Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Allah menciptakan manusia dengan segala keterbatasan dan
kelemahannya disamping kelebihan dan kekuatannya. Kita harus
memahami keterbatasan dan kelemahan ini agar kita menyadari
akan kelemahan kita dan mampu mengatasi kelemahannya tersebut
dan menjadikanya kemuliaan.
Sebagai makkhluk, manusia lemah, manusia diciptakan dengan
keterbatasan fisik dan akal. Fisik manusia tidak akan mampu
menggerakan alam semesta ini dengan tenaganya, bahkan juga
akal manusia dengan berbagai hasil teknologinya. Manusia
sangat lemah dihadapan Allah sehingga diperlukan untuk
meminta bantuan dan lindungan dari Allah SWT.
"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan manusia
dijadikan bersifat lemah." (QS.4:28)
Kelemahan manusia lainnya ialah bodoh. Seperti apa yang
difirmankan Allah,
"Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit,
bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul
amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan
dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu
amat zalim dan amat bodoh," (QS.33:72)
Memikul amanat itu memerlukan ilmu dan pengamalan yang
konsisten sehingga tidak mengkhianati amanat tersebut. Apabila
manusia berilmu dan mampu mengamalkannya dengan istiqamah
maka terlepas dari kezaliman dan kebodohan.
Oleh karena keterbatasan-keterbatasan tersebut, manusia
meskipun memiliki berbagai kemuliaan, masih memerlukan Allah.
Sungguh aneh jika ada manusia yang merasa bahwa ada urusan
yang tidak memerlukan Allah, dengan kata lain tidak sejalan
dengan apa yang digariskan oleh Allah. Padahal manusia itu
lemah dan bodoh.
Sebagai makhluk lemah dan bodoh, sudah sewajarnya jika kita
selalu meminta petunjuk kepada Allah dan menjalankan semua
petunjuk yang telah ada, yang telah tercantum dalam Al Quran
dan dicontohkan oleh Rasul-Nya. Sungguh sombong manusia yang
tidak memerlukan petunjuk-Nya atau mereka-rekanya sesuai
dengan pikirannya sendiri.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|