Kekuatan Itu Dari Allah

Dapatkan 2 eBook senilai Rp 99.000.

Masukan email Anda, klik Daftar untuk mendapatkan update artikel dan ebook Gratis Rahasia Sukses dari Zona Sukses.

Email:

Allah Sumber KekuatanSadarlah Kekuatan Itu Dari Allah

Kesadaran akan keterlibatan Allah bukan suatu alasan yang menyebabkan kita malah malas, justru sadar akan kekuatan dari Allah. Tidak berusaha karena hanya berharap pada takdir Allah. Justru seharusnya hal ini menjadi suatu dorongan kuat bagi kita. Inilah yang akan menjadi motivasi kita.

Ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari kesadaran kita akan keterlibatan Allah, yaitu:

Bagaimana Kekuatan Didapat

Siapa yang bisa melawan takdir Allah? Jika kita ditakdirkan berhasil siapa yang bisa mencegahnya? Berlaku juga untuk sebaliknya jika Allah tidak mengijinkan, maka siapa pun tidak ada yang bisa memaksakannya. Sehingga tidak ada pilihan bagi kita kecuali untuk berusaha.

Kesadaran bahwa kekuatan itu dari Allah akan memberikan kekuatan juga pada diri kita. Karena kita yakin bahwa apa pun yang kita lakukan, tidak akan ada yang bisa menghalangi kita jika Allah berkenan. Sehebat apa pun manusia, tidak akan ada yang sanggup menghentikan yang mendapatkan pertolongan Allah.

Sabar Juga Sumber Kekuatan

Orang yang meyakini akan takdir Allah, dia akan selalu sabar setiap musibah menimpanya, karena semuanya dari Allah. Dia akan menyambut musibah itu dengan tegar, setegar gunung atau setegar karang diterjang ombak laut. Tanpa goyah sedikit pun.

Sungguh indah apa yang dikatakan Ali bin Abi Thalib r.a.: “Hai bapak Fulan, sesungguhnya jika engkau bersabar, engkau telah melewati takdirmu, dan engkau mendapatkan pahala. Tetapi sekiranya engkau bersedih hati, sesungguhnya takdir tetap saja berlaku, dan engkau mendapatkan dosa.”

Sabar tetap akan melewati takdir, tidak sabar juga sama, maka mending kita pilih sabar. Mungkin kita tetap pada sebuah takdir yang tidak kita inginkan (menurut pendapat kita) namun kita akan mendapatkan pahala. Sebaliknya, jika kita tidak sabar, tidak akan menolong kita, dan kita mendapatkan dosa. Jadi bagi orang yang sadar akan keterlibatan Allah, dia akan sabar dan Allah akan memberikan kekuatan kepada orang yang sabar.

Ridha dan Qana’ah

Kita akan ridha terhadap apa yang diberikan Allah dan qanaah akan rezeki yang Dia berikan kepada kita. Sehingga kalau kita sudah berusaha tetapi takdir bicara lain, kita akan ridha dengan kegagalan yang dia alami, karena semua dari Allah. Tidak ada alasan untuk tidak ridha.

Pengaruh dari sikap ini dia akan bersungguh-sungguh mencari rezeki dan dengan cara yang benar. Dia tidak akan mengatakan: “Sudah capek-capek, tetap saja tidak hasil.” Dia akan berusaha sebaik mungkin dan ridha apa pun hasilnya. Bukan sikap seperti ini mencerminkan pribadi yang memiliki kekuatan mental yang luar biasa?

Menerima Apa Adanya

Orang yang yakin dengan takdir, dia akan menerima apa yang diberikan Allah kepadanya. Sikap ini akan melahirkan kekuatan jiwa, tidak akan kecewa, sedih, putus asa, dan sikap-sikap cengeng lainnya. Dia yakin apa yang terjadi pada dirinya adalah yang terbaik bagi dia.

Memiliki Harga Diri

Orang yang yakin akan takdir Allah akan memiliki harga diri karena yakin apa yang dia miliki bukan berasal dari manusia tetapi dari Allah semata. Jika pun ada peran manusia, itu hanya sebagai perantara saja. Harga diri ini akan menjadi sumber kekuatan luar biasa, sehingga dia bisa mencurahkan segenap potensinya.

Bagi orang yang memiliki izzah (harga diri) tentuk akan bekerja keras untuk menjaga izzahnya. Dia tidak akan melemah diri atau juga merendahkan diri di hadapaman manusia, namun tidak juga sombong. dia aka berusaha untuk tetap mandiri, tidak meminta-minta, dan bekerja keras.

Berjiwa Tenang dan Damai

Orang yang yakin akan takdir, akan yakin pula bahwa segala musibah tidak akan membuatnya takut dan ciut. Dia tenang terhadap apapun yang akan dan telah terjadi karena semua kehendak Allah. Dia tidak akan ragu melakukan apapun karena hasil adalah keputusan Allah setelah dia berusaha. Dia tidak akan menyesali masa lalu, dia yakin dengan masa kini, dan berani menghadapi hari esok.

Berorientasi ke Depan dan Doing The Best

Orang yang yakin akan kekuatan Allah, sabar, ridha, qana’ah, menerima apa adanya, memiliki harga diri, tenang, dan damai terhindar dari penyesalan masa lalu, berani menghadapi realitas, bebas dari rasa pesimis, dia tidak mendapatkan jalan lain kecuali berorientasi ke depan menuju yang lebih baik, bertumbuh, dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin.

Nabi berkata: Wahai Aba Musa, maukah aku tunjukkan ucapan dari perbendaharaan surga? Aku menjawab, “Ya.” Nabi berkata, “La haula wala Quwwata illa billah.” (Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).” (HR. Ibnu Hibban dan Ahmad)

Kekuatan dari Allah adalah sumber utama motivasi diri setiap umat Muslim. Tiada kekuatan kecuali dari Allah.

Masuki Zona Sukses

Solusi bagi Anda yang ingin berubah, namun masih terasa sulit.

Anda tidak akan pernah sukses, jika masih berada di Zona Nyaman. Dapatkan ebook Memasuki Zona Sukses dan Tinggalkan Zona Nyaman, Plus update artikel Motivasi Islami. Masukan email Anda, Klik Daftar.

Email:

There are 10 Comments.

  1. Ace Karwan
    1:49 am August 29, 2007

    Betul sekali pak Rahmat,

    Saya sendiri cendrung terjebak menunggu kehendak Allah yang ter-realisasi dalam takdir yang kita angan-angankan, padahal untuk meraih sesuatu “bolanya” ada di tangan kita, sepeti yang tergambar dalam surat Faathir 15, ” Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.”
    wassalam.

  2. kadangkala kita terlalu optimis terhadap kehidupan ini, sehingga kita kadang lupa bahwa semua keputusan terahir ada ditangan Allah yang menggenggam semua urusan, namun bagaimanapun kita tetep berusaha dengan cara yang halal lagi baik, yang paling penting dalam hidup ini tetaplah kita harus berdoa, karena dengan berdoa apapun hasil akhir ini akan tetap diridhoi oleh Allah, karena keinginan kita belum tentu suati yang terbaik tanpa ridho dari yang kuasa…

  3. Abdul
    9:16 am October 19, 2007

    Yang perlu ditekankan adalah bahwa takdir itu ada yang sifatnya takwini dan tasyrii. Takwini adalah takdir yang mutlak. Misal jenis kelamin, lahir dimana, orang tua siapa, dst. Tasyrii takdir yang terjadi dengan persyaratan tertentu yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Misalnya di satu ayat Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa kaum itu merubahnya sendiri, dll. Jadi kita mestinya mampu membedakan mana takwini dan tasyrii, Agar kita tidak terjebak pada kepasrahan total, tanpa melakukan suatu usaha. Jangan sampai kita terlalu mengkambing hitamkan “takdir”. Karena jika takdir tidak dipahami dengan benar takdir bisa juga ber efek negatif. Yang hanya mengakibatkan pelakunya pasrah saja, tanpa melakukan analisa, risk management, PDCA, DMAIC, dst.
    Perlu pemahaman yang benar tentang konsep takdir agar tidak terjadi kekacauan.

  4. melati
    9:04 am November 6, 2007

    bagaimana kita dapat memastikan bahwa yang kita peroleh adalah takdir yang ditentukan untuk kita sedangkan saudara kita yang lain mampu memiliki bahagian hidup yang lebih baik ? . supaya kita tidak selalu merasa merasa kecewa dan berhenti berusaha ?

  5. joe
    12:23 pm November 12, 2007

    kita sebagai manusia dan sebagai hamba Allah seyogyanya kita harus yakin akan pertolongan Allah di saat kita susah maupun kita senang tidak ada satu pun yang luput dari pandangan Allah, yakin lah Allah selalu bersama hambaNya yang sholat dan sabar

  6. wahid
    2:40 am February 26, 2008

    Allhamdulillah. Itulah kalimat yang harus kita ucapkan atas rasa syukur kita kepada allah. Allah selalu memberi misteri dalam kehidupan kita. Sedaya apapun kita berupaya untuk menggapai apa yang kita ingin kan. meskipun itu gagal, sakit dan sedih. sehingga timbul sebuah konsep dibalik kegagalan ada kegagalan lagi, Kita harus senantiasa bersyukur, sabar dan berfikir untuk menjadi lebih baik lagi.

  7. treus berusaha dan berdoa n’ do the best……
    yg baik blum tentu baik dan yang buruk belum tentu buruk…
    dibalik itu smua ada rencana alloh untuk kita yang mungkin membuat kita lebih baik ato lebih buruk, hanya kita yang tinggal menyikapinya untuk menentukan yang terbaik ato yang terburuk ….”smua yang diberikan alloh kepada qta adalah yang terbaik untuk kita”…maaf neeh klo banyak kutipan kata yang sama dengan artikel nya bapak….mungkin saya hanya share, memang benar atikel yang bapa tulis , mungkin saya salh satu dari beberapa org yang mengalami nya, point yang bapa tulis memang sebagian pernah saya lakukan dan smua itu membuat diri saya lebih tenang lebih bersabar dan tentunya tegar menghadapi cobaan …amiiin …maaf bila saya salah bicara…..keep fight… ;)

  8. abi sabiella
    3:03 pm August 6, 2008

    … sungguh apa yang menjadi keputusan Allah hari ini adalah yang terbaik untuk kita…

  9. Allah itu sesuai dengan prasangka hambanya. Berprasangka baiklah terhadapNya karna hanya Dialah Yang Naha Tahu Apa Yang Terbaik untuk qt. Yang terpenting adlah berusha maksimal dengan baik dan benar disertai permohonan bimbinganNya.

  10. Allah itu sesuai dengan prasangka hambanya. Berprasangka baiklah terhadapNya karna hanya Dialah Yang Naha Tahu Apa Yang Terbaik untuk qt. Yang terpenting adlah berusha maksimal dengan baik dan benar disertai permohonan bimbinganNya.

Leave a Reply

*

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield