Kisah Dua Tukang Sol

Dapatkan 2 eBook senilai Rp 99.000 yang membedakan orang sukses dan gagal.

Masukan email Anda, klik Daftar untuk mendapatkan update artikel dan ebook Gratis Rahasia Sukses dari Zona Sukses.

Email:
test

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. “Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.” pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.

“Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?” kata mang Udin memulai percakapan.

“Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.” kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.

“Saya baru satu bang, itu pun cuma benerin jahitan.” kata mang Udin memelas.

“Alhamdulillah, itu harus disyukuri.”

“Mau disyukuri gimana, nggak cukup buat beli beras juga.” kata mang Udin sedikit kesal.

“Justru dengan bersyukur, nikmat kita akan ditambah.” kata bang Soleh sambil tetap tersenyum.

“Emang begitu bang?” tanya mang Udin, yang sebenarnya dia sudah tahu harus banyak bersyukur.

“Insya Allah. Mari kita ke Masjid dulu, sebentar lagi adzan dzuhur.” kata bang Soleh sambil mengangkat pikulannya.

Mang udin sedikit kikuk, karena dia tidak pernah “mampir” ke tempat shalat.

“Ayolah, kita mohon kepada Allah supaya kita diberi rezeki yang barakah.”

Akhirnya, mang Udin mengikuti bang Soleh menuju sebuah masjid terdekat. Bang Soleh begitu hapal tata letak masjid, sepertinya sering ke masjid tersebut.

Setelah shalat, bang Soleh mengajak mang Udin ke warung nasi untuk makan siang. Tentu saja mang Udin bingung, sebab dia tidak punya uang. Bang Soleh mengerti,

“Ayolah, kita makan dulu. Saya yang traktir.”

Akhirnya mang Udin ikut makan di warung Tegal terdekat. Setelah makan, mang Udin berkata,

“Saya tidak enak nich. Nanti uang untuk dapur abang berkurang dipakai traktir saya.”

“Tenang saja, Allah akan menggantinya. Bahkan lebih besar dan barakah.” kata bang Soleh tetap tersenyum.

“Abang yakin?”

“Insya Allah.” jawab bang soleh meyakinkan.

“Kalau begitu, saya mau shalat lagi, bersyukur, dan mau memberi kepada orang lain.” kata mang Udin penuh harap.

“Insya Allah. Allah akan menolong kita.” Kata bang Soleh sambil bersalaman dan mengucapkan salam untuk berpisah.

Keesokan harinya, mereka bertemu di tempat yang sama. Bang Soleh mendahului menyapa.

“Apa kabar mang Udin?”

“Alhamdulillah, baik. Oh ya, saya sudah mengikuti saran Abang, tapi mengapa koq penghasilan saya malah turun? Hari ini, satu pun pekerjaan belum saya dapat.” kata mang Udin setengah menyalahkan.

Bang Soleh hanya tersenyum. Kemudian berkata,

“Masih ada hal yang perlu mang Udin lakukan untuk mendapat rezeki barakah.”

“Oh ya, apa itu?” tanya mang Udin penasaran.

“Tawakal, ikhlas, dan sabar.” kata bang Soleh sambil kemudian mengajak ke Masjid dan mentraktir makan siang lagi.

Keesokan harinya, mereka bertemu lagi, tetapi di tempat yang berbeda. Mang Udin yang berhari-hari ini sepi order berkata setengah menyalahkan lagi,

“Wah, saya makin parah. Kemarin nggak dapat order, sekarang juga belum. Apa saran abang tidak cocok untuk saya?”

“Bukan tidak, cocok. Mungkin keyakinan mang Udin belum kuat atas pertolongan Allah. Coba renungkan, sejauh mana mang Udin yakin bahwa Allah akan menolong kita?” jelas bang Soleh sambil tetap tersenyum.

Mang Udin cukup tersentak mendengar penjelasan tersebut. Dia mengakui bahwa hatinya sedikit ragu. Dia “hanya” coba-coba menjalankan apa yang dikatakan oleh bang Soleh.

