Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Artikel ini khusus dibuat untuk menanggapi pendapat dari
sebagian "ahli" motivasi yang mengatakan bahwa jika kita
sungguh-sungguh menginginkan sesuatu ditambah dengan keyakinan
kita PASTI mencapai keinginan tersebut. Pendapat ini cukup
terbantahkan dengan ayal Al Quran di bawah ini:
"Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia."
(QS. Al Najm:24-25)
Mungkin saja, para motivator ini tidak bermaksud untuk menafikan
adanya kekuasaan Allah, namun kalimat ini sendiri menggambarkan
seperti itu. Pada kenyataannya ada saja orang yang teracuni
oleh kalimat ini. Kesombongan dan kufur nikmat setelah berhasil
adalah salah satu bukti bahwa dia mengingkari peran serta Allah
dalam keberhasilannya.
Kalimat bisa mengubah keyakinan, jika diucapkan atau didengar
secara berulang-ulang, apa lagi dikatakan oleh orang yang
memiliki autoritas yang tinggi atau dari orang yang kita hormati.
Kita sebagai umat muslim harus hati-hati dengan kalimat-kalimat
seperti ini, meskipun kita tidak bermaksud menafikan kehadiran
Allah.
Suatu contoh dari diri Rasulullah SAW sendiri. Siapa yang
meragukan keimanan beliau? Namun saat beliau berjanji tanpa
menyebutkan kalimat "insya Allah", beliau ditegur oleh Allah.
"Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu:
'Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi', kecuali
(dengan menyebut): 'Insya Allah'. Dan ingatlah kepada
Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: 'Mudah-mudahan Tuhanku
akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya
dari pada ini'. " (QS Al Kahfi:23-24)
Jika Rasulullah saja harus selalu menyandarkan diri kepada
Allah, apa lagi dengan kita.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|