1:36 pm - Thursday May 9, 8712

Semua Butuh Waktu

Friday, 20 March 2009, 17:07 | Cerita Sukses, Hikmah Kisah Inspiratif, Inspirasi, Sukses | 5 Comments | Read 372 Times
by Rahmat ST

“Ayah, saya ingin mangga yang dipetik dari pohon sendiri.” Kata seorang anak kepada ayahnya.

“Kalau begitu kamu harus menanamnya, nak!” kata ayahnya.

“Baiklah ayah, apakah lusa saya bisa memetiknya?” kata anaknya penuh harap.

“Anaku sayang, kamu harus menunggu bertahun-tahun untuk memetik mangga yang kamu tanam. Itulah sunatullah. Semuanya butuh waktu. Bersabarlah”

Silahkan simak video yang penuh inspirasi di bawah ini (kurang dari 3 menit)




by Rahmat Mr. Power

Rahmat adalah penulis utama Motivasi Islami, seorang ahli dalam peningkatkan pencapaian. Dapatkan produk peningkatan kualitas dan potensi diri karya Rahmat di Zona Sukses. Silahkan kunjungi GlobalPro Bisnis jika Anda ingin meningkatkan omzet bisnis Anda. Jika Anda ingin meningkatkan penghasilan dengan kerja di rumah, silahkan baca artikel-artikel Rahmat di blog Kerja di Rumah. Kunjungi di Google+

Tingkatkan kualitas dan potensi diri, omzet bisnis Anda, dan penghasilan Anda.


Tuliskan Komentar Anda!

Tuliskan pemikiran, ide, dan gagasan Anda melalui komentar Facebook di bawah ini. Jika kotak komentar tidak terlihat, KLIK Add a Comment


Tagged with: Cerita Inspirasi, cerita orang sukses, Cerita Sukses, cerita sukses pengusaha, sabar, waktu

5 responses to "Semua Butuh Waktu"

  1. Danu says:

    Video yang inspiratif. Kadang kita bersikap seperti anak yang minta mangga. Sekali tanam minta langsung panen. Setiap area ada sunatullah-nya. Tinggal kita mau tanam apa. Kalau tanam padi, 3-4 bulan kita bisa panen. Kalau tanam pohon jati 10 tahun, paling cepat baru bisa memetik hasil. Ayah itu benar. Bersabarlah….. Bersabar artinya mau mengikuti step-step nya sesuai area yang kita geluti. Masing-masing punya step yang berbeda. Masing-masing punya sunatullah nya sendiri-sendiri. Bersabar artinya, mau menyiangi, menyirami dan merawatnya. Bersabar itu active, bukan pasive diam menunggu. Plan your work, work your plan.

  2. Assalamu’alaikum
    Hiks..hiks… Saya sedih Pak. Karena Saya belum termasuk orang2 yang bersabar. Tapi yah… Namanya juga masih Belajar bersabar. Mudah2an bisa jadi lebih sabar dari yang kemarin2… Amin

  3. suci says:

    setuju… videonya inspiratif banget, hanya saja krn bahasa inggris, harus pelan2 bacanya. jd hrs diulang-ulang muternya he…he… masih belajar ^_^’
    ada yg punya / berniat bikin versi slide shownya ga ya…

  4. wahyudin says:

    sadayana jalmi rata rata, kirang sabar. padahal justru sabar anu matak ngajadi jeng kaala buahna. nuhun, mugiaa urang sadayana sing dipasihan kasabaran

  5. Jumpa UA says:

    hebat ceritanya pak…
    kadang kita kurang sabar dan ingn cepat memetik hasil
    padahal upaya belum maksimal
    kalau kata orang tua “kalau belum sampai muntah, belum maksimal”

Leave a reply

Ikuti Kami di Google+

Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.
Terhubung dengan kami. Klik Disini! (Ada hadiahnya)
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline 
SEO Powered By SEOPressor

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin