Motivasi Karyawan Yang Ingin Sukses Dalam Karir

Dapatkan 2 eBook senilai Rp 99.000.

Masukan email Anda, klik Daftar untuk mendapatkan update artikel dan ebook Gratis Rahasia Sukses dari Zona Sukses.

Email:

motivasi karyawanMotivasi karyawan memegang peranan yang sangat penting jika si karyawan tersebut ingin sukses dalam karirnya. Namun sering kali, banyak hal-hal yang melemahkan motivasi kita saat bekerja. Bisa kondisi kerja, atasan, rekan kerja, masalah pribadi, masalah penghargaan dan sebagainya.

Banyak orang yang kalah dengan berbagai hal yang melemahkan motivasi tersebut. Akhirnya mereka bekerja dengan motivasi yang rendah, sehingga produktivitasnya rendah, dan ini jelas akan berpengaruh pada keberhasilannya dalam karir.

Motivasi Karyawan Dibutuhkan Perusahaan

Orang yang memperkerjakan Anda, tentu membutuhkan motivasi kerja Anda. Mereka tidak mau memiliki karyawan yang malas bekerja karena produktivitasnya akan rendah. Mereka tidak membutuhkan kehadiran Anda, mereka membutuhkan kontribusi Anda. Jadi jelas karyawan dengan motivasi tinggi dibutuhkan oleh perusahaan.

Dari sini, kita sudah bisa mengambil kesimpulan, jika ingin sukses bekerja, maka kita harus menjadi karyawan yang memiliki motivasi tinggi. Motivasi tinggi berkaitan dengan produktivitas, dan produktivitas berkaitan dengan kontribusi Anda. Inilah yang dibutuhkan oleh perusahaan dari karyawannya.

Motivasi Karyawan Tanggung Jawab Karyawan Sendiri

Yah, Anda sendiri yang bertanggung jawab atas motivasi Anda. Jika Anda mau sukses dalam karir, maka tingkatkan dan pertahankan motivasi tinggi Anda. Jika Anda malas atau memiliki motivasi rendah, maka Anda sendiri yang akan menanggung akibatnya.

“Tapi….”

Saya tahu, masih ada orang yang akan mengatakan “tapi”. Yah, saya tahu banyak hal yang bisa melemahkan motivasi kita. Rekan kerja, atasan, gaji, lingkungan, sampai masalah pribadi bisa melemahkan motivasi Anda. So, what gitu lho?

Semua orang akan mengalami hal yang sama. Jika Anda bisa terganggu oleh rekan kerja, maka orang lain pun sama. Jika orang lain merasa tertekan oleh atasan, maka orang lain pun sama. Itu masalah umum. Namun, pada kenyataannya, banyak orang yang bisa berhasil dalam karir meski banyak hal yang melemahkan motivasi mereka.

Jika Anda mau sukses dalam karir, sementara situasi kerja sangat merusak motivasi, justru ini kesempatan bagi Anda untuk menjadi karyawan yang berbeda dengan karyawan lain. Saat karyawan lain runtuh motivasinya, Anda muncul menjadi karyawan dengan motivasi tinggi. Anda akan menjadi pribadi yang berbeda, Anda akan memiliki poduktivitas berbeda, Anda akan menonjol, dan harapan untuk meraih karir yang lebih baik terbuka lebar.

Motivasi karyawan adalah tanggung jawab karyawan sendiri. Motivasi Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri. Jadilah orang yang berbeda, memiliki motivasi tinggi, meski situasi tidak mendukung. Tunjukan kalau Anda hebat, kalau Anda berbeda dengan orang lain.

Memang, perusahaan sendiri memiliki tanggung jawab untuk memelihara motivasi karyawannya. Tapi itu urusan lain, Anda sebagai karyawan, fokuslah pada diri sendiri, bagaimana agar Anda sukses. Daripada sibuk mengeluhkan perusahaan yang tidak memperhatikan motivasi karyawan mereka, lebih baik Anda sibuk untuk membangkitkan dan mempertahankan motivasi Anda. Anda boleh usul dan memberikan masukan kepada perusahan. Tapi, jangan dijadikan alasan Anda loyo dalam bekerja.

Pesan Sponsor:
Silahkan pelajari bagaimana membangkit motivasi. Saya sudah menulis ebook Motivasi Diri yang merupakan bonus Beautiful Mind Power dan video yang menjelaskan bagaimana membangkitkan motivasi, yaitu Instant Motivation Weapon

Jika Anda masih memiliki unek-unek tentang motivasi karyawan, silahkan tuliskan pada form komentar dibawah.

