Artikel Motivasi Islami

Obsesi


Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu


Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
   


Oleh Rahmat*



Ada berita aneh yang saya lihat kemarin di sebuh TV swasta bahwa ada orang yang mencuri karena terobsesi ingin masuk penjara. Saya tidak habis pikir, koq ada orang yang terobsesi masuk penjara. Kenapa tidak diarahkan menjadi obsesi yang positif. Masih banyak hal-hal yang positif dan bermanfaat sebagai target obsesi kita. Yah, itulah manusia, dengan segala keunikannya.

Obsesi didefinisikan sebagai keinginan yang sangat kuat yang tidak bisa tergantikan, terus menerus menjadi motivasi utama. Ahli motivasi lainnya Jack Zufelt mengatakan bahwa keinginan seperti itu disebut dengan hasrat inti.

Apakah obsesi itu baik atau tidak? Jawabannya tergantung apa yang menjadi target obsesi kita. Jika yang menjadi obsesi itu tidak memiliki arti atau hanya mencari sensasi tanpa melihat apakah halal atau tidak, maka obsesi seperti itu jelas tidak baik. Sebagai contoh obsesi masuk penjara seperti di atas.

Namun sebaliknya jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat. Para syuhada adalah contoh dari manusia-manusia yang memiliki obsesi. Mereka memiliki obsesi untuk mendapatkan syurga, mendapatkan bidadari yang cantik, dekat dengan para nabi, dan dapat melihat wajah Allah SWT. Obsesi yang baik adalah obsesi yang sesuai dengan misi kita.

Sudahkan Anda memiliki obsesi? Gampang saja jika Anda ingin mengetahui apakah Anda memiliki obsesi atau tidak. Hal ini bisa dilihat dari seberapa jauh kadar kejujuran, konsistensi, dan daya tahan Anda dalam mengejar obsesi. Hingga hanya kematian yang bisa mengalahkannya.


Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......




Copyright © 2004 Motivasi Islami, All rights reserved.