Artikel Motivasi Islami

Kebiasaan-kebiasaan Seorang Pemenang bag 4


Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu


Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
   


Oleh Rahmat*



Umar bin Abdul Aziz, seorang khalifah zuhud yang susah dicari bandingannya diputaran sejarah peradaban manusia. Dia adalah khalifah yang mampu meletakkan neraca keadilan bagi siapapun diantara rakyatnya, baik kepada dirinya maupun orang lain, baik kepada keluarganya maupun selainnya, baik kepada orang kaya maupun orang miskin. Dihampir setiap langkah kehidupannya, kita dapat mengambil pelajaran berharga untuk diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Maka tak salah jika saya menyebutnya sebagai seorang pemenang, yang kebiasaannya bisa kita tiru. Berikut sebagian kecil kebiasaan-kebiasannya yang dikutip dari buku Biografi Umar bin Abdul Aziz, karangan Abdullah bin Abdul Hakam, GIP.

Umar Memulai dengan Salam

Sudah menjadi kebiasan Umar bin Abdul Aziz, dialah yang terlebih dahulu mengucapkan salam ke arah pengawal jika ia keluar dan ia melarang mereka berdiri menghormatinya. Umar berkata kepada mereka "Kalian jangan mendahului dengan salam. Sesungguhnya, salam itu kewajiban atasku bagi kalian."

Kezuhudan Umar dan Makanannya

Ketika Umar memegang tampuk pemerintahan, dia langsung zuhud di dunia dan menolak apa yang ada di dalamnya. Ia tidak mau memakai khadim serta meninggalkan berbagai jenis makanan. Jika Umar dibuatkan suatu makanan, dia meletakan dan menutupkan sesuatu pada makanan itu, hingga jika dia masuk lagi dan berhasrat untuk makan barulah dia makan.

Ketawadluan Umar dan Bagaimana Dia Memperbaiki Lenteranya

Suatu malam, Umar kedatangan tamu yang memiliki keperluan kepadanya. Tiba-tiba lenteranya padam. Umar segera berdiri membetulkan. Tamu-tamu itu berkata kepadanya, "Wahai amirul mukminin, tidakkan kami saja yang memperbaiki?" Umar menjawab, "Apa yang menghalangiku untuk melakukan hal ini? Saat aku berdiri, aku adalah Umar bin Abdul Aziz dan ketika aku kembali duduk, akupun tetap Umar bin Abdul Aziz."

Yang dikatakan Umar jika ada orang hendak menyampaikan hajatnya

Jika ada orang dirumahnya hendak menyampaikan hajatnya, Umar bin Abdul Aziz berkata, "Baiklah aku penuhi jika kamu menginginkan. Semoga Allah merahmatimu." Umar tidak pernah memerintah seseorang untuk memenuhi hajat orang itu (artinya Umar selalu turun tangan sendiri memenuhi hajat rakyatnya).

Umar tidak menunda pekerjaan hari ini untuk besok

Sebagian teman Umar berkata, "Hai Amirul Mukminin, sebaiknya kau naiki tungganganmu dan beristirahatlah." Umar menjawab, "Siapa yang akan mengantikanku melakukan pekerjaan hari ini?" Temannya berkata, "Kau lakukan besok." Umar berkata, "Pekerjaan satu hari saja merepotkanku; bagaimana jika pekerjaan dua hari bertumpuk dipundakku?" Ada yang menyeletuk padanya, "Seungguhnya, Sulaiman biasa rileks menunggang kendaraanya, santai, dan menyelesaikan pekerjaannya." Umar berkata, "Tak ada satu hari pun di dunia yang diselesaikan Sulaiman."


Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......




Copyright © 2004 Motivasi Islami, All rights reserved.