Inspirasi, Manajemen Qalbu, Motivasi Diri, Sikap

Ikhtiar dan Do’a Agar Cepat Menyelesaikan Masalah Besar

July 27, 2017


(Last Updated On: August 16, 2019)

Anda mencari cara Agar Cepat Menyelesaikan Masalah, karena Anda mau cepat menyelesaikan masalah besar Anda?

Siapa yang tidak? Saya juga mau.

Sementara, tidak ada orang yang terlepas dari masalah. Semua kita punya masalah. Tidak ada yang bebas atau terhindar dari masalah. Jadi, memiliki masalah adalah bagian dari hidup kita sebagai makhluq yang membutuhkan dan lemah.

Namun begitu, bukan berarti kita membiarkan masalah yang kita hadapi. Kuncinya di sikap kita terhadap masalah tersebut. Mau tidak mau, masalah itu akan ada, yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi masalah.

Dan di artikel ini, saya ingin membantu Anda Agar cepat menyelesaikan masalah baik besar mau pun kecil.

Tidak mau punya masalah adalah tidak mungkin. Jika ada yang merasa tidak punya, sebenarnya dia hanya mengabaikannya, melupakannya, dan mengalihkan perhatiannya pada yang lain. Ini jelas salah. Ini artinya orang itu sengaja membiarkan dan tidak menyelesaikan masalah.

Agar Cepat Menyelesaikan Masalah Besar

Langkah Pertama Agar Cepat Menyelesaikan Masalah Besar

Langkah pertama yang penting adalah tetap tenang. Kenapa? Karena panik akan menurunkan fungsi logika Anda. Saat logika Anda tidak berfungsi dengan baik, bagaimana Anda akan mendapatkan solusi? Jangan panik, tetaplah tenang.

Agar kita bisa tenang, maka perbaiki sikap kita terhadap masalah. Berhenti memperbesar masalah dengan cara mengeluh dan bersikap emosional. Marah-marah, mengeluh, menangis, apalagi sampai melakukan hal-hal negatif hanya akan memperparah masalah Anda.

Bagaimana agar bisa tenang? Jaga persepsi Anda tetap positif. Ingatlah hal-hal berikut:

Masalah Adalah Tanda Sayang Allah

Koq bisa?

Itu karena Rasulullah yang mengatakannya

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan, dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Oleh karena itu, barangsiapa yang ridha (menerima cobaan tersebut) maka baginya keridhaan (Allah), dan barangsiapa murka maka baginya kemurkaan (Allah).” (HR. Ibnu Majah)

Dari Nabi saw., beliau bersabda: Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman: “Hai anak Adam, jika kamu bersabar dan ikhlas saat tertimpa musibah, maka Aku tidak akan meridhai bagimu sebuah pahala kecuali surga.” (HR. Ibnu Majah)

Allah Menginginkan Kebaikan Bagi Anda

Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah menjadi orang baik maka ditimpakan musibah (ujian) kepadanya.” (HR. Bukhari)

Namun demikian, bukan berarti kita membiarkan masalah terus ada. Tidak juga. hadist-hadist diatas adalah menuntun sikap kita terhadap masalah. Supaya kita bisa memetik kebaikan dibaliknya. Kebaikan itu tidak akan ada jika kita salah menyikapinya. Kuncinya adalah ridha dan shabar, agar kita mendapatkan kebaikannya.

Tidaklah seorang muslim tertimpa kecelakaan, kemiskinan, kegundahan, kesedihan, kesakitan maupun keduka-citaan bahkan tertusuk duri sekalipun, niscaya Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan apa yang menimpanya itu.” (HR. Bukhari)

Ridha dan shabar bukan berarti membiarkan masalah dan tidak berusaha menyelesaikan. Pada kenyataannya, kurang shabar apa Rasulullah? Tetapi beliau tetap berusaha mengatasi masalah dan memerintahkan kita berdo’a agar terhindar dari masalah.

Mintalah perlindungan kepada Allah dari cobaan yang menyulitkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang buruk dan cacian musuh.” (HR. Bukhari)

Dari sini saya mengambil kesimpulan

Jika kita ditimpa masalah:

  1. Ridha
  2. Shabar
  3. Berusaha
  4. Berdo’a

Ridha dan shabar adalah amalan hati. Dalam hati kita ridha dan shabar, salah satu buktinya tidak pernah mengeluh. Kemudian kita terus berdo’a. Dan secara fisik tidak pernah menyerah berikhtiar mengatasinya. Jika ikhtiar sudah tidak bisa kita lakukan, maka fokuslah pada pada 3 yang lainnya: ridha, shabar, dan do’a.

