<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Motivasi Islami</title>
	<atom:link href="http://www.motivasi-islami.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.motivasi-islami.com</link>
	<description>Melejitkan Potensi Diri</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Feb 2010 08:53:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menuju Perubahan Besar</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/percaya-diri/menuju-perubahan-besar/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/percaya-diri/menuju-perubahan-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 02:14:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Percaya Diri]]></category>
		<category><![CDATA[alasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembenaran]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan besar]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1358</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang menghalangi kita untuk meraih perubahan besar? Betul, &#8220;tidak adanya tindakan untuk berubah.&#8221; Jika Anda ingin berubah, maka Anda harus mengambil tindakan yang bisa mengubah diri Anda. Tindakan yang pertama ialah belajar. Belajar adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Belajarlah yang membuat Anda berubah, dari tidak bisa menjadi bisa ibaratnya belajar mengendarai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/02/p_008.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1360" title="p_008" src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/02/p_008.jpg" alt="" width="150" height="208" /></a>Apa yang menghalangi kita untuk meraih perubahan besar? Betul, &#8220;tidak adanya tindakan untuk berubah.&#8221; Jika Anda ingin berubah, maka Anda harus mengambil tindakan yang bisa mengubah diri Anda. Tindakan yang pertama ialah belajar. Belajar adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Belajarlah yang membuat Anda berubah, dari tidak bisa menjadi bisa ibaratnya belajar mengendarai mobil. Tindakan kedua adalah tindakan utama, yaitu tindakan untuk meraih apa yang ingin Anda lakukan atau miliki. Kini saatnya Anda mengendarai mobil menuju tujuan.<span id="more-1358"></span></p>
<p>&#8220;Saya sudah tahu&#8230;. jika memang ingin berubah harus bertindak.&#8221; Lalu kenapa belum bertindak juga? Banyak hal yang membuat kita tidak mau bertindak, salah satunya ialah tidak <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">percaya diri</a>. Merasa diri tidak akan mampu, tidak akan bisa, tidak akan cukup baik, akan gagal, dan akan mengecewakan. Kadang muncul imajinasi akan kegagalan kita dimasa depan sehingga membuat kita tidak jadi bertindak. Akhirnya muncul berbagai pembenaran dan alasan. &#8220;Saya sudah puas dengan kondisi saat ini.&#8221; &#8220;Saya tidak mau yang muluk-muluk.&#8221; dan berbagai alasan serta pembenaran lainnya.</p>
<p>Jika sikap ini terus kita pelihara, kita tidak akan pernah mengalami perubahan besar dalam hidup Anda. Untuk mengalami perubahan besar Anda perlu bertindak dan hanya orang yang <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">percaya diri</a> yang bisa bertindak. Anda tidak bisa mengatakan bahwa Anda sudah <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">percaya diri</a>. <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">Percaya diri</a> bisa dibuktikan, dan buktinya ialah apa yang Anda capai dan miliki saat ini. Itu adalah ukuran <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">kepercayaan diri</a> Anda.</p>
<p>Jadi, jika Anda ingin menuju perubahan besar. Ingin mendapatkan lebih banyak. Ingin mencapai tujuan-tujuan besar Anda, maka tingkatkan <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">kepercayaan diri</a> Anda. <a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">Kepercayaan diri</a> Anda meningkat, maka tindakan Anda akan meningkat pula dari segi kualitas dan kuantitas. Jika tindakan meningkat, maka wajarlah jika hasilnya meningkat pula. Jangan mimpi memiliki penghasilan yang meningkat tanpa meningkatkan tindakan Anda. Dan jangan mimpi akan meningkat tindakan Anda jika masih dibatasi oleh rendah diri Anda. <strong><a href="http://www.zonzsukses.com" target="_blank">Percaya Dirilah! Klik disini.</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/percaya-diri/menuju-perubahan-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berani Mengambil Resiko</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sikap/berani-mengambil-resiko/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sikap/berani-mengambil-resiko/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 07:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sikap]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[berani]]></category>
		<category><![CDATA[gagal]]></category>
		<category><![CDATA[masa depan]]></category>
		<category><![CDATA[resiko]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1352</guid>
		<description><![CDATA[The future belongs to the risk takers, not the security seekers.  The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve. ~Brian Tracy.
Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/02/resiko-peluang.jpg"><img class="size-full wp-image-1353 alignleft" title="resiko-peluang" src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/02/resiko-peluang.jpg" alt="" width="300" height="288" /></a><em>The future belongs to the risk takers, not the security seekers.  The more you seek security, the less of it you will have and the more you pursue opportunity, the more security you will achieve.</em> ~Brian Tracy.</p>
<p>Masa depan dimiliki oleh para pengambil resiko, bukan pencari keamanan. Semakin Anda mencari keamanan, justru akan semakin sedikiti keamanan yang Anda miliki dan semakin mengejar peluang, semakin banyak keamanan yang akan Anda raih. Dari Brian Tracy.<span id="more-1352"></span></p>
<p>Saya setuju dengan Brian Tracy, bahwa masa depan adalah milik mereka yang berani mengambil resiko. Hanya orang yang berani mengambil resiko akan mencapai hal yang besar. Semakin besar resiko yang diambil, akan semakin besar hasil yang menanti. Resiko kecil, atau yang disebut dengan &#8220;keamanan&#8221; menjanjikan hasil yang kecil juga. Hukum resiko dan imbalan sudah seperti itu.</p>
<p><strong>Tapi tetap harus perhitungan bukan?</strong></p>
<p>Yah, tentu saja. Kita perhitungkan sebelum bertindak. Kita lihat resikonya. Kita bisa menerima resikonya? Jika bisa maka, ambil tindakan. Apakah resikonya bisa diantisipasi? Maka ambil tindakan. Bukan seperti orang yang hanya mencari pembenaran untuk tidak mengambil resiko, mereka mengatakan beresiko sambil diam tidak bertindak. Perhitungkan resikonya, kemudian tetaplah ambil tindakan untuk mengambil resiko. Itu baru namanya risk taker.</p>
<p>Cari yang tidak ada resiko? Sampai kapan? Memang ada <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.usahaterbaik.com" title="usaha" target="_blank">usaha</a></span> tanpa resiko? Selalu ada. Tidak ada yang namanya &#8220;yang pasti-pasti saja&#8221;, &#8220;yang jelas-jelas saja&#8221;, dan &#8220;yang biasa berhasil&#8221;. Zaman terus berubah, yang dulu kita anggap aman, tidak akan terjadi selamanya. Yang dulu menghasilkan, belum tentu nanti akan menghasilkan lagi. Kata siapa bekerja di perusahaan aman? Kata siapa nabung di deposito aman? Mungkin resikonya kecil, tetapi hasilnya kecil.</p>
<p><strong>Bagaimana jika&#8230;.</strong></p>
<p>Bagaimana jika saya gagal dan tidak bisa bangkit lagi?<br />
Bagaimana jika saya tidak bisa membayar utang?<br />
Bagaimana jika saya gagal terus menerus?</p>
<p>Jika Anda gagal, bangkit lagi, coba lagi. Jika Anda tidak punya uang, maka cari uang lagi. Jika Anda gagal terus, artinya Anda tidak pernah belajar. Jika kita terjebak dengan bagaimana jika, bagaimana jika, dan seterusnya, kita tidak akan pernah bertindak, sebab hanya hal negatif yang akan datang ke pikiran kita.</p>
<p>Memang, ada <strong>cara untuk mengurangi resiko</strong>. Dan ini yang harus Anda lakukan. Yaitu, tingkatkan kualitas, kapasitas, dan ilmu Anda sebelum bertindak. Jangan hanya mengatakan beresiko, tetapi Anda diam saja. Belajarlah, <em>take action</em>!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sikap/berani-mengambil-resiko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersabarlah Dalam Memahami</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/pengembangan-diri/bersabarlah-dalam-memahami/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/pengembangan-diri/bersabarlah-dalam-memahami/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 00:37:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bersabar]]></category>
		<category><![CDATA[cara berlajar]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[memahami]]></category>
		<category><![CDATA[peluang]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1319</guid>
		<description><![CDATA[Dalam memahami sesuatu, kita memerlukan sebuah kesabaran. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan atau mengabaikannya. Terlalu cepat mengambil kesimpulan bisa menjadikan kesimpulan kita salah. Jika kita terlalu cepat mengabaikan, kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Mungkin, perilaku ini tidak merugikan kita, tetapi kita bisa melewatkan peluang yang bisa jadi ada di hadapan kita. Peluang bisnis, peluang kerja, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1320" title="712773_study_hour_2" src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/712773_study_hour_2.jpg" alt="712773_study_hour_2" width="300" height="225" />Dalam memahami sesuatu, kita memerlukan sebuah kesabaran. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan atau mengabaikannya. Terlalu cepat mengambil kesimpulan bisa menjadikan kesimpulan kita salah. Jika kita terlalu cepat mengabaikan, kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Mungkin, perilaku ini tidak merugikan kita, tetapi kita bisa melewatkan peluang yang bisa jadi ada di hadapan kita. Peluang bisnis, peluang kerja, dan setidaknya mendapatkan peluang mendapatkan ilmu atau pemahaman baru.<span id="more-1319"></span></p>
