Hati-hati Di Jalan! Ada Efek Negatif dari Kalimat Ini

zona sukses

Anda tidak asing dengan kalimat “Hati-hati di jalan?” Tentu, karena kalimat tersebut adalah kalimat yang sering kita dengar dari orang tua kita dan kita sendiri sering mengatakan saat orang yang kita sayangi akan melakukan perjalanan, misalnya saat anak berangkat ke sekolah.

hati-hati di dalan

Inilah tanda kasih sayang kita, karena kita menginginkan keselamatan bagi mereka. Namun ada efek negatif dari kalimat ini.

Secara tidak sadar kita telah dikondisikan untuk menghindari bahaya, kita menjadi terlalu hati-hati terhadap berbagai hal. Masalahnya karena kita terlalu hati-hati, kita bisa kehilangan kesempatan yang banyak. Kita selalu bertindak jika ada jaminan bahwa tindakan tersebut tidak “berbahaya”.

Kita sangat takut kehilangan sesuatu yang sering kali jauh lebih kuat dari keinginan meraih sesuatu. Akhirnya kita tidak pernah mendapatkan berbagai peluang.

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa resiko sebanding dengan keuntungan yang akan diraih. Karena besarnya resiko, sering kali kita menghindari berbagai peluang yang akan memberikan keuntungan yang besar. Kita lebih memilih sesuatu yang memiliki resiko yang rendah meskipun hasilnya lebih kecil.

Tulisan ini bukan berarti bahwa kita harus mengambil semua peluang sembarangan. Kita perlu memperhitungkan berbagai resiko, apa yang akan hilang jika gagal dan apakah kita sanggup menghadapi resiko tersebut?

Resiko untuk kita perhitungkan, bukannya untuk kita jauhi, karena tidak ada peluang tanpa resiko atau pengorbanan. Suatu peluang selalu menuntut kedua hal tersebut. Menjauhi resiko sama dengan menjauhi peluang.

Adalah mimpi jika kita ingin sukses tetapi tanpa mau mengambil resiko atau pengorbanan. Sejauh yang saya tahu, orang-orang sukses selalu melewati suatu episode kehidupan yang penuh kerugian, penderitaan, dan pengorbanan.

Bahkan sebelum keberhasilan dakwah Rasulullah saw, kehidupan beliau penuh dengan pengorbanan dan menghadapi resiko yang besar. Itulah suatu episode kehidupan, masalahnya apakah Anda mau mengambil peran dalam episode yang mana?

Disarankan Untuk Anda:   Apakah Anda Mimpi Di Siang Bolong? Selamat, Jika Ada yang Bertanya Ini
Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.com/gold.php
Follow Me
Dapatkan Update Artikel dan Kata-kata Motivasi Via Telegram Klik Disini. Pastikan aplikasi telegram sudah terinstall di HP/Komputer Anda

Mungkin Anda Suka Artikel Lainnya:

Kerja di Rumah

↑ Grab this Headline Animator

3 Comments

  1. Memang bisa saja seperti itu, pengertian Hati-hati di jalan dengan menghindari bahaya. Namun yang hakiki dari hati-hati di jalan adalah dengan penuh kewaspadaan (tidak lengah/ selalu siaga) terhadap apapun yg akan terjadi di depan mata kita. Jadi sebenarnya bukan menghindari bahaya tetapi ‘siaga menghadapi situasi sejelek/ seburuk/ bahaya apapun di jalan/di depan kita’. Artinya kita bisa berhitung ‘dengan bersiap menghadapi resiko sebesar apapun yang nantinya membuahkan hasil yang sepadan…semakin besar resiko yg kita tanggung berarti semakin besar pula hasil yang bisa kita dapatkan demikian sebaliknya. Hasil disini bisa bermacam-macam, tidak harus diukur dengan materi/ uang semata namun bisa pula diukur dengan hikmah/ esensi spiritual yg kadang tidak terukur nilainya. Demikian comment saya thp artikel ini.

  2. pemikiran saudara Rahmat memang tidak salah,tapi juga tidak sepenuhnya benar. Menurut saya,makna hati-hati di jalan lebih mengedepankan sikap waspada,yang dalam hal ini bukan untuk menghindari resiko yang akan terjadi dari hasil perbuatan kita,tapi kesiapan kita terhadap apa yang akan kita tanggung apabila suatu perbuatan kita lakukan. Besar kecil resiko tergantung dari apa yang kita telah lakukan,jadi berhati-hatilah!!

  3. Betul sekali sahabat Idhom, dalam jangka pendek memang memiliki makna seperti itu. Namun yang saya bicarakan adalah efek negatif yang tidak semua orang mengalami. Saya sering menemukan orang yang akan berbisnis atau investasi, banyak orang yang meminta jaminan bahwa bisnis tersebut akan berhasil, baru dia berbisnis atau berinvestasi. Masalahnya, tidak ada bisnis atau investasi yang 100% akan berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield