Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Namanya juga meninggalkan Zona Nyaman, tentu akan berada di zona
yang tidak nyaman. Dalam zona yang tidak nyaman kita harus
memiliki bekal agar kita kuat dan bisa bertahan di zona tidak
nyaman tersebut. Bagi orang yang tidak memiliki bekal yang
cukup bisa kembali ke zona nyaman semula sebelum mencapai zona
nyaman yang lebih tinggi.
Hal pertama yang diperlukan untuk meninggalkan zona nyaman ialah
niat yang lurus. Untuk apa Anda meninggalkan zona nyaman? Tentu
saja harus demi kebaikan, baik bagi sendiri, keluarga, bangsa,
dan tentu saja untuk kemuliaan Islam (Izzatul Islam).
Hal yang kedua ialah persiapan dan rencana yang matang. Untuk
hal ini telah saya bahas pada artikel "Langkah Awal yang Salah".
Kemudian hal ketiga ialah harus memiliki sikap yang unggul.
Anda akan meninggalkan zona nyaman Anda menuju zona nyaman yang
lebih tinggi yang melalui zona tidak nyaman, tentu saja
Anda harus memiliki sikap-sikap yang mencerminkan bahwa Anda
memang lebih unggul dari orang rata-rata yang betah pada zona
nyaman.
Adapun sikap-sikap yang perlu Anda bina ialah:
- High Achiever. Tidak cepat puas dan selalu ingin mencapai
hasil yang terbaik.
- Risk Taker. Selalu saja ada resiko untuk hal yang lebih baik.
- Peka terhadap Peluang. Waspada pada setiap peluang yang muncul
sehingga tidak lepas begitu saja.
- Kreatif. Selalu memiliki ide untuk memecahkan masalah atau
menciptakan peluang yang baru.
- Sabar. Kadang hasil tidak selalu dicapai dengan cepat. Maka
kesabaran mutlak diperlukan.
- Percaya Diri. Nasib Anda ditentukan oleh Anda sendiri dengan
izin Allah SWT, jika Anda tidak percaya diri, bagaimana jadinya?
- Antusias. Antusias ditambah "action" sama dengan sukses.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|