Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Tahukah Anda, bahwa manusia terganggu bukan oleh apa yang
terjadi pada mereka, tetapi oleh opini mereka yang salah
tentang apa yang terjadi tersebut.
Contoh:
Ayah saya menginginkan semua anaknya sekolah yang tinggi. Lalu
ada yang mengatakan bahwa karena ayah saya tidak punya uang
yang banyak maka mustahil bisa menyekolahkan anak-anaknya.
Ayah saya tidak memiliki uang itu adalah fakta, tetapi orang
yang mengatakan "mustahil bisa menyekolahkan anak-anaknya"
itu hanya sebuah opini. Kenyataannya opini tersebut salah.
Anda gagal melakukan suatu pekerjaan, kemudian Anda berkata
"Saya tidak mungkin bisa melakukan pekerjaan ini"
Adalah faktanya memang Anda gagal, tetapi kalimat yang
berbunyi "Saya tidak mungkin bisa melakukan pekerjaan ini",
adalah opini Anda sendiri. Mungkin salah mungkin benar.
"Bagaimana saya bisa bahagia jika saya rugi 200 juta rupiah"
Rugi 200 juta rupiah adalah fakta, tetapi tidak mungkin
bahagia adalah hanya opini saja.
Yang namanya opini, bisa salah atau bisa benar. Tidak ada
salahnya jika Anda menengok pendapat-pendapat Anda sendiri
saat ini. Telaahlah (Anda insya Allah bisa) apakah pendapat
Anda itu sebuah keyakinan, kepercayaan, atau hanya sebuah
opini.
Jadi, jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan
beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan
kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas
apapun yang terjadi saat ini. Lakukan latihan ini pada
masalah, ancaman, atau kegagalan yang terjadi pada kehidupan
sehari-hari. Anda juga bisa melatihnya dalam imajinasi Anda,
terhadap ancaman, masalah, kegagalan yang mungkin terjadi
dimasa mendatang. Meskipun hanya dalam imajinasi, insya
Allah akan bermanfaat.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|