Artikel Motivasi Islami

Islami


Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu


Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
   


Oleh Rahmat*



Banyak orang yang masih tidak memahami apa yang disebut dengan islami. Sebagai contoh, ada acara TV yang maksudnya ingin islami, namun kenyataan hanya memunculkan simbol- simbol Islam belaka, tidak sampai kepada esensi dari islami itu. Mereka hanya menampilkan kerudung (yang kadang tidak sesuai syar'i), mereka hanya menonjolkan ucapan salam, musik nasyid, dan sebagainya.

Simbol Islam memang salah satu dari bagian islami, namun yang lebih penting lagi islami harus meliputi aqidah, i'tikad, perasaan, pikiran, dan tingkah laku. Aqidah, i'tikad, perasaan, pikiran, dan tingkah laku harus memiliki warna (sibghah) Islam. Itulah yang dinamakan islami.

Islami juga harus meliputi pergaulan kita dengan sesama manusia. Dimulai dari saling mengenal, saling memahami, dan saling menolong sehingga terbentuk suatu jamaah yang kuat dan hidup dengan satu aqidah Islam. Kelengkapan lain dalam kehidupan yang islami ialah masalah harta. Zakat, infaq, shadaqah, dan sunduk (uang kas) harus menjadi bagian dalam kehidupan.

Bayangkan jika kehidupan islami tersebut sudah terealisasi dalam kehidupan kita sehari-hari, baik dari segi aspek aqidah, pergaulan, dan masalah harta. Jika hal ini terjadi maka "raksasa" yang sedang tertidur ini akan segera bangun. Akan terbentuk suatu umat, yang individunya kuat, yang jamaah kuat, dan juga memiliki kekuatan harta.

Jika itu terjadi, umat Islam akan memerankan pernanannya sebagai rahmatan lil'alamin. Kehidupan yang tenang, aman, dan makmur bukan saja untuk umat Islam tetapi untuk seluruh umat manusia. Insya Allah, kita akan mendapatkan kedudukan yang layak menurut Allah SWT.


Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......




Copyright © 2004 Motivasi Islami, All rights reserved.