Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Yahya bin Hubairah, guru Ibnul Qayyim al-Jauziah berkata:
"Waktu adalah barang paling berharga untuk kau jaga.
Menurutku, ia adalah barang yang mudah hilang darimu."
Waktu adalah Hidup
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah
menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti
sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda. Bertambahnya
ketuaan kita seiring dengan bertambahnya umur kita yang tiada lain
waktu yang kita lalui selama kita hidup. Masihkah membiarkan
waktu berlalu begitu saja?
Waktu sangat singkat
Pernahkah Anda mendengar sebuah ungkapan-ungkapan seperti ini:
"Ah, baru saja seperti kemarin."
"Perasaan masih kecil, sekarang sudah akan menikah"
"Sepertinya baru kemarin kita sama-sama sekolah di SMA"
Itu menunjukan betapa singkat waktu yang kita lalui, maka waktu
yang masih tersisa harus kita manfaatkan semaksimal mungkin.
Ingatlah kematian
Janganlah lalai untuk mengingat kematian, karena kematian
tidak pernah lalai menyongsong kita, karena waktu tidak pernah
lalai bergerak dan tidak pernah kembali. Kematian adalah batas
waktu yang kita miliki di dunia ini. Penyesalan akan percuma
karena kita tidak bisa kembali ke masa lalu.
Takutlah kepada Allah
Allah telah memberikan kesempatan kita hidup, dengan kata lain
kita telah diberikan sebentang waktu untuk merasakan segala
kenikmatan hidup. Namun sering kita menyia-nyiakan waktu yang
telah di anugrahkan oleh Allah kepada kita. Tidakkah kita takut
saat Allah meminta pertanggung jawaban kepada kita?
Isilah waktu dengan kegiatan bermakna
Jurus jitu yang bisa kita lakukan ialah selalu bertanya pada saat
Anda melakukan suatu perkerjaan,
- Apa manfaatnya jika saya tidak melakukan hal ini?
- Apakah yang dilakukan ini bernilai ibadah?
- Apakah masih ada kegiatan yang lebih bermanfaat?
- Apakah saya tidak berlebihan melakukan hal ini?
- Apakah saya sudah efisien memanfaatkan waktu dalam mengerjakan
hal ini?
Jangan menjadi orang yang rugi.
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian.
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan
nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati
supaya menetapi kesabaran." (QS. Al 'Ashr : 1 - 3)
Maksud surat ini (menurut terjemah Depag):
Semua manusia berada dalam keadaan merugi apabila dia tidak mengisi
waktunya dengan perbuatan-perbuatan baik.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|