Melejitkan Potensi Diri

Dapatkan update dari Motivasi Islami plus hadiah ebook Gratis via email.
Nama:
E-Mail:

Perlukah Kreativitas?

Saat Anda mendengar kata kreativitas, apa yang ada dalam benak Anda? Anak-anak? Seniman? Sering kali orang selalu mengasosiasikan kreativitas dengan anak-anak dan seniman. Padahal, segala aspek kehidupan kita memerlukan kreativitas. Anda pebisnis, sangat butuh kreativitas. Anda karyawan, sangat butuh kreativitas. Anda arsitek, seniman, pengrajin, dan apa pun profesi Anda, Anda akan memerlukan kreativitas. Lalu, apa itu kreativitas?

Menurut definisi dari Wikipedia Indonesia:

Kreativitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan konsep yang sudah ada.

Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran kreatif (kadang disebut pemikiran divergen) biasanya dianggap memiliki keaslian dan kepantasan. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari kreativitas adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Kata kunci dari kreativitas adalah “baru”. Yang dimaksud dengan baru, bukanlah benar-benar baru (dari tidak ada menjadi ada). Bisa jadi merupakan modifikasi, gabungan, atau pengurangan dari konsep yang sudah ada. Hal ini penting ditekankan, karena jika kita salah pengertian tentang definisi “baru”, maka kita tidak akan pernah menjadi kreatif karena kita beranggapan bahwa kita tidak mungkin bisa menghasilkan hal yang baru.

Hasil dari kreativitas adalah ide, gagasan, atau konsep. Bukan benda. Benda atau perwujudan lainnya ialah kelanjutan dari kreativitas. Orang kreatif adalah orang yang mempu menghasilkan ide yang banyak. Sekali lagi, baru dalam tataran ide. Bukan berarti tidak perlu diwujudkan, tetapi itu adalah dalam bahasan lain. Jika kita bicara masalah kreativitas, maka kita bicara tentang bagaimana menghasilkan ide.

Tentu saja, setelah ide atau gagasan ada, yang perlu kita lakukan ialah mengevaluasi ide atau gagasan yang sudah kita hasilkan sehingga kita bisa memilih ide atau gagasan mana yang paling baik atau paling memberikan nilai. Kemudian, barulah kita memproses perwujudan ide tersebut menjadi karya nyata. Jika karya nyata ini bisa diterima dan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka inilah yang disebut dengan inovasi. Inovasi adalah sesuatu yang baru yang memberikan perubah positif bagi seseorang atau sesuatu.

The goal of innovation is positive change, to make someone or something better. Innovation leading to increased productivity is the fundamental source of increasing wealth in an economy. [Sumber: Wikipedia]

Sekarang bisa kita dengan jelas, memang yang diperlukan oleh kita dan masyarakat adalah inovasi. Namun untuk meraih tahap inovasi, sebelumnya diperlukan sebuah kreativitas terlebih dahulu. Tidak akan ada kreativitas tanpa inovasi. Jadi kesimpulannya, kita memerlukan kreativitas sebagai langkah awal menuju inovasi, baik bagi kehidupan sehari-hari, bisnis, pekerjaan, maupun dalam semua aspek hidup lain. Marilah kita belajar agar lebih kreatif lagi.

Baca Posting Terkait:

  1. Kreativitas: Menghindari PHK
  2. Berpikir Kreatif - Berpikir Di Luar Kotak
  3. Bisakah Saya Kreatif?
  4. Kekuatan Kreativitas
  5. Ide Segar Penambah Penghasilan



Tetap semangat dengan membaca artikel Motivasi Islami di ponsel Anda. Gunakan alamat yang sama: http://motivasi-islami.com



Jika menurut Anda posting ini bermanfaat, silahkan untuk nge-link. Lebih etis daripada copy paste. Mudah koq, tinggal copy dan paste kode didalam kotak dibawah ini. (Ctrl+C untuk copy)
Nanti akan nampak seperti: Perlukah Kreativitas?
Terima kasih.



Post Metadata

Date
July 27th, 2008

Author
Rahmat

Category

2 to “Perlukah Kreativitas?”


  1. masHendri says:

    AssWrWb, pak ato mas artikelnya bagus banget tak kopi juga buat blogku ya…. Insya Allah alamat ini juga tak cantumkan koq… Syukron

  2. Rahmat says:

    Silahkan Mas Hendri selama link ke situs ini ada.


1 Trackbacks/Pingbacks

  1. Berpikir Kreatif - Berpikir Di Luar Kotak | Motivasi Islami 10 08 08

Leave a Reply

Spam Protection by WP-SpamFree




Switch to our mobile site