4 Strategi Memperbaiki Diri Yang Radikal dan Dramatis

perbaikan diriSering kali terdengar, orang-orang mengatakan kalau dia ingin memperbaiki diri. Namun sering juga terdengarnya seperti klise. Hanya terucap, namun tidak ada perubahan yang terjadi setelah berlalunya waktu. Ini bukan malah action atau tidakan. Diantara mereka ada yang bertindak, namun tidak memberikan perubahan yang berarti.

Lalu mengapa itu terjadi? Penyebabnya karena kebanyakan orang masih terjebak pada Zona Nyaman. Dia ingin menuju Zona Sukses tapi enggan melepaskan zona nyaman dia. Persis seperti dibahas pada artikel sebelumnya tentang Jebakan Pisang.

Apakah Saya Berada Di Zona Nyaman?

Mengapa sulit memperbaiki diri? Jebakan zona nyaman sering kali tidak terasa. Kebanyakan orang beranggapan dia sudah baik-baik saja. Kebanyakan orang merasa dia sudah bebas dari zona nyaman. Namun nyatanya tidak. Indikasinya adalah saat dia tidak juga beranjak menjadi pribadi yang lebih baik untuk sekian lama.

Perbaikan ini di segala bidang, termasuk masalah keuangan. Lihatlah kondisi keuangan Anda 2-3 tahun ke belakang. Jika masih sama-sama saja, artinya Anda berada di zona nyaman. Anda belum berubah. Apalagi jika terjadi penurunan, bukan hanya tidak ada perbaikan diri, namun mempertahankan diri pun tidak bisa.

Artinya Anda perlu memiliki strategi memperbaiki diri yang radikal dan dramatis.

Mau?

Pertama: Diawali Dengan Visi Yang Jelas

Tidak bosan-bosannya saya menekankan pentingnya visi yang jelas. Visi yang jelas adalah arah dari hidup Anda. Tindakan Anda akan percuma jika arahnya ke arah yang salah. Yang terjadi hanya buang-buang sumber daya, energi, dan waktu. Kejelasan arah sangat penting agar tindakan Anda tidak percuma.

Jadi apa visi Anda? Sederhananya adalah mau menjadi seperti apa nanti? Apakah mau lebih kaya? Mau menjadi lebih pintar? Mau menjadi lebih baik dalam bidang apa? Gambarkan secara spesifik.

Mantapkan dengan pernyataan tujuan yang SMART agar langkah Anda menjadi semakin dahsyat.

Kedua: Sadari Bahwa Segala Sesuatu Ada Bayarannya

Ya, jangan harap Anda akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik jika tidak mau membayarnya. Segala sesuatu ada bayarannya. Semakin besar keinginan Anda, akan semakin besar bayaran diperlukan.

Apakah bayaran itu dalam bentuk uang? Ya, itu salah satu bayaran yang bisa Anda keluarkan. Tapi tidak harus uang dan tidak hanya uang saja. Ada bayaran lain yang perlu diberikan diantaran waktu, kerja keras, rasa sakit, penderitaan, dan pengrobanan. Itu pasti, Anda harus menyadari itu.

Sungguh aneh, jika Anda menginginkan sesuatu tetapi tidak mau membayarnya. Anda harus mau atau lupakan kehidupan yang lebih baik. Untuk mendapatkan ridha Allah dan mendapatkan syurga juga pun ada bayarannya berupa keimanan dan konsekuensinya. Ibadah yang banyak, benar, dan ikhlas perlu kita lakukan.

Untuk itu, maka deklarasikanlah:

Ketiga: Deklarasi: “Selama itu Halal, Saya Siap Melakukan Apa Pun”

Setelah Anda sadar bahwa meraih sesuatu yang lebih baik membutuhkan bayaran, maka Anda harus siap membayarnya. Anda harus siap melakukan apa pun untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Anda harus siap membayar apa yang Anda cita-cita kan.

Anda harus mau berinvestasi pada pikiran Anda. Mau berinvestasi pada perbaikan diri Anda. Mau belajar dan mencoba. Mungkin sulit, mungkin sudah, dan membingungkan. Tapi itu yang harus Anda lakukan jika mau melakukan perbaikan diri secara radikan dan dramatis.

Siap?

Harus siap! Jika tidak, lupakan saja.

Selain berinvestasi pada diri Anda, Anda harus siap melakukan apa pun (selama halal) untuk meraih apa yang Anda cita-citakan. Buatlah rencana untuk meraihnya. Rencana yang siap Anda lakukan satu persatu, bukan hanya tertulis di kertas atau di komputer.

Jangan pernah mundur selangkah pun jika melihat ada rencana yang sulit, berat, atau mahal untuk dilakukan. Terus maju, dobrak segala penghalang. Jangan berhenti apa lagi mundur. Hanya dengan ini, Anda bisa meraih apa yang Anda cita-citakan. Hanya dengan ini Anda bisa mengubah diri sendiri menuju pribadi yang lebih baik.

Sesungguhnya, Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, hingga mereka mengubahnya sendiri.” (Q.S. Ar-Ra’du [13] : 11)

Keempat: Berdo’alah Dengan Keyakinan Yang Mantap Tak Tergoyahkan

Dikabulkan doa seseorang dari kalian selama ia tidak terburu-buru, ia berkata:’Aku sudah berdoa tapi belum dikabulkan doaku” (Riwayat Bukhari-muslim)

Berdoalah kalian kepada Allah dengan yakin akan dikabulkan, ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati lalai dan lengah.” (Tirmidzi)

Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu” (Surat Al Mu”min (40) ayat 60)

Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku” (Surat Al Baqoroh (2) ayat 186)

Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Maha Murah hati. Allah malu bila ada hambaNya yang menengadahkan tangan (memohon kepada-Nya) lalu dibiarkannya kosong dan kecewa. (HR. Al Hakim)

Seperti apakah do’a Anda selama ini? Perbaikilah, jika benar-benar yakin, insya Allah, Allah akan mengabulkan do’a kita.

Lakukan Strategi Memperbaiki Diri Yang Radikal dan Dramatis ini dan lihat apa yang akan terjadi nanti.

8 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield