Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Kehidupan Islami akan tercipta apabila setiap pribadi muslim
memiliki kesungguhan untuk menciptakannya bersama. Seorang
muslim yang memiliki kesungguhan memiliki daya tahan yang kuat
terhadap ujian dari Allah SWT dan halangan yang menghadang,
karena mereka tidak mudah menyerah. Mereka akan berusaha
mengatasinya, mencari jalan keluar dan melipatgandakan
kesungguhannya. Dan tentu saja akan bertawakal.
Pada jaman Rasulullah SAW dikisahkan seorang ibu yang tidak
memiliki sesuatu apa pun untuk diserahkan dalam membantu
agama-Nya, namun karena ibu tersebut memiliki kesungguhan
yang kuat, kemudian beliau menyuruh anaknya untuk pergi
ke medan perang. Beliau menyuruh anaknya untuk menjaga
Rasulullah SAW dengan pedangnya. Bahkan karena anak tersebut
tidak kuat mengangkat pedang, ibunya kemudian mengikat pedang
tersebut di betis anaknya dan melepas kepergiannya ke medan
perang.
Sudahkah kita memiliki kesungguhan untuk membantu agama-Nya?
Sekarang ini masih ada umat Islam yang masih enggan menunjukkan
identitas ke-Islamannya. Misalnya mereka masih menganggap
memakai jilbab adalah suatu hal yang "kampungan". Atau bila
bertemu dengan sesama muslim enggan mengucapkan salam Islami,
mereka lebih bangga mengucapkan 'Selamat Pagi', 'Selamat Siang',
dan sebagainya.
Apabila kita tidak memiliki kesungguhan untuk menciptakan
kehidupan yang Islami ini, bagaimana kita akan menjadi
rahmatan lil'alamin? Kita dapat mulai membantu tegaknya Islam
dengan dimulai memperbaiki aqidah,i'tikad, perasaan, pikiran,
dan tingkah laku dengan cara lebih sungguh-sungguh lagi.
Sehingga cita-cita terbentuknya kehidupan Islami insya Allah
dapat terwujud.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|