Yakinlah Anda Mampu Menghadapi Masalah Itu

Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah: 286)

Saat Anda mengatakan sudah tidak sanggup lagi, itu hanyalah reaksi emosional. Sebenarnya Anda sanggup. Belum mengetahui caranya, bukan berarti tidak ada solusi. Saat Anda tidak melihat solusi di depan Anda, bukan berarti tidak ada solusi.

Begitu juga, saat Anda belum bisa melakukan solusi, bukan berarti Anda tidak akan bisa selamanya. Kita bisa belajar, bisa mencoba, bisa berlatih, dan membiasakannya. Jika perlu, bisa meminta bantuan seseorang untuk membimbing Anda.

Anda akan sanggup, meski berat. Mungkin Anda harus berjuang, harus kerja keras, harus menunggu waktu tertentu, dan mungkin mengalami kegagalan. Itu wajar. Bukan berarti tidak sanggup. Itu adalah proses. Orang lain yang mampu mengatasi masalah bukan berarti harus diselesaikan dengan mudah dan sekali coba.

Usaha dan waktu yang dibutuhkan akan sesuai dengan besarnya masalah Anda. Jangan bermimpi ingin mendapatkan “tongkat ajaib” dimana menyelesaikan masalah sekali ayun. Ada proses, ada tahapan, dan sunatullah yang harus dipenuhi. Yakinlah Anda akan bisa, hanya butuh usaha dan waktu saja.

Langkah Kedua: Rahasia Do’a Yang Dilupakan

Kesalahan banyak orang adalah menempatkan do’a itu di akhir. Setelah usaha baru berdo’a. Bukan salah, tetapi kurang lengkap. Berdo’alah diawal, mengiringi, dan setelah ikhtiar. Sebenarnya tidak ada “setelah ikhtiar” karena ikhtiar itu harus terus dilakukan sampai berhasil. Namun anggaplah sudah benar-benar tidak ada yang bisa dilakukan, maka berdo’alah terus.

Saya sering melihat, orang hanya fokus mencari solusi. Kadang-kadang solusi instan dan lupa berdo’a. Mereka hanya ingin berdo’a saat merasa segala cara dilakukan. Ya, ini tetap baik, masih bagus ingat do’a. Yang ingin saya sampaikan adalah jangan lupakan do’a sejak awal. Libatkan Allah sejak awal dan terus berdo’a.

Berdo’alah agar Allah membimbing kita melakukan hal yang tepat dengan cara yang tepat. Berdo’alah agar Allah memberikan kekuatan kepada kita, baik secara ruhiyah, mental, dan fisik sehingga mampu menyelesaikan masalah. Berdo’alah agar diberikan solusi terbaik bagi Anda.

Do’a Agar Cepat Terlepas Dari Masalah

Pada dasarnya silahkan berdo’a, meminta kepada Allah dengan bahasa yang kita fahami. Namun, dibawah ada beberapa pelajaran dari Rasulullah tentang berdo’a saat menghadapi masalah besar.

Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah:

LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya).

Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.”

(HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Tulisan Arabnya seperti ini:

Atau Anda bisa melihat text hadistnya.

Dzikr Agar Masalah Cepat Selesai

Berdasarkan do’a diatas, ternyata masalah datang karena kita adalah orang-orang yang zalim. Do’a diatas adalah sebuah pengakuan kita kepada Allah.

Maka wajar, jika kita lanjut dengan mohon ampun agar Allah mengangkat masalah kita.

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) bersabda ”Barangsiapa yang melazimkan istighfar, niscaya Allah pasti akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan. Dan kelapangan dari setiap kesedihan dan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka” (Riwayat Abu Dawud).

Dan ada sebuah kisah …

Imam Al-Qurthubi menyebutkan dari Ibnu Shabih, suatu ketika datanglah seorang laki-laki kepada Imam Hasan Al-Bashri mengadukan kekeringan kebunnya dan kegersangan daerahnya, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah!”. Tak lama datang lagi seseorang kepada Imam Al-Hasan mengadukan kefakiran dan kemiskinannya, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah!”.

Lain waktu lagi datanglah seseorang kepadanya mengadukan tentang kemarau yang panjang, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah!”.

Yang lain lagi datang kepadanya mengadu tentang tidak punya keturunan: “Doakanlah kepada Allah, agar aku diberi anak keturunan!” Maka beliau berkata; “Beristighfarlah kepada Allah!”.

