Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Martha Yoga*
Dalam kehidupan yang kita tempuh ini ada kalanya kita merasa bosan dan
malas, atau dalam istilah agama Islam adalah Futur. Ini adalah hal yang
sering terjadi pada kita sebagai ummat Islam khususnya atau manusia
pada umumnya.
Seperti kita ketahui bahwa semangat adalah hal yang sangat penting
diperlukan dalam mengarungi setiap langkah kita menuju impian dan cita-
cita. Karena semangat adalah bahan bakar yang akan membuat kita tetap
melaju. Semangat bagaikan bensin dalam tanki motor yang membuat motor
itu tetap jalan, atau minyak tanah pada kompor yang membuat kompor itu
tetap dapat digunakan. Semangat bila dipadukan dengan keistiqamahan kita
pada jalan Islam akan menghasilkan kekuatan besar.
Nah, kembali pada awal tulisan ini bahwa semangat dan keistiqamahan
kita terkadang mengecil bahkan hilang. Kalau ini sudah terjadi, maka
berat bagi kita untuk mengerjakan apapun untuk mewujudkan impian kita.
Ketika api itu meredup, maka lambat sekali kita berjalan, malas, atau
istilah anak muda sekarang adalah Bete. Kalau sudah bete, biasanya kita
jadi membuang-buang waktu, mencari hiburan dan kesenangan yang sesaat.
Terkadang kita tidak peduli apakah hiburan dan kesenangan itu melanggar
perintah Allah atau tidak. Inilah berbahayanya.
Jika ada di antara kita yang seperti itu. Ketika sedang semangat-
semangatnya mengejar suatu cita-cita dan impian. Ketika tidak ada
seorangpun yang bisa mencegah kita dalam mengejarnya. Lalu karena suatu
hal tiba - tiba semangat kita hilang. Mungkin karena merasa tidak ada
manusia yang memuji kita. Atau merasa tidak ada gunanya melanjutkan
lagi karena sepertinya tidak berguna. Merasa membuang-buang waktu
percuma, merasa kehilangan kesempatan untuk menikmati masa muda. Maka
itulah saatnya kita menginstrospeksi diri, saatnya men-charge energi
kita. Saatnya mengisi bensin motor.
Hal yang pertama harus kita lakukan adalah meluruskan lagi niat kita.
Ketika tidak ada manusia yang menghargai pekerjaan kita, maka yakinlah
bahwa Allah melihatnya dan menghargainya. Dan yakin bahwa Allah akan
membalas dengan banyak hal yang tidak kita duga-duga baik di dunia
atau di akherat kelak. Ingat, tidak ada usaha yang Allah sia-siakan
jika niat kita memang karena-Nya. Berhasil atau tidak Allah akan
menghargainya.
Merasa membuang-buang waktu percuma? Tepiskan perasaan
itu, jika kita adalah seorang yang menekuni suatu bidang ilmu yang
membutuhkan pengorbanan waktu. Maka waktu yang kita korbankan itulah
yang milik kita, itulah investasi kita untuk kebahagiaan di masa
mendatang. Justru membuang-buang waktu adalah bila kita tidak berbuat
apa-apa atau hanya menuruti hawa nafsu belaka. Maka, sadari itu,
tekankan dalam alam bawah sadar. Insya Allah energi kita akan kembali
membesar. Kalaupun energi itu belum membesar seketika. Maka tetaplah
berbuat dan istiqamah. lambat laun semangat itu akan kembali timbul.
Yang tidak boleh dilupakan adalah variasi dan kreativitas kita untuk
mengalahkan sang "Futur".
Insya Allah kita akan selalu siap menghadapi setiap perasaan "Futur"
yang selalu datang kapan saja dengan tetap istiqamah karena Allah
semata.
Martha Yoga adalah kontributor artikel bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|