Masuki Zona Sukses

Solusi bagi Anda yang ingin berubah, namun masih terasa sulit.

Anda tidak akan pernah sukses, jika masih berada di Zona Nyaman. Dapatkan ebook Memasuki Zona Sukses dan Tinggalkan Zona Nyaman, Plus update artikel Motivasi Islami. Masukan email Anda, Klik Daftar.

Email:

There are 6 Comments.

  1. saya perna pak jadi karyawan isinya mengeluh terus,dan saya keluar. alhamdulilah.. karena sebuah motivasi saya ingin usaha sendiri akhirnya keturutan juga,wlau masih kecil2lan dan sekarang motivasi saya ingin usaha saya semakin besar. amiin.. trimakasi pak rahmat motivasinya selalu saya nantikan wassalam…

  2. endang
    7:13 pm November 25, 2010

    Saya merasa bekerja tak ada semangat karena atasan hanya melihat kekurangan saya, seperti lambat dan pelupa. bila omset warnet meningkat tak ada respon apapun. Dan saya kurang mempunyai motivasi. mohon saran nya
    Terima kasih.

  3. evi
    6:48 am February 5, 2011

    Assalammualaikum, saya bekerja sudah lebih dari sepuluh tahun. selama ini sudah berusaha bekerja maksimal, namun perusahaan selalu menuntut lebih terutama sang pemilik. kami secara tidak langsung di wajibkan lembur setiap hari, pekerjaan merangkap yg seharusnya dikerjakan tiga orang dikerjakan seorang diri, tidak ada jenjang karier, bonus or kenaikan gaji secara berkala. bahkan kami dilarang sakit n cuti hamil hanya akan diijinkan selama 1 bulan karena peerusahaan merasa rugi kalau kami tidak masuk……
    Bapak .. selama ini kami sudah mengalah, lembur sampai jam dua pagi pun kami lakukan. tapi uang lembur n transport g pernah kami terima. sehatkah perusahaan kami, kalau kami pindah ke perusahhan lain ada perasaan g enak. tolong bantu saran u kami. terimakasih evi

    • Wa’alaikum salam

      Ibu Evi.

      Jika saya baca dari tulisan ibu, ada dua kenyataan.

      1. Tetap bekerja, tetapi “tidak enak” seperti yang ibu jelaskan diatas.

      2. Pindah perusahaan, ibu mengatakan “tidak enak”, meski ibu tidak menjelaskan kenapa.

      Kunci dalam hidup adalah ibu memiliki kebebasan dalam memilih. Ibu bisa memilih tetap bekerja, artinya termasuk memilih apa yang terjadi di dalamnya. Jika itu sebuah pilihan, tidak boleh mengeluh.

      Ibu bisa memilih untuk berhenti bekerja dari perusahaan tersebut. Kemudian memilih bekerja diperusahaan lain atau berbisnis. Tentu ada konsekuensinya. Dan karena itu semua pilihan ibu, harus menerima konsekuensinya.

      Menerima konsekuensi bukan berarti menyerah, artinya jika sesuatu berjalan tidak baik, konsekuensinya ibu harus berjuang agar lebih baik.

      Intinya, tentukan pilihan hidup dan jalani konsekuensinya. Semua ada ditangan ibu. Bukan bos perusahaan.

      Dulu saya pernah bekerja, saya diberi jabatan manajer, tetapi karena saya tidak suka (hampir mirip dengan yg ibu alami), saya memilih untuk berhenti bekerja dan berbisnis. Memang tidak mudah, tetapi itu adalah pilihan saya.

      Semoga membantu.

  4. Adhitya
    8:42 am March 24, 2011

    Assalamualaikum,
    Saya seorang trainer di suatu perusahaan. Dan saat ini sedang menghadapi sekitar 280 karyawan demotivasi yang sedang sayang berikan training motivasi. Tulisan ini membuat saya semakin bersemangat untuk membangkitkan semangat mereka kepada satu titik kulminasi dimana mereka dapat merasakan bahwa kerja merupakan suatu ibadah…LUAR BIASA
    Wassalam…

  5. suprianto
    7:34 pm August 22, 2012

    untuk mencapai sesuatu yg kita inginkan tidaklah mudah, tapi kalau seandainya kita tetap fokus dan bekerja ikhlas, insya allah keberhasil itu akan datang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, tetap semangat……

Leave a Reply

*

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield