• Depan
  • Tentang MI
  • Kata Mutiara
  • Kontak
  • Komentar Positif
  • Kirim Artikel

Motivasi dalam Keluarga

Keluarga adalah tempat tinggal landas kita. Jika tinggal landas kita baik, maka kita pun bisa terbang dengan baik. Artinya jika kita berangkat dari rumah diiringi dengan dorongan semangat, tentu akan membuat kerja kita menjadi lebih bersemangat pula. Sebaliknya jika kondisi keluarga kita kurang kondusif, hal ini bisa terbawa ke tempat kerja kita sehingga bisa saja kita bekerja dengan motivasi yang kurang.

Oleh karena itu jangan sepelekan masalah motivasi dalam keluarga. Bukan saja kita yang memerlukan dukungan motivasi tetapi pasangan kita dan juga anak kita memerlukan dukungan motivasi agar mereka bisa berprestasi juga. Dalam keluarga kita perlu saling memberikan motivasi satu sama lain. Sayang sekali, dari pengamatan saya, malah banyak yang sebaliknya. Bukan saling memberikan motivasi tetapi justru saling meruntuhkan.

Motivasi bisa muncul saat kondisi emosi kita sedang baik. Kondisi emosi sangat dipengaruhi oleh cara kita berkomunikasi. Oleh karena itu kita perlu memahami cara komunikasi yang baik agar terjadi saling menumbuhkan motivasi diantara keluarga. Yang pertama, usahakan komunikasi kita membawa kepada kegembiraan. Bisa dilakukan sambil terseyum, sambil bercanda, dan cara-cara lain yang menyenangkan. Kita juga perlu melihat saat yang tepat untuk membicarakan sesuatu masalah yang berat, jangan asal ngomong.

Yang kedua ialah pilihan kata yang baik. Jangan menggeneralisir sesuatu, apa lagi kekurangan. Sebagai contoh saat anak kita mendapat nilai jelek untuk matematika, jangan mengatakan anak kita bodoh, karena bisa saja dia kurang mampu dalam matematika tetapi bagus untuk hal yang lainnya. Begitu juga satu kesalahan jangan terlalu dihubung-hubungkan dengan masalah yang lain.

Yang ketiga ialah berikan arahan dan dukungan. Hindari kesan melarang, terutama kepada anak-anak. Larangan bisa mengurangi motivasi seseorang, maka kita harus pandai meramu cara berkomunikasi agar tidak terkesan melarang sesuatu yang kita tidak setujui, yaitu dengan mengarahkan. Sementara dukungan akan memberikan tambahan motivasi bagi seseorang, oleh karena itu, jika kebutulan setuju dengan apa yang dilakukan oleh salah satu keluarga kita, maka berikanlah dukungan.

Seringkali orang tua yang bermaksud menasihati anaknya, malah mendemotivasi. Sebagai contoh, saat anak mengemukakan cita-citanya, misalnya ingin menjadi seorang guru. Kita langsung bicara:

“Kamu itu tidak sabaran, tidak cocok menjadi guru!”

Apa kira-kira yang dirasakan oleh anak kita? Semangat dia bisa menjadi drop, dia bisa kehilangan motivasi, bukan saja untuk menjadi guru, tetapi untuk menjadi yang lainnya. Mengapa? Karena motivasinya untuk berprestasi sudah hilang.

Cobalah dialog lebih dalam sebelum Anda memberi vonis, tanyakan mengapa ingin menjadi guru? Apakah dia merasa cocok mejadi guru? Dan berbagai pertanyaan lainnya yang menggali sehingga kita bisa mempertimbangkan. Bisa saja kita yang salah, sebenarnya anak kita sangat cocok mejadi guru, hanya saja kita yang kurang memahami anak kita. Jika memang dia tidak cocok menjadi guru, atau cita-citanya ke arah yang tidak baik, cobalah bicara dengan jalan yang mengarahkan sehingga seolah-olah keputusan yang diambil adalah pendapat dia sendiri.

Posted by Rahmat Mr. Power May 2, 2007 under Artikel and tagged Diri, Keluarga, Mutiara Hati.
2 Comments
  1. dea
    May 3, 2007 at 12:20 am | Permalink

    Ass, article mengenai “motivasi dalam keluarga” sangat membantu kita untuk belajar bagaimana seharusnya berkomunikasi yang baik di dalam sebuah keluarga.
    apalagi dalam sebuah keluarga terdiri dari orang tua dan anak yang tentunya memiliki watak yang berbeda.Terima kasih, untuk articlenya.wass.

  2. Ratna
    October 31, 2007 at 1:00 am | Permalink

    Banyak membantu membuat pencerahan saat kita lagi sumpek ditutupi kesibukan duniawi yang seabrek-abrek

Leave a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*

Spam Protection by WP-SpamFree

  • Newsletter Motivasi Islami

    Dapatkan Belasan eBook Gratis dan Update Artikel Terbaru Motivasi Islami
    Name
    eMail
  • Motivasi-IslamiDotCom on Facebook
  • Inspirasi Harian

    • Sumber Pahala dan Berkah
      January 30, 2010 | 5:05 am

      Bersodaqoh pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat. (HR. Al Hakim)

    • Archive for Inspirasi Harian »
  • Posting Terbaru

    • Bersabarlah Dalam Memahami
    • Saat Mimpi Sulit Terwujud
    • Memaafkan Diri Sendiri
    • Berpikir Sebelum Bertindak
    • Menyambut Lowongan Kerja
  • Komentar Terbaru

    • cecep on Berpikir Sebelum Bertindak
    • uul on Misi Manusia
    • A. Humaini on Kata Mutiara
    • Lathif on Memaafkan Diri Sendiri
    • A9YnD1LV3R on Jangan Seperti Keledai Atau Lebih Parah
  • Paling Ngetop

    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Syukur Mengubah Hidup Anda
    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Berdo’a Untuk Keteguhan Hati
  • Ngetop Hari Ini

    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Bersabarlah Dalam Memahami
    • Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
  • Add Saya

  • RSS Rahmat ST is… Mr. Power

    • Fokuslah dan Bersabar dalam Bisnis
    • Jangan Menjual eBook Sampah
    • Cara yang Benar Promosi di Facebook
    • Mau iPod Nano 5G @ Rp 1,7 juta Gratis?
    • Kenapa eBook dan Buku Masih Laku?
  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
Copyright © 2010 CraniumThemes.com · All Rights Reserved
Powered by Wordpress. Design by CraniumThemes.com
Copy Protected by Computer Tech Tips's Prevent Wordpress Copy & CopyProtect Blogs.