2 Cara Mengatasi Masalah Cinta Sampai Tuntas

Punya masalah percintaan? Mau tau cara mengatasi masalah cinta?

Mau terbebas dari semua penderitaan akibat cinta? Baca artikel ini.

Apa yang didapatkan dari artikel ini mungkin berbeda dengan artikel-artikel atau tips dari orang lain.

Saya akan bahas, bagaimana kita menyelesaikan masalah cinta ini dengan tuntas.

Masalah cinta itu banyak, namun kita fokus pada konsep yang umum dan bisa diaplikasikan untuk berbagai masalah cinta.

Langkah Pertama Cara Mengatasi Masalah Cinta

cara mengatasi masalah cinta

Inikah Cinta?

Berbicara tentang Cara Mengatasi Masalah Cinta, maka langkah pertamanya ialah kita harus mengerti dulu definisi cinta. Banyak sekali definisi cinta yang bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber, tetapi saya akan jelaskan definisi cinta dari ulama terkemuka yang pasti terpercaya, yaitu Imam Ghazali.

Cinta adalah suatu kecendrungan terhadap sesuatu yang memberikan manfaat. -Al Ghazali

Ada Apa Dengan Cinta?

Kita sedang membahas mengatasi masalah cinta. Memangnya ada apa dengan cinta? Bukankah cinta itu suci dan agung? Justru karena anggapan cinta itu suci dan agung, maka banyak orang yang mengikuti secara mutlak apa yang (dia pikir) datang dari cinta.

Inilah masalah utama dengan cinta, saat kita tertawan oleh cinta yang salah, oleh cinta yang tidak semestinya. Anda akan terus bermasalah jika ada terus tertawan, dengan kata lain berada dalam penjara cinta.

Ya, cinta akan menjadikan diri Anda tawanan apa yang Anda cintai. Prosesnya seperti apa yang dijelaskan oleh Ibnul Qayyim:

  • Berawallah hubungan antara hati dengan apa yang dilihat-nya.
  • Lalu hubungan itu menguat sehingga menjadi kerinduan yang tertuang ke segenap sisi hati.
  • Kerinduan itu pun menguat hingga menjadi gharam (cinta membara), seperti gharim (orang yang berpiutang) yang tak pernah meninggalkan gharim-nya (orang yang berhutang padanya).
  • Lalu gharam itu pun menguat hingga menjadi Hsyq, yaitu cinta yang berlebihan.
  • Lalu ia pula menguat hingga menjadi syaghaf, yaitu cinta yang sampai menukik tajam dan menyatu dengan hati.
  • Kemudian ia juga menguat hingga menjadi tatayyum, yakni penyembahan.
  • Ia menyembah cinta, hatinya pun kemudian menjadi hamba bagi orang yang ia tidak layak menjadi hambanya.

Demi Cintaku Padamu

Inilah puncak masalah cinta. Saat cinta sudah tidak terbendung, saat diri sudah menjadi tawanan apa yang kita cintai, maka kita bisa dengan mudah mengatakan: “demi cintaku padamu…” kemudian dia mau melakukan apa saja dengan yang dicintainya.

Coba perhatikan, berikut adalah fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita berkaitan dengan cinta:

  • Banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada lawan jenis, mulai berdua-duaan di tempat yang sepi, berpegangan tangan, saling memandang, berzina, bahkan sampai bunuh diri. Semuanya dosa namun terbungkus oleh keindahan cinta yang menjadikan diri kita tawanan.
  • Begitu juga, banyak orang yang rela melakukan dosa demi cintanya kepada harta. Menipu, korupsi, kolusi, mencuri, dan berbagai perbuatan jahat lainnya adalah karena cinta kepada harta benda. Mereka mau menghalalkan segala cara demi cintanya pada harta.

Tentu masih ada cinta-cinta lainnya yang menjadikan diri kita tertawan, tunduk, dan patuh terhadap apa yang dikatakan yang dicintainya tanpa peduli apakah itu baik atau tidak, apakah itu benar atau tidak.

Inilah mengapa kita akan belajar bagaimana cara mengatasi masalah cinta, sebab masalah cinta bisa menjerumuskan kehidupan kita.

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.” (Al-Baqarah: 165).

Cinta itu sangat halus, merasuk ke dalam hati. Dalil dan pembenaran pun muncul demi apa yang dicintainya. Inilah mengapa kita harus mengetahui cara mengatasi masalah cinta.

The Power of Love

Cinta itu memiliki kekuatan, bahkan motivasi diri berawal dari cinta. Cinta adalah penggerak. Cintalah yang menjadikan kita bertindak. Jika apa yang kita cintai itu benar, maka benarlah apa yang kita lakukan. Sebaliknya, jika apa yang kita cintai itu salah, maka salahlah apa yang kita lakukan.

Ibnul Qayyim mengatakan:

  • Cinta menggerakkan seorang pecinta untuk mencari yang dicintai-nya, dan kecintaannya akan sempurna manakala ia telah mendapatkan-nya.
  • Maka, cinta itulah yang menggerakkan pecinta Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih), pecinta Al-Qur’an, pecinta ilmu dan iman, pecinta mate-ri dan uang, pecinta berhala-berhala dan salib, pecinta wanita dan anak-anak, pecinta tanah dan air dan cinta pula yang menggerakkan pecinta saudara-saudaranya.
  • Hatinya akan tergerak kepada yang dicintainya dari hal-hal di atas.
  • Hatinya tergerak saat yang dicintainya disebutkan, dan tidak ketika disebutkan yang lain.

Jika mau disebutkan secara sederhana, jika Anda mencintai Allah, maka Anda akan tergerak menuju Allah. Sebaliknya, jika cinta kepada yang lainnya, maka Anda akan tertuju kepada yang selain Allah. Inilah kekuatan cinta yang menjadikan cara mengatasi masalah cinta menjadi sangat penting.

Jadi, jika cinta kita diarahkan ke bukan yang seharusnya, itu akan membahayakan dan akan menjerumuskan diri kita ke jurang kehancuran.

Langkah Kedua Cara Mengatasi Masalah Cinta

Ok, tadi kita sudah membahas langkah pertama Cara Mengatasi Masalah Cinta yaitu memahami bahaya dari masalah cinta. Setelah Anda memahami bahaya masalah cinta, maka Anda akan otomatis mengalihkan cinta Anda kepada cinta hakiki, yaitu Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Bukan berarti tidak boleh mencintai makhluq-Nya, namun cinta kita kepada makhluq-Nya adalah dalam rangka cinta kita kepada Allah.

Cara Mengatasi Masalah Cinta Itu Dengan Tazkiyatun Nafs

Sekarang, kita bahas bagaimana Cara Mengatasi Masalah Cinta langkah kedua. Apa langkah keduanya? Membersihkan hati kita sehingga kita memiliki hati yang sehat (qalbun salim) dan terus menjaganya. Menurut Ibnul Qayyim:

Qalbun salim adalah hati yang selamat dari menjadikan sekutu untuk Allah dengan alasan apa pun. la hanya mengikhlaskan penghambaan dan ibadah kepada Allah semata, baik dalam kehendak, cinta, tawakal, inabah (kembali), merendahkan diri, khasyyah (takut), raja’ (pengharapan), dan ia mengikhlaskan amalnya untuk Allah semata.

Jika ia mencintai maka ia mencintai karena Allah. Jika ia membenci maka ia membenci karena Allah. Jika ia memberi maka ia memberi karena Allah. Jika ia menolak maka ia menolak karena Allah.

Insya Allah, semoga Allah memberikan kekuatan, saya akan membahas tentang cara membersihkan hati (tazkiyatun nafs) di lain waktu. Atau Anda bisa membaca buku Tazkiyatun Nafs karangan Said Hawwa yang bisa Anda dapatkan di toko buku kesayangan Anda.

Inti yang ingin saya sampaikan disini adalah cara mengatasi masalah cinta itu ialah tiada lain dengan membersihkan hati. Jangan sampai cinta kita kepada selain-Nya melebihi cinta kita kepada Allah.

Teruslah tingkatkan cinta kita kepada Allah dengan menghilangkan tabir yang menghalangi hati kita dengan Allah. Dan, cara menghilangkan tabir itu dengan tazkiatun nafs. Caranya dengan lebih mengenal Allah, banyak berdzikir, dan memperbanyak ibadah.

Catatan: Kutipan Ibnul Qayyim yang disebutkan dalam artikel Cara Mengatasi Masalah Cinta, dikutip dari kitab Mawaridul Aman Al-Muntaqa min Ighatsatul Lahfan fi Mashayidisy Syaithan karya Ibnul Qayyim Al Jauziyah.

Penutup

Apa pun masalah cinta Anda, jika cinta kita fokus kepada Allah, maka akan selesai dengan sendirinya. Allah akan mencintai kita, Allah akan menguatkan kita, sehingga tidak ada yang bisa meremukan hati kita. Apa pun yang terjadi.

Kita tidak mau kehilangan cinta dari Allah gara-gara cinta dari makhluq-Nya bukan?

Sebagai contoh, saat kita kehilangan seseorang, kita akan lebih mudah mengikhlaskan dia. Apalagi hanya seorang pacar yang belum ada kekuatan hukum atau ikatan apa pun. Mungkin ini bentuk cinta Allah kepada kita agar terhindar dari dosa.

Dari Anas, dari Nabi SAW beliau bersabda: “Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka.” (HR Bukhari)

Jadi cara mengatasi masalah cinta adalah dengan mengubah fokus kita untuk mendapatkan manisnya iman. In syaa Allah, semua masalah cinta Anda akan teratasi.

Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.com/gold.php
Follow Me
zona sukses

Mungkin Anda Suka Artikel Lainnya:

Kerja di Rumah

↑ Grab this Headline Animator

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield