3 Langkah Meraih Sukses: Sukses Seperti Menaiki Tangga

Dapatkan 2 eBook senilai Rp 99.000 yang membedakan orang sukses dan gagal.

Masukan email Anda, klik Daftar untuk mendapatkan update artikel dan ebook Gratis Rahasia Sukses dari Zona Sukses.

Email:

3 Langkah Meraih Sukses Utama

Ini adalah fundamental sukses, yaitu ada 3 langkah meraih sukses yang utama. Jika Anda tidak memahami ini, Anda akan sulit meraih sukses. Saya melihat, semua orang yang sukses melalui 3 langkah ini. Apakah Anda mau meraih sukses, maka lakukan 3 langkah meraih sukses ini.

Meraih Sukses Seperti Menaiki Anak Tangga

Itulah kenapa saya sering menggambarkan sukses dengan anak tangga, karena meraih sukses seperti menaiki anak tangga. Bukan sekedar gambar, gambar tangga seperti di samping ini mengandung filosofi sukses yang sering dilupakan.

Capek donk? Ya, tentu saja. Anda berharap ada cara yang tidak capek? Bagaimana pun, jika Anda menginginkan sesuatu, Anda harus membayarnya. Bisa membayarnya dengan uang atau bisa dengan kerja keras. Jika Anda tidak mau kerja keras, maka Anda bisa menggantinya dengan membayar sejumlah uang. Masalahnya, untuk memiliki uang juga perlu kerja keras bukan?

Ya, Anda harus memiliki kemauan untuk menaiki anak tangga. Meraih sukses itu perlu perjuangan, perlu proses, perlu waktu, dan perlu pengorbanan seperti kita akan menaiki anak tangga. Bahkan, ada resiko jatuh yang harus siap Anda hadapi. Tidak ada cara lain, sebab Allah menyuruh kita berusaha selain berdo’a. Jadi langkah kedua adalah Anda harus memiliki kemauan.

Setelah Anda memiliki kemauan, pertanyaanya, Anda mau menaiki anak tangga yang mana? Artinya Anda harus mengetahui anak tangga apa saja yang harus Anda naiki. Jangan sampai, Anda sudah capek-capek menaiki anak tangga, ternyata mengarahkan Anda ke lantai yang salah. Anda hanya capek tanpa hasil, membuang waktu dan energi. Sementara waktu tidak bisa kembali.

Jadi, jika Anda ingin sukses: Anda harus tahu apa saja yang menjadi anak tangga itu. Kedua: Anda harus mau menaiki anak tangga itu. Sederhana, tapi mengapa banyak orang yang tidak mau atau tidak bisa mengaplikasikannya?

Jika meraih sukses seperti menaiki anak tangga, apa saja anak tangga itu secara real? Atau, dalam prakteknya, anak tangga meraih sukses itu apa saja?

Inilah yang akan kita bahas saat ini. Anak-anak tangga ini ibarat balok-balok yang perlu Anda susun, sehingga bisa digunakan untuk meraih puncak. Susun satu balok, kemudian Anda naiki. Bangun lagi, naiki laigi dan seterusnya sampai Anda meraih puncak, dengan kata lain meraih sukses.

Meraih Sukses Itu Seperti Menyusun Balok Bahan Baku Tangga

Jika meraih sukses sukses itu diibaratkan menaiki anak tangga, maka agar tangga itu ada, kita harus membuat terlebih tangga tersebut. Ibaratnya dengan cara menyusun balok-balok agar tersusun sedemikian hingga menjadi sebuah tangga yang bisa naiki. Lalu balok-balok apa saja yang harus kita miliki?

Balok pertama: pengetahuan.

Anda harus memiliki pengetahuan yang cukup untuk meraih sukses. Jangan asal bertindak. Orang yang asal bertindak seperti orang yang asal pergi tanpa tahu caranya.  Jadi, dapatkan pengetahuan yang cukup untuk meraih sukses.

Sering kali ada yang mengatakan bahwa ilmu tidak penting karena yang penting itu adalah tindakan. Betul sekali, tindakan itu penting. Pertanyaanya adalah tindakan apa? Anda hanya bisa bertindak setelah mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan. Nah pengetahuan ini adalah ilmu. Anda tidak mungkin bisa bertindak tanpa pengetahuan.

Ilmu apa saja yang Anda perlukan untuk meraih sukses? Jika Anda mau sukses bisnis, maka Anda perlu memilki ilmu bisnis agar mengetahui tindakan-tindakan apa saja yang bisa Anda lakukan dalam meraih sukses dalam bisnis. Begitu juga jika Anda ingin meraih sukses dalam karir, relasi, dakwah, dan sebagainya, Anda harus mengetahui ilmunya dulu agar tidak salah bertindak.

Balok kedua: keterampilan.

Jika ada yang mengatakan pengetahuan saja tidak cukup, yang penting tindakan! Benar? Maaf… belum tepat. Sebelum bertindak, Anda harus memiliki keterampilan untuk bertindak. Setelah Anda memiliki pengetahuan yang cukup, Anda pun harus memiliki keterampilan yang cukup untuk melakukan apa yang perlu dilakukan.

Sebagai contoh, saat Anda membaca buku teknik berenang, Anda belum tentu bisa berenang kecuali Anda sudah melatihnya. Artinya Anda sudah memiliki keterampilan berenang, bukan hanya mengetahuinya saja. Pengetahuan adalah langkah pertama dan keterampilan langkah keduanya. Keduanya sama-sama penting, tidak hanya salah satu.

Balok ketiga :sumber daya.

Ini adalah apa saja yang diperlukan untuk terwujudnya sesuatu.

Untuk membangun rumah; tentu kita perlu pasir, semen, batu bata, cat, genting, dan sebagainya. Termasuk sumber daya manusia.

Untuk membangun bisnis sukses; artinya perlu peralatan, gedung, mesin, bahan baku, dan sumber daya.

Untuk membangun karir sukses?

Jika saya simpulkan, kegagalan dalam bisnis hanya disebabkan oleh satu faktor, yaitu kegagalan mendapatkan sumber daya. Jika Anda gagal karena pemasaran, artinya Anda gagal mendapatkan sumber daya manusia yang bisa menangani pemasaran Anda. Jika Anda gagal karena modal, artinya Anda gagal mendapatkan modal. Untuk itulah dalam Video Bisnis Anti Gagal, saya bagikan rahasia bagaimana agar Anda bisa meraih sumber daya apa pun yang Anda butuhkan untuk meraih sukses dalam bisnis.

Kesimpulan

Nah, sekarang tinggal kemauan Anda untuk menyusun semua balok yang diperlukan dan menaikinya. Jumlah balok, tergantung seberapa besar tujuan Anda. Semua tangga bisa Anda susun dan naiki, jika Anda punya motivasi.

Ada yang aneh… banyak orang yang mengatakan: saya tidak tahu, tidak bisa, dan tidak punya. Ya iyalah… justru tugas Anda untuk mengambil tindakan; supaya tahu, supaya bisa, dan supaya punya. Nunggu ada yang ngasih? Mimpi kali… Take action! Anda harus bertindak menyusun 3 balok itu untuk meraih sukses.

Masuki Zona Sukses

Solusi bagi Anda yang ingin berubah, namun masih terasa sulit.

Anda tidak akan pernah sukses, jika masih berada di Zona Nyaman. Dapatkan ebook Memasuki Zona Sukses dan Tinggalkan Zona Nyaman, Plus update artikel Motivasi Islami. Masukan email Anda, Klik Daftar.

Email:

There are 3 Comments.

  1. An's
    11:54 am March 6, 2010

    Sebenarnyalah begitu…,
    Kembali termotivasi dari tulisan-tulisan anda pak.
    Semoga aku dapat mengaplikasikan dg satu langkah awal tindakan nyata.
    Terimakasih.

  2. said
    1:51 pm March 7, 2010

    bila km syng pd diriw ingatlah pd kematian krn kt bakalan kembali pdx n smua yg tlah d berikan hanyalah sbuah titipan yg membuat kita lupa pd kehidupan yg sebenarx…???

  3. Tisa Riantika
    2:28 pm September 24, 2012

    dan hidup itu adalah ketika qt slalu mngingat “kematian itu pasti akan menjemput”.. persiapkan diri sebaik mungkin, dgn mnjadi tamu terbaik di bumi Allah.. :)

Leave a Reply

*

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield