Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
"Berharaplah Lebih Sedikit"
Anda pernah mendengar kalimat seperti itu?
Saya beberapa kali mendapatkan email, dengan
tema aturan sederhana untuk bahagia, salah
satunya ialah "berharap lebih sedikit."
Dengan berharap lebih sedikit memang bisa membuat
kita lebih bahagia, karena kita akan mengalami sedikit
kekecewaan. Dengan berharap lebih sedikit, maka
seseorang akan sedikit kecewa. Dia akan sedikit mengalami
kegagalan mendapatkan sesuatu, di mana setiap kegagalan
akan menimbulkan kekecewaan.
Sebenarnya berharap sedikit bukan aturan untuk mencapai
kebahagiaan, aturan tersebut adalah bertujuan untuk mengurangi
kekecewaan berdasarkan paradigma bahwa gagal mendapatkan
harapan dianggap sebagai kekecewaan atau tidak bahagia.
Betulkah kegagalan adalah sumber kekecewaan?
Silahkan lihat lagi artikel saya sebelumnya yang berjudul
"Indahnya Kegagalan", kegagalan justru bisa membawa kita
kita menuju kebahagiaan yang lebih besar. Intinya tergantung
paradigma kita terhadap kegagalan.
Dalam ajaran Islam, kegagalan bukan suatu dosa, kecuali
kegagalan meraih syurga. Kegagalan mengandung hikmah dan
tidak menghapus pahala Anda. Sebagai contoh, kita diwajibkan
untuk mencari nafkah, bukan mendapatkan nafkah, jadi
jika kita sudah mencari nafkah kemudian gagal, kita
tetap mendapatkan pahala, insya Allah.
Contoh lain, jika Anda mempunyai penghasilan satu juta, juga
teman Anda mempunyai penghasilan satu juta tetapi yang membedakan
adalah harapan Anda. Teman Anda tidak mengharapkan tambahan
penghasilan sedangkan Anda mengaharapkan tambahan, sehingga
Anda berusaha untuk menambah penghasilan, misalnya dengan
bisnis sampingan, kemudian Anda gagal. Pada saat ini Anda
dan teman Anda masih tetap mempunyai penghasilan satu juta,
apakah teman Anda lebih bahagia dari Anda?
Mungkin Anda kehilangan modal (jika menggunakan modal), tetapi
Anda sungguh mendapatkan hal yang sangat berharga, tergantung
bagaimana menyikapi kegagalan. Anda mendapatkan pelajaran,
Anda mendapatkan pahala jika Anda tabah, dan Anda mempunyai
peluang lebih baik jika berusaha membangun bisnis lagi ketimbang
teman Anda.
Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal.
Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana
Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan
potensi Anda. Ayah saya sering menasehati saya untuk tetap berikhtiar dan meraih mimpi
yang tinggi, mengenai hasil baru kita tawakal kepada Allah.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|