ketangguhan Anda. Lakukan setiap agar Anda semakin kuat dan tangguh. Kekuatan itu adalah akumulatif dari apa yang kita lakukan setiap hari.

Tips Membangun Disiplin Bertindak

  1. Tetapkan tindakan minimal yang yakin bisa Anda lakukan setiap hari. Jangan dilihat dampaknya, tetapi sebagai latihan membentuk disiplin bertindak. Misalnya Anda ingin memperkuat fisik, anda tetapkan Push Up 1 kali per hari. Tidak ada alasan tidak bisa dan tidak sempat, push up 1 kali akan selalu bisa dilakukan setiap hari. Ke depan Anda boleh manikan target minimal harian.
  2. Anda boleh bertindak lebih dari target minimal, tetapi tidak boleh kurang.
  3. Tetapkan hukuman dan hadiah. Jika berhasil, berikan hadiah untuk Anda sendiri, meski hanya dengan sepotong kue. Jika tidak melakukan, berikan hukuman, misalnya push up minimal 10 kali dari setiap hari yang terlewat.

Saat Ketangguhan Diuji

Kadang, saat kita sudah mau bertindak, bisa saja terjadi sesuai yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Contohnya kegagalan dan tidak juga mencapai hasil yang diinginkan. Bertindak biasa, bisa dilakukan oleh orang biasa. Mereka berhenti atau menyerah saat ujian itu datang.

Jadi orang yang bertindak belum tentu tangguh jika dia kalah menghadapi ujian.

Bagaimana sikap yang seharusnya saat ada ujian datang:

  1. Yang paling penting adalah tenang. Jika ruhiyah dan pikiran Anda akan kuat, maka Anda akan tenang. Jika Anda masih merasa belum tenang, maka tenang-tenangkan diri Anda. Anggap saja sedang melatih ketenangan.
  2. Lihat kejadian dan kondisi dengan jernih. Solusi akan lebih mudah ditemukan jika kita berpikir jernih. Kejernihan hanya didapatkan jika kita tenang.
  3. Pikirkan solusinya, cari solusinya di berbagai sumber, tanya seseorang untuk mendapatkan solusi.
  4. Mulailah bertindak dengan melakukan “apa yang bisa dilakukan saat ini”. Meski Anda masih belum menemukan langkah selanjutnya. Lakukan yang bisa saja.

Saat Anda sedang memperkuat ruhiyah dan pikiran, sebenarnya Anda sedang memperkuat tindakan. Ditambah dengan kemauan Anda menguasai keterampilan dengan rajin berlatih dengan metode yang benar. Saat ujian datang, itulah latihan yang tepat untuk membina ketangguhan Anda.

Penutup

Bayangkan jika semua Muslim menjadi pribadi yang kuat dan tangguh. Mudah-mudahan bisa mempercepat kemajuan umat Islam pada umumnya baik kekuatan ekonomi, politik, social dan sebagainya. Kita akan menguasai peradaban. Semoga.

Cara menjadi pribadi yang kuat dan tangguh diawali dengan memperkuat ruhiyah kita. Justru ini menjadi yang paling utama. Kemudian perkuat pikiran kita dengan ilmu dan pengetahuan. Dan, yang ketiga perkuat tindakan kita dengan energi dan keterampilan yang tinggi.

Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.club/
Follow Me

No Comments

Leave a Reply

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield

X

Download eBook Gratis


Nama Depan :
Alamat Email :