Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Saat itu berkuasa Khalifah Harun Al-Rasyid di Baghdad, Irak.
Ada seorang ulama faqih dan sholeh yang sangat terkenal pada
masa itu, bernama Ali Syaqiq bin Al Azdi. Ketika beliau sedang
menunaikan ibadah haji dan singgah di Irak, Khalifah Harun
Al-Rasyid memerintahkan pengawalnya untuk mengundang Syaqiq
datang ke istananya.
Setibanya Syaqiq di istana, Khalifah Harun Al-Rasyid yang
memiliki sifat tawadhu, meminta nasihat kepada beliau. Pada
saat itu datang seorang pelayan membawa nampan berisi segelas
air. Kemudian Syaqiq mengambil gelas itu dan bertanya kepada
Khalifah, jika seandainya Khalifah berada di gurun yang sangat
tandus dan sangat memerlukan seteguk air minum, berapa khalifah
akan membayar untuk segelas air ini? Khalifah kemudian
menjawab akan membayarnya dengan separuh kekayaan kerajaannya.
Syaqiq lalu meminum segelas air tersebut.
Syaqiq kemudian bertanya kembali kepada Khalifah, jika
seandainya air yang tadi diminum tidak dapat dikeluarkan dari
tubuh Khalifah, berapa harga yang akan dikeluarkan Khalifah
untuk dapat menyembuhkannya, supaya air tersebut dapat
dikeluarkan dari tubuhnya? Khalifah kembali menjawab akan
membayarnya dengan separuh kekayaan kerajaannya.
Syaqiq kemudian menjelaskan bahwa harga sebuah kerajaan
ternyata sama dengan harga segelas air. Dimana makna yang
terkandung didalamnya adalah jangan merasa bangga dan sombong
dengan segala kekayaan yang kita miliki. Dan juga jangan saling
memperebutkannya dengan menghalalkan segala cara. Karena
kekayaan materi di dunia sifatnya hanya sementara saja.
Kisah diatas melukiskan betapa tidak berartinya harga kekayaan
materi yang dimiliki manusia di dunia ini. Kita justru sebaiknya
memperkaya diri kita tidak hanya dari segi materi saja, namun
apa yang ada disekitar kita dapat dijadikan sumber kekayaan
yang hakiki, seperti kita memiliki keluarga yang sholeh dan
sebagainya. Sehingga apa-apa yang kita lakukan insya Allah
akan mendapat berkah dari Allah SWT.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|