• Depan
  • Tentang MI
  • Kata Mutiara
  • Kontak
  • Komentar Positif
  • Kirim Artikel

Mempertahankan Motivasi

Dalam perjalanan ke luar kota, seorang ustadz meminta supirnya untuk mencuci mobil di uatu tempat peristirahatan. Dengan enteng supirnya menjawab,

“Tidak usah ustadz, nanti juga kotor lagi.”

Sang Ustadz tidak menjawab, dia hanya tersenyum menanggapi jawaban supirnya. Namun, ternyata ada sebuah rencana besar yang memberikan hikmah baik kepada si supir maupun kepada kita.

Sampai pada waktu makan, Ustadz dan rombongannya masuk ke sebuah rumah makan, tidak terkecuali supir. Ustadz ini memang tidak membeda-bedakan orang, dia selalu memperlakukan supirnya dengan baik, dengan cara makan dan tidur di tempat yang sama atau setara dengannya.

Saat si supir akan mengambil nasi, piringnya di ambil oleh ustadz. Supir pun kaget.

“Mengapa ustadz? Saya tidak boleh makan?” tanya supir keheranan.

“Betul, kamu tidak usah makan.” kata ustadz dengan tenangnya.

“Mengapa ustadz? Saya kan lapar juga.” katanya bertanya-tanya.

“Tidak usah makan, nanti juga lapar lagi!” kata ustadz.

Si supir tertegun. Kemudian dia sadar. Sambil tertawa dia berkata,

“OK dech, setelah makan nanti saya cuci mobilnya.”

Ini adalah cerita nyata yang disampaikan ustadz itu sendiri belasan tahun yang lalu. Sebuah cerita yang penuh hikmah. Semoga cerita ini memberikan jawaban kepada orang yang mengeluh karena setelah mengikuti pelatihan motivasi, motivasinya turun lagi. Katanya, buat apa ikut pelatihan motivasi karena tidak bertahan lama.

Setelah kita menge-charge handphone kita, nanti banterenya akan habis lagi. Apakah menjadi alasan kita tidak menge-charge HP kita? Setelah tidur kita ngantuk lagi, apakah kita tidak perlu tidur? Setelah mandi kita akan kotor lagi, apakah kita tidak perlu mandi? Bahkan dalam masalah keimanan ada istilah futur, apakah kita tidak usah mempertebal iman kita?

Begitu juga, apakah kita tidak perlu mencari nafkah karena uang kita akan habis lagi? Sahabat, habis dan berkurang adalah suatu realita, justru itulah kita perlu mengisi dan mengisi lagi. Kotor adalah suat realita, oleh karena itu kita perlu membersihkannya secara terus menerus. Begitu juga motivasi itu akan turun atau berkurang, oleh karena itu kita perlu menyegarkan motivasi kita lagi.

Ikuti pelatihan atau seminar motivasi setidaknya 2 kali dalam setahun. Bacalah buku atau ebook motivasi setidaknya 1 buku/ebook per bulan. Kemudian Anda bisa bisa melakukan aktivitas harian yaitu mensyukuri nikmat, merenungkan hikmah, membaca artikel, dan berkumpul dengan orang-orang positif.

Semua cara ini bisa efektif jika kita sudah membuka belenggu yang ada di dalam pikiran kita. Menghilangkan luka emosi dan menerapkan sistem manajemen diri. Semuanya sudah dijelaskan dengan lengkap pada ebook Motivasi Diri: Melaju Kencang Menuju Impian.

Posted by Rahmat Mr. Power October 12, 2008 under Artikel and tagged buku, Cerita Nyata, Diri, ebook, headline, Hikmah, Iman, Motivasi, nafkah, Pelatihan, Pelatihan Motivasi, Realita, Rencana, Rumah Makan, Sahabat, Seminar, Suat, uang.
8 Comments
  1. Abu Fadl
    November 11, 2008 at 1:02 pm | Permalink

    Ya ada yang menarik dalam kehidupan ini, bahwa segala sesuatunya ada waktu dan masanya. saya teringat nasyid ahmed bukhatir ” decide which now do not delay”. yang seharusnya menginspirasikan segala-galanya untuk di upayakan atas dasar ketepatan dan usaha yang optimal. karena semuanya bisa hilang bahkan iman sekalipun.

  2. De Mila
    November 12, 2008 at 3:01 am | Permalink

    Saat ini saya sering mengalami futur untuk kuliah tapi saya sangat semangat ketika harus terjun di organisasi yang saya geluti. bahkan saya merasa nyaman berada di organisasi dan sebaliknya saya merasa tidak nyaman ketika harus kuliah, padahal saya juga sadar tujuan saya masuk universitas yaitu untuk kuliah bukan untuk berorganisasi. itu semua di karenakan di organisasi itu banyak orang-orang yang memberi saya semangat tetapi di bangku kuliah ??? orang-orangnya cuek-cuek, masing-masing gitu. jadi, sekarang saya lebih menikmati mencari ilmu di organisasi toh, organisasi saya di bingkai oleh syariat Islam. ingin tau organisasi apa ?
    yaitu KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA……

  3. Fauzi Rakhman
    November 16, 2008 at 3:11 pm | Permalink

    saat sayanulis ini saya baru pulang dari sebuah pelatihan, memang terasa pada awal-awal setelah pelatihan ruhani dan ghirah saya tinggi tapi biasanya dalam jangka waktu satu atau dua minggu ghirah itu biasanya turun, tapi biasanya saya charger lagi dengan pertemuan2 mingguan atau berkumpul dengan orang-orang shaleh yang selalu memberikan ilmu2 yang bermanfaat soal pelajaran kehidupan kepada saya.

  4. dian
    November 20, 2008 at 5:34 pm | Permalink

    thanx. bagus sekali untuk bahan renungan.

  5. zainun
    November 24, 2008 at 6:25 pm | Permalink

    sangat menggugah inspirasi, thanks

  6. indira
    December 10, 2008 at 4:01 am | Permalink

    saya seorang ibu dari 3 anak yang karena suatu tugas u menyelesaikan phd, saya harus berada di jepang selama 4 bulan. Ini kali pertama saya harus berpisah lama dengan keluarga..kalau bukan karena dorongan suami dan anak2 terasa tidak ada kuat melangkah di sini. Itulah kekuatan mimpi..mimpi2 saya akan kemajuan umat yang terus saya pompakan sehingga saya bisa bangun setiap pagi hari dengan semangat baru..dengan izin Allah tiada yang tidak mungkin.

  7. tbyudi
    December 23, 2008 at 10:44 pm | Permalink

    benar sekali apa yang ada dalam tulisan ini, kadangkala setelah kita memgikuti pelatihan semangat kita menggebu-gebu tapi dengan berjalannya waktu akan menurun kembali, dengan tip yang diberikan sangat membantu untuk tetap mempertahankan motivasi kita.

  8. Rumah Makan Di Purwokerto
    August 11, 2009 at 11:33 pm | Permalink

    wah makasih motivasinya,SEMANGAT LAGI nih..

Leave a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*

Spam Protection by WP-SpamFree

  • Newsletter Motivasi Islami

    Dapatkan Belasan eBook Gratis dan Update Artikel Terbaru Motivasi Islami
    Name
    eMail
  • Motivasi-IslamiDotCom on Facebook
  • Inspirasi Harian

    • Sumber Pahala dan Berkah
      January 30, 2010 | 5:05 am

      Bersodaqoh pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat. (HR. Al Hakim)

    • Archive for Inspirasi Harian »
  • Posting Terbaru

    • Bersabarlah Dalam Memahami
    • Saat Mimpi Sulit Terwujud
    • Memaafkan Diri Sendiri
    • Berpikir Sebelum Bertindak
    • Menyambut Lowongan Kerja
  • Komentar Terbaru

    • cecep on Berpikir Sebelum Bertindak
    • uul on Misi Manusia
    • A. Humaini on Kata Mutiara
    • Lathif on Memaafkan Diri Sendiri
    • A9YnD1LV3R on Jangan Seperti Keledai Atau Lebih Parah
  • Paling Ngetop

    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Syukur Mengubah Hidup Anda
    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Berdo’a Untuk Keteguhan Hati
  • Ngetop Hari Ini

    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Bersabarlah Dalam Memahami
    • Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
  • Add Saya

  • RSS Rahmat ST is… Mr. Power

    • Fokuslah dan Bersabar dalam Bisnis
    • Jangan Menjual eBook Sampah
    • Cara yang Benar Promosi di Facebook
    • Mau iPod Nano 5G @ Rp 1,7 juta Gratis?
    • Kenapa eBook dan Buku Masih Laku?
  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
Copyright © 2010 CraniumThemes.com · All Rights Reserved
Powered by Wordpress. Design by CraniumThemes.com
Copy Protected by Computer Tech Tips's Prevent Wordpress Copy & CopyProtect Blogs.