Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Napoleon Hill dalam bukunya "Think & Grow Rich" mengatakan
bahwa salah satu penyebab kegagalan adalah kurang disiplin.
Dari pengamatan saya disiplin di Indonesia malah menyedihkan.
Rapat yang sering telat, masih banyak yang tidak mau antri,
pengguna jalan seenaknya, dan masih banyak contoh-contoh
ketidak disiplinan yang terjadi dihadapan kita. Mungkin hal
ini merupakan salah satu penyebab Indonesia masih belum bisa
keluar dari krisis dengan baik.
Jika kita bandingkan dengan Jepang atau tetangga kita Singapura
jelas kita kalah jauh kalau masalah disiplin, sehingga
konsekuensinya kita juga ketinggalan jauh juga di bidang ekonomi dan teknologi.
Mungkin kita tidak bisa mengubah sikap masyarakat Indonesia
agar disiplin. Kata AA Gym, yang penting dimulai dari kita
sendiri dulu. Setelah itu insya Allah kedisiplinan akan menyebar dengan sendiri.
Disiplin datang dari pengendalian diri. Semua tergantung Anda,
jangan salahkan orang lain, jangan pedulikan orang lain, yang
penting kita memulai dan membiasakan untuk disiplin. Mungkin
Anda akan makan hati, saat Anda disiplin tetapi orang lain
tidak. Sebagai contoh jika Anda sudah lama antri disebuah
ATM, tiba-tiba diserobot orang setelah Anda dekat. Tidak enak
memang, tetapi jika Anda bersabar, Insya Allah hal itu bisa
menjadi ladang amal.
Disiplin bukan hanya harus dilakukan pada aktivitas yang berhubungan
dengan orang lain. Disiplin juga harus diterapkan
pada diri sendiri. Displin harus diterapkan pada usaha Anda
meraih sukses. Tanpa disipilin sukses tidak bisa tercapai.
"Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya
dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu
bangunan yang tersusun kokoh" (Ash Shaff : 4)
Dari ayat tersebut bisa dilihat bahwa disiplin adalah ajaran
Islam, sehingga jika kita berlaku disiplin, berarti kita melakukan ibadah juga,
Insya Allah, jika diiringi niat untuk
beribadah.
"Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah
Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu
berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada
Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar
beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian
itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya."
(An Nisa : 59)
Tentu saja kita kita disiplin terhadap peraturan baik yang
tertulis maupun yang tidak tertulis selama peraturan tersebut
tidak bertentang dengan ajaran Islam. Mudah-mudahan kita bisa
menjadi orang yang disiplin. Dengan disiplin bukan saja kita
tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan
meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan
disiplin juga adalah ibadah.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|