Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Ada seorang Bapak, seorang pekerja kasar dengan penghasilan
yang sangat pas-pasan. Tetapi bapak tersebut mempunyai mimpi besar,
bahkan orang lain mengatakan bahwa mimpinya terlalu besar untuk
orang seperti bapak tersebut.
Suatu saat, bapak tersebut mendatangi kakaknya karena membutuhkan sejumlah
uang untuk membayar uang SPP anaknya. Dia bermaksud meminjam
uang kepada kakaknya yang kebetulan mempunyai tingkat ekonomi
yang lebih baik.
Apa yang didapat?
Kakaknya berkata, "makanya kamu harus mengukur diri, jangan memaksakan.
Menyekolahkan anak itu susah, butuh uang besar. Sudahlah dengan begini
saja kita bisa makan."
Bukan hanya itu, tetangganya ada yang berkata
"Buat apa sich capek-capek menyekolahkan anak. Meskipun sekolah tinggi
buktinya banyak sarjana yang menganggur."
Bapak itu tidak bergeming. Meski masih ada kata-kata yang miring tentang
sepak
terjangnya. Bapak tersebut terus berusaha, segala cara dilakukan untuk
bisa membiayai anak sekolahnya.
Bapak tersebut mempunyai keyakinan bahwa usahanya akan berhasil jika
terus berusaha tanpa kenal menyerah. Bapak tersebut sadar bahwa ketentuan
itu
ada ditangan Allah. Bapak tersebut sering menasehati anaknya,
"Meskipun kita terus berusaha sekuat tenaga, jika Allah tidak mengijinkan
kita tidak akan berhasil. Tetapi sebaliknya meskipun kita banyak
keterbatasan
jika Allah mengijinkan kita untuk sukses, kita bakal sukses. Yang penting
bagi kita adalah tetap berusaha, soal hasil kita serahkan saja kepada
Allah."
Bapak tersebut bukan hanya pandai memberikan motivasi kepada anak-anaknya
tetapi juga memberikan contoh. Contoh orang yang tidak pernah mengenal
kata menyerah, bahkan pada saat-saat paling kritis pun.
Hidup dibawah kesulitan mengejar cita-cita, dengan komitmen terus
dilakukannya. Terus dan terus sampai mulai membuahkan hasil. Meskipun
tidak 100% impiannya tercapai, tetapi dua anaknya berhasil lulus
dari perguruan tinggi terkemuka dan keduanya mendapatkan
pekerjaan yang cukup bagus.
20 tahun lebih sudah lewat, kehidupan bapak tersebut sudah lebih baik.
Sementara disekililingnya begitu-begitu saja. Kecuali beberapa orang
yang mengikuti jejak bapak tersebut, atau memang mempunyai pemikiran
yang sama dengan bapak tersebut.
Setelah keberhasilan dua anaknya, dengan kehidupan yang sudah lebih
baik, ternyata mimpinya tidak pernah berhenti. Dinasehati anaknya
"Nak, lihat sekililing kamu, saudara-saudara kamu, masih banyak yang
harus kita tolong. Masih ada masjid yang harus kita bangun. Berpikirlah
apa yang bisa kita lakukan untuk saudara-saudaramu."
Suatu mimpi yang tidak pernah berhenti, yang terus memberikan motivasi
baik bagi dia sendiri maupun kepada anaknya untuk terus berusaha. Untuk
bisa memberikan kontribusinya kepada orang lain. Inilah motivator yang
tidak pernah habis, motivator yang tidak terbatas.
Meski bapak tersebut, kini telah tiada, tetapi semangat tidak pernah hilang,
melekat pada anaknya serta orang yang dekat dengan bapak tersebut.
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|