“Bagaimana supaya yakin bang?” kata mang Udin sedikit pelan hampir terdengar.

Rupanya, bang Soleh sudah menebak, kemana arah pembicaraan.

“Saya mau bertanya, apakah kita janjian untuk bertemu hari ini, disini?” tanya bang Soleh.

“Tidak.”

“Tapi kenyataanya kita bertemu, bahkan 3 hari berturut. Mang Udin dapat rezeki bisa makan bersama saya. Jika bukan Allah yang mengatur, siapa lagi?” lanjut bang Soleh. Mang Udin terlihat berpikir dalam. Bang Soleh melanjutkan, “Mungkin, sudah banyak petunjuk dari Allah, hanya saja kita jarang atau kurang memperhatikan petunjuk tersebut. Kita tidak menyangka Allah akan menolong kita, karena kita sebenarnya tidak berharap. Kita tidak berharap, karena kita tidak yakin.”

Mang Udin manggut-manggut. Sepertinya mulai paham. Kemudian mulai tersenyum.

“OK dech, saya paham. Selama ini saya akui saya memang ragu. Sekarang saya yakin. Allah sebenarnya sudah membimbing saya, saya sendiri yang tidak melihat dan tidak mensyukurinya. Terima kasih abang.” kata mang Udin, matanya terlihat berkaca-kaca.

“Berterima kasihlah kepada Allah. Sebentar lagi dzuhur, kita ke Masjid yuk. Kita mohon ampun dan bersyukur kepada Allah.”

Mereka pun mengangkat pikulan dan mulai berjalan menuju masjid terdekat sambil diiringi rasa optimist bahwa hidup akan lebih baik.

Bersambung ke : Cerita Motivasi Kisah Dua Tukang Sol Bag 2.

Masuki Zona Sukses

Solusi bagi Anda yang ingin berubah, namun masih terasa sulit.

Anda tidak akan pernah sukses, jika masih berada di Zona Nyaman. Dapatkan ebook Memasuki Zona Sukses dan Tinggalkan Zona Nyaman, Plus update artikel Motivasi Islami. Masukan email Anda, Klik Daftar.

Email:

There are 90 Comments.

  1. sukijan
    7:58 pm March 31, 2009

    ceritanya ispriratif bang,maaf ini kisah nyata acara buka ya bank kl blh tau sumbernya dari mana?

    • admin
      8:59 pm March 31, 2009

      Ini kisah fiksi, tapi saya ambil dari relita. Cerita ini saya yang buat.

    • Prastuty
      6:41 pm April 7, 2009

      Hal yang memang seharusnya kita yakini tapi terkadang kita sendiri yang meragukannya. Padahal sudah jelas dalam salah satu ayat yang menyatakan semakin kita bersyukur maka semakin ditambah nikmatnya oleh Allah. Semoga hati ini senantiasa bersabar dan mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Amin.

  2. Assalamu’alaikum
    Keyakinan itu harus sering dilatih. Caranya ya harus banyak2 berusaha mengambil hikmah dalam setiap kejadian yang Kita alami, banyak berkorban. InsyaAllah Yakinnya jadi meningkat dan bahkan bisa menular

  3. ira
    9:09 am April 2, 2009

    jadi sedih,malu banget saya sama diri saya yang jarang banget menyadari nikmat allah
    makasih banget ceritanya

  4. Subhanallah walhamdulillah wa ala illah wa Allah hu Akbar..

  5. choirul_aj
    6:31 pm April 2, 2009

    semua nikmat yang telah Allah berikan memang harus kita syukuri

  6. Devi Yasmin
    12:06 am April 7, 2009

    Bagus sekali ceritanya pak, kadang kita tak mau menyandarkan diri kepada Allah…tak yakin Allah akan menolong…padahal kalau kita mencintai Allah , pasti kita rela menyandarkan diri kepadaNya…kadang-kadang cinta kita hanya di mulut, tidak di perbuatan…padahal Allah sangat mencintai kita….bahkan tanpa kita balas pun, Allah tetap mencintai kita

  7. Prastuty
    6:44 pm April 7, 2009

    Insya Allah dengan syukur dan tetap berdoa pada malam setelah shalat tahajud doa dan harapan kita akan terkabulkan. Yakinlah Allah berkehendak sesuai dengan prasangka hambanya. Allahu Akbar.

  8. damalisd
    8:44 am May 20, 2009

    Terkadang seorang motivator pun butuh motivator lain untuk memberi motivasi… “sy ibarat mang udin yang butuh kehadiran bang sholeh untuk mentraktir”… adakah bang sholeh itu…??? yang benar-benar ikhlas melakukan sesuatu kebajikan dengan hati yang benar-benar tulus dan bersih..??..saatnya anda membantuku bang sholeh…

  9. Zul Asri
    7:54 pm July 15, 2009

    Luar biasa ceritanya, ,ini bsa membuka kecerdasan spritual seseorang,,,sya sempat terharu dan malu kpda diri sya sendiri..terima kasih motivasinya,,,sya haus akan motivasi sperti ini…

  10. ayya
    3:12 pm February 3, 2010

    ehm..kisahna bikin aya ingat ma kejadian dulu ma tukang sol jg,,..tukang sol yg buat aya semangat untuk lanjutin kuliah…beliau saja bisa mnyekolahkan kedua ankna sampai tinggi, knp aq tidak, meski untuk biaya harus berfikir panjang namun Beliau sudah memberikan Cahaya keyakinan terhadap pertolongan Allah! klo diceritain pasti panjang hehehe…

  11. ayya
    3:12 pm February 3, 2010

    ehm..kisahna bikin aya ingat ma kejadian dulu ma tukang sol jg,,..tukang sol yg buat aya semangat untuk lanjutin kuliah…beliau saja bisa mnyekolahkan kedua ankna sampai tinggi, knp aq tidak, meski untuk biaya harus berfikir panjang namun Beliau sudah memberikan Cahaya keyakinan terhadap pertolongan Allah! klo diceritain pasti panjang hehehe…

  12. La Bora'
    12:27 pm February 11, 2010

    Tidak semua yg qt anggap baik itu benar, begitupula tdk semua yang benar itu bagus, begitupun yang bagus itu tidak selalu benar.

  13. La Bora'
    12:27 pm February 11, 2010

    Tidak semua yg qt anggap baik itu benar, begitupula tdk semua yang benar itu bagus, begitupun yang bagus itu tidak selalu benar.

  14. ayya
    2:51 pm February 12, 2010

    subhanallah, jadi inget tukang sol yg ngasih semangat buat kuliah diriku….(buat bpk tukang sol yg telah memberiku pencerahan ” terima kasih ya pak..(4-5 tahun yg lalu))

  15. ayya
    2:51 pm February 12, 2010

    subhanallah, jadi inget tukang sol yg ngasih semangat buat kuliah diriku….(buat bpk tukang sol yg telah memberiku pencerahan ” terima kasih ya pak..(4-5 tahun yg lalu))

  16. Almhamdullilah.saya menetes air mata tersentak mmbac kisah ini …jzk bang for u story..

    and then …tx

  17. Almhamdullilah.saya menetes air mata tersentak mmbac kisah ini …jzk bang for u story..

    and then …tx

  18. 12:09 am March 4, 2010

    Alhamdulillah satu lagi pencerahan bagi saya, terimakasih Bang Rahmat, mhn ijin di copas di blog sy.

  19. feby marissa
    8:24 am March 17, 2010

    ceritanya bagus banget

  20. menarik, isnpiratif…
    motivasi jauh lebih mudah dicerna dlm bentuk cerita, sprti cara anda ini..
    kami tunggu kisah2 memotivasi lainx…
    salam…

  21. sigit
    4:02 pm April 19, 2010

    Assalamu’alikum wr.wb
    Mas/mba tulisanya saya copy ya?, saya kirim ke teman2 saya. Terima kasih sebelumnya

  22. halo mas, tulisannya saya copas dan blog nya sy link ya..trima kasih…

  23. nisa
    5:25 am May 20, 2010

    aslm.wr.wb

    mas saya copas yaa dan saya link kan.

    jazakallah khair

  24. afandi
    8:25 am May 21, 2010

    alhamdullilah.. q mendapatkan masukan n ilmu yg bermanfaat tuk q.
    Moga allah tetap n selalu menimpahkan rahmat, taufik serta hidayahnya kepada kita semua. Amin……………………………………………………………………..
    Makacieh ya bang yg dah kirim n menerbitkan jua membuat cerita ni.
    GOOD LUCK.

  25. saya tunggu kisah2 memotivasi yang lain bang….

  26. zamyut
    8:46 am May 22, 2010

    terima kasih motivasinya… Jadi teringat Ali bin Abi Thalib dan kisahnya…

  27. kisah inspiratif menjadikan pegangan kita dalam berusaha…

  28. wawan
    5:09 pm July 2, 2010

    Alhamdulillah…semuga allah memberi berkah buat kita semua , amin…

  29. kay
    1:40 pm July 7, 2010

    mantap….inspiratif banget..
    mhon izin tuk di copy ya,…bt ngasih inspirasi bgi teman2…
    thanks.

  30. hartini
    11:15 am July 19, 2010

    cukup inspiratif

  31. au714
    7:47 pm July 19, 2010

    subhanallah ceritanya sungguh menyentuh hati, saya ijin pakai cerita ini untuk tugas sekolah ya pak sumber selalu akan saya tampilkan

    sebelumnya terima kasih

  32. mantaps pak

  33. fuji
    7:12 am August 20, 2010

    Subhanallah …ustadz saya izin share jg ke facebook ya.^_^
    Allhamdullah saya ketemu link url ini..bermanfaat bgt..jazakallah ust.

  34. Subhanalloh…
    Alloh sudah mengatur… Pada saat saya mengalami hal yang serupa, saya klik sebuah link di FB dan hasilnya mengarah ke Artikel ini…
    Saya baca dan hati saya tersentuh pak… Alhamdulillah…

  35. jumpa
    11:33 pm August 26, 2010

    Karunia Allah swt sering tidak kita sadari kehadirannya, padahal selalu mengiringi kita dalam tiap tarikan napas..maafkanlah kami Ya Allah.. syukron pak ustad

  36. Yes
    3:45 pm September 3, 2010

    Ijin share geh

  37. Melani
    3:14 pm September 8, 2010

    cerita nya bagus, saya izin share ya pak,

  38. mia
    4:23 pm September 11, 2010

    salam alaykom

    Subhanallah
    kisah ini jawaban atas kegelisahan saya,,,semoga Allah semakin menguatkan keyakinan kita dan menuntun kita untuk selalu berbaik sangka pada ketetapanNya
    mohon ijin untuk copy paste,,,,alamat tetap saya tampilkan..,semoga bermanfaat terima kasih

  39. khumairoh
    11:18 am September 18, 2010

    aslmkm_izin copy ya pak… crita ini mengingatkan sy pd almarhum kakek yg berprofesi sbg tukang sol (^_^,) sika sedih kalo ingat… subhanallah perjuanganny dlm menyekolahkan anak2nya…

  40. sugianto
    3:37 am September 28, 2010

    cerita yang bagus…..izin copi paste ya pak,cerita ini hampir sama dengan yang aku alami sekarang.

  41. siti zulaeha
    12:05 pm September 30, 2010

    izin share ya Pa!!!

  42. NURUL
    7:31 am October 3, 2010

    Assalam ‘alaikum..
    Afwan pak
    Kalau boleh saya ijin meng-copy, saya print untuk saya ceritakan kepada anak2 didik saya di TPQ deket rumah. Wilayah kami di desa. KEmampuan ekonomi anak2 juga masih menengah ke bawah. Jadi untuk beli buku selain pelajaran masih berat.
    Padahal minat mereka dalam membaca sangat baik, juga untuk mendengarkan cerita.
    Hanya saja, saya tidak banyak ide untuk dongeng kalau tidak mengambil dari buku, siroh2 nabawi dsb.
    Jika diperbolehkan, jazakumullah….
    Nama penulis (antum) saya cantumkan juga, jadi tidak jiplak.

