Halaman Depan
Artikel Motivasi
eBook Gratis
Produk
Kontak Kami
Buku Tamu
Ebook ekslusif berbahasa Indonesia untuk bisnis online Anda
|
|
|
Oleh Rahmat*
Seorang raja bernama Nuh Ibn Mansur, seorang raja di Bukhara
menderita suatu penyakit. Dia memanggil tabib-tabib terkenal
di negerinya, namun penyakit tak kunjung sembuh, sampai bertemu
dengan seorang pemuda yang baru berusia 17 tahun.
Pemuda tersebut mampu mengobati sang raja. Tentu saja Raja sangat
senang dan berkeinginan memberikan hadiah bagi anak muda ini.
Anda tahu apa yang minta oleh anak muda tersebut?
Menikah sama putrinya yang cantik?
Bukan.
Meminta harta yang banyak?
Bukan.
Meminta kedudukan yang tinggi?
Bukan.
Ternyata pemuda tersebut meminta ijin untuk bisa membaca
semua buku yang ada di Perpustakaan Kerajaan.
Ini bukan kisah dongong fiksi, ini adalah kisah nyata.
Pemuda tersebut adalah Ibnu Sina, bapak kedokteran dunia.
Bukunya sangat terkenal, Al Qanun fi Al Tib (The canon of
Medicine), tidak ada satu rujukan pun dalam ilmu kedoteran
yang tidak mengambil rujukan dari Ibnu Sina. Di masa mudanya,
ia telah memperlihatkan bakat yang luar biasa dalam kedokteran,
dan ketika itu ia cukup kondang di kampungnya sebagai tabib
muda.
Kejeniusannya luar biasa. Pemikirannya, terutama dibidang
filsafat dan kedokteran, mengilhami karya-karya pemikir
Barat, dan membanjiri leteratur modern. Dikalangan barat
dia dikenal dengan nama Avicienna.
Dimanakah ibnu sina-ibnu sina saat ini?
Rahmat adalah kontributor artikel tetap bagi web site dan Buletin Mingguan Motivasi Islami
www.motivasi-islami.com
Artikel Lainnya......
|
|