Artikel Motivasi Islami

Sinisme : Penghambat Sukses


Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu


Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
   


Oleh Rahmat*



Sinisme adalah suatu paham yang selalu/sering menganggap sesuatu jelek, baik tentang dirinya maupun orang lain. Untuk mengetahui orang yang sinis, kita bisa membaca dari kata- kata yang keluar jika ada ide baru. Berikut contoh-contoh kata-kata yang sering keluar dari orang sinis :

"Saya tidak pandai."
"Saya tidak cukup bagus."
"Dia lebih baik dari saya."
"Bagaimana jika...."
"Kamu tidak mungkin berhasil."
Dan sebagainya.

Ciri lain dari orang sinis ialah lebih sering mengkritik. Mereka sering mengkritik sebelum melakukan analisis. Suatu contoh sering kita dengar kalimat seperti ini :
"Semua anggota DPR 'maling' semua."

Betulkah semua anggota DPR 'maling' semua? Kita hanya bisa membuktikan jika kita sudah melakukan penelitian terhadap semua anggota DPR. Menurut Anda, apakah orang yang berkata demikian sudah menginvestigasi semua anggota DPR?

Jika Anda tidak mau menjadi salah satu orang yang sinis, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan:

  1. Biasakan menganalisa sebelum menarik kesimpulan. Jangan hanya mengikuti persepsi sendiri, baca buku, tanya orang lain, baca media, dan sebagainya.
  2. Bukalah diri Anda, bahwa Anda masih bisa belajar. Anda masih bisa mempelajari berbagai keterampilan baru.
Lebih parah lagi, orang sinis sering ingin menularkan sikap sinisnya kepada orang lain. Teman saya saat akan mengundurkan diri dari suatu perusahaan, temannya mengatakan :
"Kamu terlalu berani."

Dia mengatakannya karena dia hanya mengukur orang lain berdasarkan ukuran dia sendiri. Kenyataannya teman saya itu kini sudah bekerja di tempat kerja baru dengan posisi dan gaji yang lebih baik.


Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......




Copyright © 2004 Motivasi Islami, All rights reserved.