  43. paulus
    12:03 pm October 15, 2010

    minta izin share ya pak,
    semoga anda selalu di beri kesehatan dan Rahmad ALlah SWT

    AW

  44. nazmi
    8:53 pm November 9, 2010

    izin share ya pak.. moga bermanfaat..

  45. udin juga
    7:26 pm November 19, 2010

    assalamu’alaikum..

    izin copy pak…ceritanya bagus banget…

    makasih…

  46. sungguh menggugah cerita dua tukang sol ini, smoga dapat mengguggah jiwa yang kering ini.

  47. Syukron akhi..izin share :-)

  48. inspiratif, beautiful story

  49. inspiratif banget..jzk

  50. Rini
    4:45 am December 10, 2010

    ijin copy & Share ya pak …..

  51. abunaim
    8:28 pm January 24, 2011

    izin kopi buat anak2 dn posting mudah 2 jadi infirasi

  52. eren
    9:14 pm February 5, 2011

    izin copas ya pak.. buat temen2

  53. Ihwan
    8:32 pm February 8, 2011

    cerita yang sangat memotivasi. izin share ya….

  54. goens
    7:20 pm February 17, 2011

    izin copas gan buat inspirasi qt semua

  55. ogi
    9:35 am February 21, 2011

    ijin copy yak.. inspiratif banget

  56. Ade S
    2:07 pm March 5, 2011

    makasih., kisah nya sangat menginspirasi saya.,
    semoga saya bisa lebih baik.,

  57. cerita yang harus di jadikan contoh

  58. erna
    9:11 pm March 7, 2011

    izin copi n share, trims…..

  59. mistri ani
    4:20 pm March 10, 2011

    ijin copy y…bt keluargaku

  60. ucrai
    8:41 pm March 10, 2011

    ijin kopas yaa.. buat kisah insfiratip

  61. crita ny bza mm0tivasi saya tuk jd lbih baik, 5kcie y pak,, mga saya bza brtmu 0rg yg sperti bang Sh0leh….

  62. ijin copast mas…makasih artikelnya..berguna bgt

  63. 5:43 pm April 2, 2011

    tulisan yang sangat memotivasi… ijin share y pak… :) makasih….

  64. Bagus untuk introspeksi…

  65. Sarip Purwanto
    5:52 pm April 22, 2011

    trims mang Sholih ! moga tambah banyak mang sholih-mang sholih lain

  66. Mohammad Zaini
    2:05 pm April 27, 2011

    Izin copy paste ya mas! makasih banyak

  67. subhanallah, luar biasa sgt inspiratif. boleh di copas bg story nya?

  68. putra iip
    11:01 am May 1, 2011

    Allah tak pernah sedetik pun meninggalkn hamba-Nya…

  69. nadzar
    4:31 pm May 5, 2011

    nice story..

  70. Novi
    2:17 pm May 6, 2011

    sebuah pelajaran hidup yang bagus

  71. Wida
    9:46 am May 13, 2011

    Alhmd…dpt ilmu lg.inspiratif bngt.d tnggu crita lainnya

  72. cerita yang bagus…. ijin share ya. thx :D

  73. dwi
    4:15 pm June 12, 2011

    ceritanya bagus… sya tunggu yang lain ijin share jg ya…..

  74. cerita yang oke banget…….moga dapat bermanfaat…..dan mohon ijin share ya….

  75. pashter
    4:09 pm January 11, 2013

    subhnnallah benar” kisah yg mngetuk hati

  76. Keren pa Rahmat, Cerita yang sangat menginspirasi. Mengingatkan kita senantiasa bersyukur dan percaya bahwa rejeki datangnya dari Allah

  77. Subhanalloh, sangat menginspirasi. Memang sering kali kita terutama saya lupa akan nikmat Yang telah Alloh berikan lantas tidak ada kesadaran untuk mensyukurinya.

    Terimakasih.

Leave a Reply

*

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield