Senyum Buah Hati Kita
Kemarin, anak saya sakit flu. Mungkin flu adalah seuatu yang biasa bagi orang deasa, tetapi bagi bayi berumur 7 bulan, penyakin ini cukup merepotkannya. Terbukti dia nangis terus karena merasa tidak enak dengan hidungnya yang tersumbat. Berbagai upaya dicoba agar dia merasa nyaman, tetapi cukup sulit. Maklum namanya juga bayi, belum bisa mengkomunikasikan apa yang dia rasakan.
Tadi pagi, kesehatannya mulai membaik. Dia sudah bisa mengoceh kembali dan tersenyum saat saya goda. Luar biasa, senyumnya itu membuat hati ini lebih bersemangat. Seyumnya membuat hidup terasa indah. Yah, senyum buah hati kita bisa menjadi penglipur lara ditengah kesulitan hidup yang menghimpit. Anaku, abi akan berusaha terus untuk membuatmu tersenyum.
Alhamdulillah, terima kasih Allah yang telah memberikan kesempatan kepada hambaMu ini merasakan keindahan yang datang dari seyum buah hati kami. Terima kasih ya Allah.

Copy Paste artikel ini boleh saja, selama menggunakan etika yaitu dengan cara mencantumkan penulis dan memberikan link balik ke situs ini.





jadi iri pak..