Ar-Rabi’ bin Shabih berkata kepada Imam Al-Hasan, “Banyak orang yang mengadukan bermacam-macam masalah, tapi Anda menjawab dengan jawaban yang sama, memerintahkan mereka agar beristighfar?”. Maka beliau menjawab: “Aku tidak mengatakan demikian itu dari diriku, tetapi bukankah Allah sendiri yang berfirman?” Imam Hasan lantas mengutip sebuah ayat “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan rnengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. ” (Nuh [71]: 10-12).

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

doa kemudahan

Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan apabila Engkau berkehendak, Engkau akan menjadikan kesusahan menjadi kemudahan.” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya no. 2427, Ibnu Sunni dalam Amal al-Yaum wa al-Lailah no. 351, Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashfahan: 2/305, Imam Al-Ashbahani dalam al-Targhib: 1/131. Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam  Silsilah Shahihah 6/902, no. 2886 dan mengatakan, “Isnadnya shahih sesuai syarat Muslim.”)

Sebenarnya masih banyak do’a-do’a yang lain, namun saya hadirkan disini do’a yang “pendek” agar mudah kita amalkan segera. Jadi ada 3 do’a dan dzikir yang bisa kita amalkan:

  1. Do’a Nabi Yunus a.s
  2. Istighfar
  3. Do’a dari hadits Ibnu Hibban

Yang penting perlu diperhatikan saat berdo’a adalah fahami artinya, baca sampai ke hati, berulang-ulang, dan yakin.

Cari Cara, Kapan, dan Dimana Kita Berdo’a Agar Dikabulkan

Selain do’anya APA, kita juga harus mengetahui BAGAIMANA, KAPAN, dan DIMANA agar do’a kita dikabulkan Allah. Ternyata banyak, jika dibahas akan sangat panjang. Saya sarankan Anda belajar tentang tata cara berdo’a. Bukan hanya hafal teks Arabnya saja, fahami maknanya dan juga tata cara berdo’a yang benar.

Setelah mengetahui tatacara berdo’a yang benar, juga cari waktu dan tempat dimana do’a kita akan dikabulkan. Contoh waktu yang mustajab adalah saat bersujud, saat setelah shalat fardlu, saat setelah shalat tahajjud, dan waktu-waktu lainnya. Silahkan pelajari dari berbagai sumber, kemudian kejarlah waktu-waktu tersebut.

Begitu juga dengan tempat. Ya, untuk salat Tahajjud kita bisa melakukannya di rumah. Jangan lupakan dengan shalat fardlu di Masjid (laki-laki). Dan juga ada tempat dan waktu yang mustajab yang hanya bisa dilakukan saat menjalankan ibadah Haji dan Umroh. Maka usahakanlah setidaknya Umroh jika memang Anda ingin segera mengatasi masalah Anda.

Silahkan pelajari lebih lanjut kepada ustadz atau ulama yang terpercaya. Juga sudah banyak buku tentang tata cara berdo’a yang sudah beredar di pasaran. Ini ilmu penting, jangan diabaikan.

Maunya Agar Cepat Menyelesaikan Masalah, tetapi ilmu berdo’a nggak ngerti. Jangan sampai seperti itu.

Langkah Ketiga Ikhtiar Agar Cepat Menyelesaikan Masalah

Fahami Masalah Anda

Langkah pertama untuk mengatasi masalah adalah memahami masalah. Banyak yang bilang, kita harus fokus pada solusi. Itu benar, jika sudah ada solusinya. Solusi tidak akan datang jika kita tidak memahami masalahnya. jadi fahami dulu masalah kita itu apa.

Jika Anda bingung memahami masalah, kata kuncinya adalah zalim. Zalim artinya menempatkan sesuatu bukan pada tempatnya. Jadi ada yang salah dengan kebiasaan, cara berpikir, dan apa yang kita lakukan. Pikirkan itu dan renungi itu agar kita benar-benar memahami masalah itu.

Temukan Ide-ide Solusi

Setelah Anda memahami masalahnya, maka lengkah selanjutnya adalah menemukan ide-ide solusi. Sengaja saya tulis ide-ide, karena lebih banyak ide lebih baik. Jika terpikirkan hanya satu solusi, itu artinya Anda kurang kreatif. Bagaimana jika satu ide itu gagal?

Banyak yang ngaku sudah berusaha maksimal, padahal dia baru mencoba satu ide. Padahal mungkin saja masih ada ide solutif lainnya yang belum Anda coba. Bukan tidak ada, tetapi Anda belum mengetahuinya.

Kenapa kita butuh banyak ide, supaya kita tidak mudah menyerah. Jika satu ide gagal, coba lagi ide lain. Jika saat ini hanya punya satu ide, tidak apa-apa, coba saja. Jika gagal jangan menyerah, tetapi cari ide solusi lainnya.

