“Saya sudah mengikuti berbagai seminar, membaca buku, ebook, dan menonton video motivasi dan pengembangan diri. Mengapa saya sulit berubah? Tidak ada perbaikan yang berarti dalam hidup saya. Tidak ada peningkatan motivasi dalam hidup saya. Semua produk pengembangan tersebut tidak bekerja untuk saya.”
Anda pernah mengalami hal yang sama? Bersyukurlah jika tidak. Saya masih mendapatkan kiriman SMS maupun email yang mengatakah hal yang senada. Mereka mengatakan bahwa seminar, buku, ebook, maupun video tidak bermanfaat bagi mereka.
Apa pengebabnya? Ada 2 penyebab utama, mengapa suatu produk pendidikan tidak bermanfaat.
Yang pertama ialah karena tidak yakin. Seseorang memang berharap mendapatkan sesuatu setelah mengikuti sebuah seminar. Namun dia hanya berharap, bukan meyakini bahwa seminar tersebut akan memberikan hasil. Berharap dengan yakin sungguh berbeda, berharap seolah untung-untungan, namun yakin seolah hasil sudah di tangan.
“Saya berani membayar mahal karena saya merasa yakin”. Coba tanya lebih dalam lagi hati Anda. Betulkah Anda yakin? Saat Anda mengatakan bahwa “Semua produk pengembangan tersebut tidak bekerja untuk saya.” Itu adalah tanda tidak yakin. Keyakinan Anda tercermin dari kata-kata dan tindakan Anda.
Sejauh mana Anda melakukan apa yang diinstruksikan dalam produk pendidikan tersebut? Itu juga menggambarkan keyakinan Anda. Sudahkah Anda mengikuti semuanya? Menjalankan dengan sungguh-sungguh? Silahkan Anda evaluasi lagi.
Yang kedua karena produk informasi tersebut tidak berhasil memperbesar kapasitas diri Anda. Pikiran Anda seperti sebuah wadah yang memiliki kapasitas tertentu. Sebuah cangkir tidak akan pernah bisa menampung air seember, sebanyak apa pun air yang dituangkan, hanya satu cangkir saja yang tersisa.
Hal ini bisa disebabkan karena produk informasi tersebut yang gagal memperbesar kapasitas Anda atau pikiran Anda yang begitu kaku sehingga tidak bisa diperbesar. Penyebab lain bisa juga pikiran Anda penuh dengan pikiran-pikiran negatif sehingga tidak ada lagi ruang untuk hal lain. Oleh karena itu, Anda perlu membersihkannya.
The Confidence Secret adalah produk yang saya buat untuk merentangkan pikiran Anda. Untuk memperbesar kapasitas pikiran Anda. Sementara Beautiful Mind Power: Berpikir Positif Islami untuk membersihkan pikiran Anda dari pikiran kotor dan negatif sehingga muncullah pikiran yang bersih dan indah.
Kata kunci berdasarkan pencarian:
[video motivasi sembuh dari penyakit, berubah, kenapa saya jadi berubah, sms motivasi islami hari ini]Tags: buku, ebook, pikiran negatif, pikiran positif, Seminar,
Insya Allah... Anda bisa membangun bisnis apa pun (offline - online) jika menerapkan isi ebook terbaru saya ini: klik disini (tanpa daftar - langsung download - GRATIS)
kita mang perlu yakin, percaya diri dan berusaha
Betul apa yang disampaikan Pak Rahmat.
Sebanyak apapun buku pengembangan diri, buku cara-cara menjadi milyarder, atau buku-buku motivasi lainnya bahkan yang sangat aplikatif sekalipun kalau keyakinan kita sangat tipis atau tidak mempunyai keyakinan sama sekali terhadap apa yang kita baca maka pengetahuan yang telah kita dapatkan tidak memiliki efek.
Keyakinan adalah hal yang bersifat spiritual. Masih ingat hingar-bingar “BATU PONARI”? Bagaimana sebuah batu bisa “menyembuhkan” penyakit yang diderita seseorang hanya dengan minum air hasil celupan sebuah batu? Setidaknya demikian pengakuan beberapa orang yang berhasil sembuh dari penyakit yang dideritanya. Logika mana yang dapat mendukung bahwa sebuah batu bisa menjadi obat?
Sekali lagi bukan karena batu itu sendiri yang menyebabkan kesembuhan, namun keyakinan yang dimiliki orang yang sakit itulah yang menyebabkan dia sembuh. Ada pepatah Arab yang juga mendukung kebenaran di atas: “Yakinlah pada batu, maka kau akan sembuh”. Saya tidak memperluas hal ini menjadi polemik tentang musyrik atau tidak. Namun di negeri kita tercinta banyak fakta yang mendukung bahwa segelas air putih yang diberikan doa atasnya dapat menyembuhkan penyakit. Jadi, masalahnya terletak pada keyakinan. Para ahli pengembangan diri sepakat dengan pernyataan bahwa apa yang dipikirkan seseorang dan diyakininya maka itulah yang akan terjadi pada dirinya.
Kemudian mengenai kapasitas diri. Hal ini sangat erat kaitannya dengan keselarasan dengan hukum tarik menarik atau law of attraction yang sudah banyak dibuktikan oleh para pakar pengembangan diri. Hukum tarik-menarik juga sama dengan hukum menabur-menuai. Menabur kebaikan akan menuai kebaikan, demikian juga sebaliknya, menabur keburukan akan menuai keburukan. Kapasitas, niat, alur bahasa, isi serta kemampuan menjalin komunikasi dengan pembaca sangat menentukan berpengaruh atau tidaknya sebuah buku bagi pembacanya.
Menurut saya, siapapun kita teruslah untuk belajar. Kita telah diajarkan untuk menuntut ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat (ketika nyawa sudah ditenggorokan). Belajar tidak mengenal kata akhir. Kisah Nabi Musa barangkali dapat menjadi ilham bagi kita untuk tidak pernah merasa cukup dalam belajar sehingga timbul perasaan bahwa kita sudah menjadi orang paling pintar. Itulah sebabnya akhirnya Nabi Musa yang merasa dirinya paling pintar ternyata harus berguru kepada Nabi Khidir.
Sepintar apapun seseorang, dia hanyalah setitik air dari luasnya samudra Ilmu Allah, ditambah lagi dengan tujuh samudra, ditambah lagi,lagi dan lagi karena Ilmu Allah tiada batasnya. Bersikap terbuka! Barangkali itulah sikap yang paling bijak, teruslah belajar sampai akhirnya tidak terasa kita telah sampai di puncak kebahagiaan sejati.
Salam sukses.
Muhtarom Abdullah
[...] Kenapa Sulit Berubah? [...]
ini merupakan kali pertama gw berkunjung ke sini, thanks untuk artikelnya dan salam kenal.
Saya juga pernah mendapatkan eMail seperti itu kok pak….makanya saya baca artikel ini..hehe
Sukarnya berubah kerana perubahan adalah kita melakukan sesuatu di luar kebiasaan. Maka untuk membentuk lingkungan sesuatu yang tidak biasa menjadi kebiasaan sudah pasti memerlukan masa. Jika tidak ada keazaman dan istiqamah bukan mudah untuk berjaya.