Berpikir Positif, Pola Pikir

Bisakah Memakan Sepeda? Pertanyaan Aneh Yang Mengubah Hidup Anda

September 1, 2017

1180083_bicycle_parking_2Saya sudah menguji pertanyaan ini pada berbagai seminar atau pelatihan yang saya selenggarakan. Bahkan termasuk saat sedang mengobrol dengan seseorang. Banyak respon yang datang dari pertanyaan ini dan respon tersebut menggambarkan cara berpikir orang tersebut. Bagaimana respon Anda terhadap pertanyaan ini?

Golongan Pertama

Adalah mereka yang langsung mengatakan “tidak mungkin”. Mereka menganggap saya bercanda. Mereka menganggap saya hanya menarik perhatian mereka saja. Ada juga yang menganggap bahwa ini hanya ungkapan saja.

“Sepedanya dari roti pak Rahmat?” tanya salah seorang peserta seminar saya sambil tertawa. Dia adalah termasuk pada golongan ini, karena menganggap saya bercanda. Saya jawab, tidak, ini sepeda beneran. Terbuat dari besi dan bannya terbuat dari karet.

Ada juga yang mempertanyakan makna “memakan”. Mereka menganggap bahwa kata memakan disini hanya kiasan belaka. Kemudian saya jelaskan, bahwa memakan disini dalam artian harfiah: memasukan sepeda ke dalam mulut dan ditelan. Biasanya, setelah mendapatkan penjelasan dari saya, tipe orang golongan pertama ini terdiam.

Golongan pertama ini boleh dibilang orang yang masih tertutup pikirannya. Mereka hanya melihat dengan apa yang mereka ketahui saja. Tanpa memikirkan kemungkinan lain. Tanpa membuka kemungkinan lain. Mereka menganggap bahwa mereka sudah tahu segalanya.

Jika Anda masuk golongan pertama ini, jangan tersinggung. Justru harus bersyukur bahwa sekarang Anda sadar dengan masalah pikiran Anda. Sekarang saatnya Anda untuk meningkatkan cara berpikir Anda.

Cara meningkatkan pola pikir Anda, setidaknya dengan rajin membaca artikel di website ini atau membeli berbagai produk saya. Semuanya dirancang untuk meningkatkan pola pikir Anda. Selain itu, banyak juga produk-produk yang dikeluarkan oleh para motivator lain yang dirancang untuk meningkatkan paradigma Anda.

Golongan Kedua

Adalah orang yang percaya, tetapi mereka bertanya-tanya bagaimana caranya. Ini adalah orang-orang yang memiliki potensi untuk maju dan berkembang. Meski ilmunya belum sampai, namun tipe orang pada golongan kedua sudah memiliki pikiran terbuka. Mereka akan terpacu untuk mencari jawabannya.

Golongan Ketiga

Adalah mereka yang sudah tahu tentang fakta tersebut tetapi tidak mengambil hikmah. Banyak orang yang tahu, bahwa melakukan hal yang luar biasa itu bisa dilakukan oleh manusia. Masalahnya mereka tidak yakin kalau mereka pun mampu menjalaninya. Golongan ketiga ini adalah orang yang tidak percaya diri.

Golongan Keempat

Adalah mereka yang sudah tahu atau termasuk golongan kedua dan mereka memiliki keyakinan bahwa diri mereka pun mampu melakukan hal yang luar biasa. Mereka membuktikannya dengan impian yang besar dan mereka bertindak untuk meraih impian besar tersebut.

Termasuk golongan manakah Anda? Saya harap Anda masuk ke golongan keempat atau setidaknya masuk ke golongan kedua. Jika Anda masih masuk golongan pertama atau ketiga, maka Anda perlu lebih mengintensifkan lagi dalam mengembangkan pola pikir Anda. Anda tidak akan berubah selama Anda tidak mengubah pola pikir Anda dulu.

Ngomong-ngomong, apakah Anda tahu cara memakan sepeda?

Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.club/
Follow Me

58 Comments

  • Reply Anna July 22, 2009 at 3:19 am

    Cara memakan sepeda

    Se = sebuah alias satu
    Peda = nama ikan

    Cara makan
    Di masak sampai matang, udah gitu dimasukin ke mulut, di kunyah dan di telen.

    • Reply Rahmat Motivasi Islami July 22, 2009 at 4:13 am

      Jawaban yang kreatif. Tapi, bukan ini jawabannya. πŸ™‚

  • Reply Putra July 23, 2009 at 12:02 am

    Askm.
    Caranya akan saya beritahu setelah bapak menyebutkan cara Bapak memakan sepeda. Kalo bapak tidak bisa menyebutkan, berarti menjadi tugas bapak untuk mencari tahu. Nanti saya janji untuk memberitahukannya setelah bapak bisa menjawabnya dengan benar ^_^

    • Reply Rahmat Motivasi Islami July 23, 2009 at 12:14 am

      Ha ha…

      Kalau saya sebutkan caranya, nanti pak Putra nyontek caranya.

      Komentar dengan jawaban benar akan saya pending dulu, supaya seru. Kalau bapak punya jawaban benar, silahkan jawab. Nanti setelah ada 20 jawaban, jawaban yg benar akan dipublikasikan. Biar seru saja.

  • Reply okta July 23, 2009 at 1:27 am

    saya tau caranya pak. setiap orang punya potensi kekuatan alam bawah sadar seperti limbad, bayu gendeng, cosmo dsb. limbad bisa membengkokan linggis dengan giginya, bayu gendeng juga bisa memakan paku, pecahan kaca dsb. jelas kan..
    bahwa kita juga punya potensi kekuatan seperti mereka. kalau yang bilang gak mungkin berarti pikirannya masih terkurung oleh keterbatasan indera fisiknya.
    manusia punya indera lain yang jauh lebih hebat dari fisiknya. yang tidak terlihat tapi punya pengaruh lebih besar.
    kebanyakan orang berpikir dengan apa yang ia tau, itu gak salah tapi yang salah adalah sebagian mereka menganggap bahwa hal itu tidak mungkin karena mereka belum pernah lihat atau dengar dsb, atau yang belum mereka alami sendiri.

    • Reply Rahmat Motivasi Islami July 23, 2009 at 1:50 am

      Good point pak. Tapi bukan itu maksud saya. Tidak perlu seperti Limbad, ahli debus, atau seperti Bayu Gendeng.

      Cara yang dimaksud adalah cara logis dan semua orang bisa tanpa latihan atau mendalami ilmu kekebalan. Yang penting tahu ilmunya, mau memakannya, dan rela sepedanya rusak dimakan.

  • Reply emil July 22, 2009 at 3:09 pm

    jgnkan cuma sepeda, pasir, semen, besi cor, aspal, bensin, solar, semua udh bisa dimakan. zainuddin mz yg bilang.

    • Reply Rahmat Motivasi Islami July 22, 2009 at 3:31 pm

      Ha ha. Tapi itu kiasan. Saya tekankan. Makan dalam artian secara harfiah.

  • Reply Maz Prie July 23, 2009 at 8:24 am

    Semoga jawaban saya benar, caranya yaitu sepeda dihancurkan sampai kecil-kecil (sampai seperti debu), kemudian dimakan dengan cara dicampurkan kemakanan yang biasa kita makan. Ini akan membutuhkan waktu yang sangat lamaaaa… sekali, tapi akan habis juga. Benar nggak?

  • Reply awan merah July 23, 2009 at 4:06 pm

    Makan sepeda., waduh.. gmn jadinya tuch…???.

    Sat ni lom dapet lagi ilmunya Pak,.. yang pasti tentunya yg ditanya tidak lebih tau dari yg bertanya..
    _^_

  • Reply Agil Siswo Heksanto July 24, 2009 at 3:02 pm

    Cara makan sepeda?
    1.Sepedanya dipreteli dulu menjadi bagian yang lebih kecil, sehingga muat masuk mulut.
    2.Anda bisa makan sepeda itu secara bertahap.
    3.Pasti 2 sampai 3 sepeda juga akan habis apalagi cuma 1 sepeda.

    Thanks buat wawasannya

  • Reply eko priyadi July 24, 2009 at 4:38 am

    Sepeda super mini kali ya Pak ??? jadi bisa langsung ditelen

  • Reply uyun July 24, 2009 at 8:04 am

    wandaktau saya…

  • Reply jhody July 25, 2009 at 11:05 pm

    diris tipis2… besinya dibuat jadi serbuk, setiap kali makan pagi, siang, malam… ada lauk sepeda di situ, dalam sebuan pasti habis

  • Reply Anna July 26, 2009 at 3:36 am

    Simple, sepotong demi sepotong.

  • Reply amin October 22, 2009 at 10:46 pm

    Mau tanya pak, bagaimana ya cara makan sepeda? kira-kira enak gak?
    Just kidding.

    Kadang pekerjaan luarbiasa dimulai dari ide-ide yang nampaknya nyeleneh dan kadang gila, menurut fikiran manusia di zamannya.

    Tapi manakala ada penjelasan ilmiahnya, atau ketika ide itu sudah terwujud akan lenyaplah kata nyeleneh atau gila itu.

  • Reply putra hipensa October 24, 2009 at 7:35 pm

    mengapa kita selalu dihantui rasa gelisah yang kadang tak menentu apa masalahnya ? dan mengapa manusia selalu di penuhi dengan keluhan ~ keluhan atas apa coba’an yang telah menimpa pada diri kita ?

    • Reply Rahmat Mr. Power October 24, 2009 at 7:48 pm

      Pertama: cobalah untuk mengganti kata “kita” dan “manusia” dengan kata “saya”. Saat Anda mengatakan kita dan manusia, secara tidak sadar, Anda mengatakan bahwa ini penyakit semua orang dan wajar. Saat Anda mengatakan “saya”, Anda sudah mulai mengambil tanggung jawab atas perasaan dan pikiran Anda.

      Kedua: Mulailah ganti dengan kalimat baru, “Saya tenang, saya sabar, dan saya bersyukur.”

      Anda berpikiran negatif, karena Anda didominasi oleh informasi negatif. Sekarang, gantilah dominasi pikiran negatif dengan pikiran positif. Caranya? Silahkan baca di ebook Beautiful Mind Power.

  • Reply setyo December 3, 2009 at 4:51 pm

    Makan sepeda? itu akan saya lakukan klo sdh tdk ada makanan yang bisa dimakan lagi. bukan begitu pak?

    • Reply Rahmat Mr. Power December 5, 2009 at 12:10 pm

      Ha ha… Silahkan lihat komentar orang lain. Anda akan terbuka wawasannya.

  • Reply Lomo December 4, 2009 at 6:05 pm

    Saya terus terang tidak tahu termasuk dalam golongan mana. Dalam hal saya memakan sepeda yang terbuat dari besi dan bannya dari karet, saya rasa itu tidak mungkin. Akan tetapi kalo diartikan saya bisa makan dengan bantuan sepeda, itu bisa.
    Termasuk golongan manakah saya…?

    • Reply Rahmat Mr. Power December 5, 2009 at 12:12 pm

      Silahkan lihat jawaban dari komentator lainnya. Nanti ketemu jawabannya.

  • Reply teguh December 7, 2009 at 9:35 pm

    bisakah memakan sepeda? bisa

  • Reply herman December 9, 2009 at 3:58 pm

    kenapa sulit hanya makan sepeda, kita terbiasa makan batu, makan semenm dan juga makan kereta api….dan jika lebih embisi kita bisa kamakn dunia dan seisinya

    salam buat pak rahmat

  • Reply A9YnD1LV3R January 29, 2010 at 1:41 pm

    Bisakah Memakan Sepeda? Bisa.

    Karena, apapun yang saya pikirkan bisa menjadi kenyataan. Jika saya berkata bisa, Insya Allah pasti bisa. Seperti dalam free ebook dari Zona Sukses milik anda pak Rahmat. Untuk bagaimana caranya, saya ikhlaskan kepada Allah.

  • Reply A9YnD1LV3R January 29, 2010 at 1:41 pm

    Bisakah Memakan Sepeda? Bisa.

    Karena, apapun yang saya pikirkan bisa menjadi kenyataan. Jika saya berkata bisa, Insya Allah pasti bisa. Seperti dalam free ebook dari Zona Sukses milik anda pak Rahmat. Untuk bagaimana caranya, saya ikhlaskan kepada Allah.

  • Reply Rosye Elly Tanjung February 1, 2010 at 2:52 pm

    Kalo saya mau makan sepeda beneran, ga susah kog pak…. Sepedenya saya jual lalu uang hasil penjalannya saya belikan makanan….. jadilah waktu itu saya makan sepeda saya…. dan setelah itu sepedanya dah gak ada lagi deh…karena sudah saya makan….. he he

  • Reply Rosye Elly Tanjung February 1, 2010 at 2:52 pm

    Kalo saya mau makan sepeda beneran, ga susah kog pak…. Sepedenya saya jual lalu uang hasil penjalannya saya belikan makanan….. jadilah waktu itu saya makan sepeda saya…. dan setelah itu sepedanya dah gak ada lagi deh…karena sudah saya makan….. he he

  • Reply aris February 2, 2010 at 8:42 am

    kalo saya artikan, makan sepeda adalah menngunakan manfaat sepeda itu seperti dibarter dng brg lain atau dimanfaatkan fungsinya dengan mendapatkan imbalan..jadi dech makan sepeda….

    salam buat pak rahmat

  • Reply aris February 2, 2010 at 8:42 am

    kalo saya artikan, makan sepeda adalah menngunakan manfaat sepeda itu seperti dibarter dng brg lain atau dimanfaatkan fungsinya dengan mendapatkan imbalan..jadi dech makan sepeda….

    salam buat pak rahmat

  • Reply Rahmat Hidayat Nasution February 7, 2010 at 7:20 pm

    Ini adalah permainan pola pikir diluar kotak. Salut pak! Bagi saya, yah cara tercepatnya dengan menjual sepeda atau menyewakannya. lalu uang hasil sewaan atau penjualan itulah yang kita makan

  • Reply Rahmat Hidayat Nasution February 7, 2010 at 7:20 pm

    Ini adalah permainan pola pikir diluar kotak. Salut pak! Bagi saya, yah cara tercepatnya dengan menjual sepeda atau menyewakannya. lalu uang hasil sewaan atau penjualan itulah yang kita makan

  • Reply dian February 8, 2010 at 7:07 am

    tinggal dimasukkan kedalam mulut, dikunyah dan langsung ditelan. simple pak hehehehe

  • Reply dian February 8, 2010 at 7:07 am

    tinggal dimasukkan kedalam mulut, dikunyah dan langsung ditelan. simple pak hehehehe

  • Reply Fietriadi February 9, 2010 at 8:58 am

    Saya mencoba untuk menjawab, mungkin aja benar.
    Sepeda adalah sarana Kita untuk transportasi menuju tujuan yang akan Kita tuju. Yang dimaksud memakan di sini adalah sepeda Kita gunakan terus menerus untuk menuju tujuan yang Kita impikan. Hingga sepeda tersebut rusak alias tidak bisa dipakai lagi. Tapi, kalu Kita punya sepeda trus rusak mending di servis kali yaa….

  • Reply Fietriadi February 9, 2010 at 8:58 am

    Saya mencoba untuk menjawab, mungkin aja benar.
    Sepeda adalah sarana Kita untuk transportasi menuju tujuan yang akan Kita tuju. Yang dimaksud memakan di sini adalah sepeda Kita gunakan terus menerus untuk menuju tujuan yang Kita impikan. Hingga sepeda tersebut rusak alias tidak bisa dipakai lagi. Tapi, kalu Kita punya sepeda trus rusak mending di servis kali yaa….

  • Reply Inay February 15, 2010 at 7:13 am

    Subhanallah ya… saya mengira dengan memakai sepeda tersebut sampai sepeda itu rusak… jadi sepeda itu habis dimakan oleh waktu hehehehe… maaf ya commentnya telat…
    semoga inspirasi ini bisa membuka pikiran kita… saya juga sedang berusaha untuk memotivasi diri saya sendiri untuk jadi yang lebih baik…
    πŸ™‚
    makasih ya buat inspirasinya πŸ™‚
    ditunggu inspirasi2 yang lainnya πŸ™‚

  • Reply Inay February 15, 2010 at 7:13 am

    Subhanallah ya… saya mengira dengan memakai sepeda tersebut sampai sepeda itu rusak… jadi sepeda itu habis dimakan oleh waktu hehehehe… maaf ya commentnya telat…
    semoga inspirasi ini bisa membuka pikiran kita… saya juga sedang berusaha untuk memotivasi diri saya sendiri untuk jadi yang lebih baik…
    πŸ™‚
    makasih ya buat inspirasinya πŸ™‚
    ditunggu inspirasi2 yang lainnya πŸ™‚

  • Reply Arya February 16, 2010 at 10:26 am

    Saya tau… Sepedanya dihancurkan dulu sampai halus, kalau bisa dijadikan tepung buat bikin kue, setelah itu langsung dimakan…

    • Reply Rahmat Mr. Power February 16, 2010 at 10:40 am

      Betulkah bisa langsung dimakan?

      Kalau saya sesuap demi sesuap, sehari paling 3 piring nasi.

  • Reply Arya February 16, 2010 at 10:26 am

    Saya tau… Sepedanya dihancurkan dulu sampai halus, kalau bisa dijadikan tepung buat bikin kue, setelah itu langsung dimakan…

    • Reply Rahmat Mr. Power February 16, 2010 at 10:40 am

      Betulkah bisa langsung dimakan?

      Kalau saya sesuap demi sesuap, sehari paling 3 piring nasi.

  • Reply Herry February 25, 2010 at 6:27 pm

    Orang biasa makanannya Nasi,Ikan,tahu kecrot…dst
    Orang yg tdk bisa makannya lain dari orang biasa…
    kalo pengin makan sepeda …carilah ilmu makan sepeda..setalah ketemu dan tau..makanlah itu sepeda…teryata saya sudah menjadi orang yang luaaar biaaasa..

  • Reply Doni March 12, 2010 at 6:38 am

    saya tau caranya….kalo mau makan sepeda ya tinggal di makan aja….pernah dengar pertanyaan “bagaimana cara memasukkan gajah ke dalam kulkas???” tinggal dimasukin aja kan??!!!
    jangan terperangkap pd pemikiran yang sempit….kalo mau dimakan ya dimakan aja…terserah nanti rasanya enak atau g…he..he πŸ™‚

  • Reply JavckS July 17, 2010 at 8:59 pm

    Ahh, yg bener aja masak makan sepeda yg terbuat dari besi dan bannya dari karet, emang’ny pak rahmat sendiri sudah pernah mencoba…?

    Pak anda berkata bahwa akan mempublikasikan jawaban yang benar apabila setelah ada 20 jawaban, Nah sekarang sudah 45 jawaban berarti ini sudah saatnya bapak mempublikasikan jawaban anda yg benar…, itu pun kalau anda benar2 berani utk mempublikasikannya, dan jika anda tdk mempublikasikan berarti anda hanyalah LIAR PERSON.

    • Reply Rahmat Mr. Power July 18, 2010 at 6:27 am

      Jawabannya sudah ada. Sudah ada yang benar. Jadi saya tidak perlu menjawab lagi. Mungkin Anda tidak bisa menemukannya…. sayang sekali. Padahal cuma 44 komentar. Setidaknya ada dua jawaban yang benar.

      Ada orang yang memang pernah makan sepeda. Tercatat di Guiness Book of Record. Bahkan, terakhir sudah record ini sudah pecah, ada orang yang mamakan sepeda Harley Davidson.

      Selanjutnya… terserah Anda.

  • Reply triosetiawn July 20, 2010 at 1:01 pm

    Makanya jangan secara langsung donx,,perlu proses..

    Caranya yaitu menjual dulu sepedah baru dapat uang kmudian baru uangnya tadi buat beli makanan yang lezat……gtu………..

    β€˜β€™ salam sukses β€˜β€™

    • Reply Rahmat Mr. Power July 20, 2010 at 2:34 pm

      Betul perlu proses.

      Tapi prosesnya bukan seperti itu. Silahkan baca artikelnya lebih teliti, sudah saya jelaskan:

      “bahwa memakan disini dalam artian harfiah: memasukan sepeda ke dalam mulut dan ditelan.”

      Yang dimakan sepedanya, bukan hasil jual sepeda.

  • Reply ela December 11, 2010 at 12:47 pm

    NOTHING IMPOSIBLE

  • Reply windu December 21, 2010 at 3:08 am

    jangankan makan speda……. aspal aja bisa…… manusia itu mah creatif…….. dg kecerdasannya ….. apalagi jika dah paham perubahan…….

  • Reply Abine Nida September 2, 2013 at 7:59 am

    cara memakan sepeda: mulut di buka, sepeda dipegang, masukkan ke mulut, terus di telen…..beres.betul kan pak…he he he

  • Reply JKT Sugoi September 5, 2013 at 8:14 am

    Sepedanya dipotong kecil-kecil, terus dimasak, kasih bumbu, sajikan selagi masih hangat..
    iya kan?

  • Reply Putri April 9, 2015 at 3:49 pm

    Dijaadiin serpihan kecil sampe jadi debu terus dicampurin ke makanan ya? :Dijaadiin serpihan kecil sampe jadi debu terus dicampurin ke makanan ya? πŸ˜€

  • Reply ardan Priansyah March 29, 2017 at 4:48 pm

    memakan sepeda,, caranya yaitu kita harus berani melawan sesuatu dengan perjuangan yang dilandasi oleh kesabaran dan keikhlasan,, maknanya agar kita bisa mendapatkan sepeda yang bisa kita makan kita harus memberanikan diri untuk melakukan dan memperjuangkannya…, ;;)

  • Reply taufik September 10, 2017 at 10:32 am

    Alangkah lebih baiknya jika bapak sendiri yg menjelaskan makna sepeda itu.agar orang lain tidak hanya berprasangka.

  • Reply Tony March 27, 2018 at 11:24 am

    Mickael litoti, sepeda diiris iris menjadi bagian kecil2 dan dimakan bertahap.

  • Reply Risdiyan July 22, 2018 at 6:27 pm

    penasaran siapa ya org yg makan sepeda ini?

  • Leave a Reply

    WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield

    X

    Download eBook Gratis


    Nama Depan :
    Alamat Email :