Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
"Ternyata bisnis itu tidak mudah akhi."
Itu kata yang diucapkan sahabat saya, saat saya tanya kenapa dia tidak
melanjutkan bisnis bengkelnya. Dia sama seperti kasus pada artikel "Ternyata berat yah..."
, begitu dia menemukan bahwa bisnis tersebut sulit dia menghentikan
bisnisnya dan kembali ke dunia kerja.
Kasus seperti ini memang sering terjadi, saya sendiri melihat banyk orang
menghentikan bisnisnya setelah dia tahu kalau bisnis tersebut sulit.
Kasus seperti ini saya sebut "Langkah Awal yang Salah". Disebut demikian
karena dia tidak membekali dirinya dengan cukup, baik keterampilan
maupun sikap. Kasus ini disebabkan karena dia kurang mengetahui medan
yang akan ditempuh sehingga dia menganggap bahwa bisnis itu mudah.
Banyak orang yang mengira begitu menjalankan bisnis akan langsung
menghasilkan uang bahkan cepat menjadi kaya. Mereka hanya melihat
orang-orang yang terlibat bisnis itu kaya-kaya, bahkan ada yang tidak
repot-repot atau dengan santai, tetapi masih menghasilkan uang. Yang
mereka tidak tahu adalah saat awal orang-orang yang memulai bisnis
tersebut.
Banyak kisah yang menuturkan bahwa para pebisnis besar saat ini, mengawali
bisnisnya dengan kerja keras. Cobalah Anda membaca biografi pebisnis
besar seperti Bill Gate, Honda, Henry Ford, Anda akan kagum dengan
kerja keras mereka. Bisnis memang perlu kerja keras, dan mereka memiliki
Bekal yang cukup untuk menghadapi berbagai rintangan yang akan muncul.
mereka tahu bahwa bisnis itu memerlukan kerja keras, apapun bisnisnya
termasuk MLM yang banyak mengklaim merupakan bisnis mudah, tetapi jika
kita mendengar para pebisnis MLM yang telah sukses, mereka mendapatkannya
dengan kerja keras.
***
"Saya ingin langsung saja nggak mau lama-lama belajar dulu"
Itu juga kata teman saya, saat saya menganjurkan untuk belajar dulu sebelum
memulai bisnisnya. Belum enam bulan dia sudah menutup bisnisnya. Saya
sering mendengar dari para ahli yang menganjurkan untuk belajar terlebih
dahulu sebelum memulai bisnis. Salah satunya Robert T Kiyosaki, yang
menganjurkan untuk magang dan membeli waralaba sebelum membuka bisnis
sendiri. Begitu kata seorang pembicara suatu pelatihan yang saya ikuti,
dia menganjurkan agar mengikuti orang lain dulu sebelum memulai bisnis,
supaya tahu seluk beluknya.
Jadi, sebelum Anda menginvestasikan uang untuk bisnis Anda, terlebih dahulu
investasikan waktu dulu untuk pendidikan diri Anda sendiri. Pertama
ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan
sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa.
Rasulullah bersabda,"Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya sesuai dengan
kegiatan, semangat, dan kemauan (kerja) kerasnya." (HR ath-Thusi)
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|