Bertindaklah

Jika ide-ide solusi sudah ditemukan, maka bertindaklah. Tidak akan selesai masalah Anda, jika Anda tidak bertindak. Bertindak secepatnya, semaksimalnya, dan jangan mudah menyerah.

Bagaimana jika kita punya banyak ide? Mana dulu? Bingung? Justru disinilah pentingnya banyak ide. Saat Anda punya banyak ide, maka silahkan prioritaskan ide yang paling memungkinkan. Ide yang paling baik atau paling besar peluangnya.

Kadang setelah kita bertindak, kemudian gagal, akan menghasilkan ide baru jika sikap Anda positif. Jadi, meski SEMENTARA punya satu ide, ambilah tindakan. Nanti akan muncul ide-ide lain.

Tangguhlah

Satu hal yang bisa menggagalkan Anda menemukan solusi adalah karena Anda kurang tangguh. Ciri orang yang kurang tangguh adalah cepat berhenti atau menyerah. Saya tahu, karena biasanya begitu, saat menyerah akan keluar berbagai alasan dan pembenaran.

Tidak ada gunanya alasan dan pembenaran Anda, masalah tetap saja ada. Silahkan pilih, apalah mau beralasan atau tetap tangguh menyelesaikan masalah sampai teratasi.

Miliki Ilmunya

Yang menjadi masalah saat mengatasi masalah adalah kurang ilmu. Kita bisa saja mendapatkan masalah karena kita kurang ilmu. Untuk mengatasi masalah sering kali kita membutuhkan ilmu. Ilmu juga berguna agar kita terhindar dari masalah yang sama.

Masalahnya kadang banyak orang yang enggan melakukan kewajiban menuntut ilmu. Padahal hukumnya wajib lho, tetapi banyak orang yang “berhenti” menuntut ilmu. Inilah masalah diatas masalah.

Sekali Anda mau menuntut ilmu, bisa jadi Anda akan menemukan solusi dari tiap-tiap masalah yang Anda miliki saat ini.

Ngomong-ngomong, sudah memiliki ilmu cara mengatasi masalah? Saya sudah menulis cukup detil dalam rangkaian ebook rahasia cara mengatasi masalah, saya beri judul “The Solution Secret“.

Terlepas apakah Anda memiliki masalah berat, rumit, besar, hutang, dan sebagainya baik dalam rumah tangga, pekerjaan, atau percintaan, silahkan dicoba untuk mengatasinya dengan sikap yang benar, berdo’a, dan berusaha. Mudah-mudahan Allah memudahkan dan melancarkan ikhtiar kita dalam menyelesaikan masalah.

Sikapnya yang benar, berdo’a yang sungguh-sungguh, dan ikhtiar semaksimal mungkin, itulah yang akan menjadikan upaya kita mengatasi masalah lebih cepat. Tidak hanya usaha saja tapi lupa berdo’a atau sebaliknya. Do’a harus yakin, usaha harus bersungguh-sungguh.

Demikianlah pembahasan Ikhtiar dan Do’a Agar Cepat Menyelesaikan Masalah Besar, mudah-mudahan bermanfaat.

Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.club/
Follow Me

5 Comments

  • Reply Dedeh August 16, 2017 at 12:42 pm

    Luar biasa pak
    Subhanalloh

  • Reply Ahmad qurtubi September 18, 2018 at 2:50 pm

    Terima kasih pak.. sya sedang dalam masalah besar saat ini… jadi lebih punya semangat buat hadapi semua

  • Reply ismi djayanti November 24, 2018 at 1:51 am

    terimakasih pak
    saya sedang mengalami cobaan dan masalah yg bertubi tubi datang di hidup saya.
    saya tau mungkin allah sayang kepada saya dan saya yakin cobaan besar ini akan di gantikan dengan pahala yg besar kepada saya, karna saya sungguh iklas menghadapi semua cobaan ini. terimakasih allah, semoga selalu melindungi ku.

  • Reply nunky May 7, 2019 at 6:57 pm

    Subhanallah, terima kasih untuk artikel yang membangun ini, saya sedang menghadapi peristiwa yg sulit dan rumit dan hampir berurusan dengan pihak berwajib, mohon bantuan dan solusi agar bisa segera teratasi, terima kasih

  • Reply Wida July 30, 2019 at 4:32 pm

    Sama ka aku juga.
    Hampir putus asa.
    Tapi memang betul cuma doa obat yg paling ampuh

  • Leave a Reply

    WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield

    eBook Gratis Untuk Anda :)

    Terima kasih, saya sudah daftar ...