<p>Jika kita belajar kepada Einstein, dia mengaku kalau dia tidak <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" title="motivasi" target="_blank">pintar</a></span>-<span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" title="motivasi" target="_blank">pintar</a></span> banget, dia hanya lebih lama dalam memikirkan masalah. Sebagaimana dia katakan:</p>
<blockquote><p>It&#8217;s not that I&#8217;m so smart, it&#8217;s just that I stay with problems longer.</p></blockquote>
<p>Dengan berpikir lebih lama, maka kita akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam. Kita akan mendapatkan ilmu dan kebijakan yang lebih baik. Bisa jadi kita akan menemukan ide atau peluang yang akan bermanfaat bagi kehidupan kita. Dan, hal ini tidak akan kita dapatkan jika kita terlalu cepat mengambil kesimpulan atau langsung mengabaikan apa yang tidak kita pahami.</p>
<p>Jika sesuatu yang kita baca, kita perhatikan, atau masalah yang kita hadapi begitu sulit untuk kita hadapi, bisa jadi yang menjadi masalah ada pada diri kita. Artinya kita perlu meningkatkan wawasan dan ilmu kita agar bisa memahami apa yang ada di hadapan kita. Ingatlah <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket3.php" title="motivasi" target="_blank">waktu</a></span> kita sekolah, saat kita menemukan soal yang sulit, langkah yang terbaik adalah belajar lagi sampai kita bisa mengerjakan soal tersebut. Bukan malah memarahi guru dan menyuruhnya membuat soal yang lebih mudah.</p>
<p>Sering kali orang berkata, &#8220;Nggak ngerti ah&#8230;.&#8221; sambil langsung mengabaikan apa yang dia baca. Ini lebih mending, dibanding orang yang marah-marah atau mengeluh karena tidak mengerti. Yang benar adalah, cobalah memahami lebih lama. Sabarlah sampai Anda paham. Jika sudah lama Anda tidak paham juga, maka carilah referensi agar kita memahaminya. Bertanya, membaca buku, atau melakukan penelitian. Namun, yang saya alami, sering kali hanya dengan berpikir lebih lama, kita akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik.</p>
<p>Kesabaran dalam memahami adalah salah satu kunci <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com" title="sukses" target="_blank">sukses</a></span> <a href="http://www.squdidoo.com/cara-belajar">belajar</a>. Bersabarlah&#8230;</p>
<p>Baca juga (jika belum): <a href="http://www.motivasi-islami.com/artikel/berpikir-kreatif/einstein-saya-tidak-pintar-pintar-amat/">Einstein: Saya Tidak Pintar-pintar Amat</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/pengembangan-diri/bersabarlah-dalam-memahami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat Mimpi Sulit Terwujud</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/konsultasi/saat-mimpi-sulit-terwujud/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/konsultasi/saat-mimpi-sulit-terwujud/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 05:39:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi besar]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1316</guid>
		<description><![CDATA[Tanya: Saya telah banyak membaca buku-buku motivasi, bahkan saya tak jarang diundang mengisi forum-forum semacam itu. Saya sendiri telah memiliki mimpi-mimpi yang besar. Sehingga oleh beberapa saudara (saya memiliki keluarga besar) saya disebut sebagai &#8220;pemimpi&#8221;. Terhadap mimpi-mimpi saya itu, saya memiliki keyakinan sangat besar &#38; kuat. Namun mengapa masih juga terasa sulit, mimpi-mimpi itu terwujud? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1317" title="1046645_dream_way" src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/1046645_dream_way.jpg" alt="1046645_dream_way" width="300" height="239" /><strong>Tanya:</strong> Saya telah banyak membaca buku-buku motivasi, bahkan saya tak jarang diundang mengisi forum-forum semacam itu. Saya sendiri telah memiliki mimpi-mimpi yang besar. Sehingga oleh beberapa saudara (saya memiliki keluarga besar) saya disebut sebagai &#8220;pemimpi&#8221;. Terhadap mimpi-mimpi saya itu, saya memiliki keyakinan sangat besar &amp; kuat. Namun mengapa masih juga terasa sulit, mimpi-mimpi itu terwujud? Apa yang salah dengan mimpi dan keyakinan saya? Mohon nasehat pak Rahmat, jazakumullah khairan katsiira. [Seseorang via email]<span id="more-1316"></span></p>
<p>Sahabatku, terima kasih telah bertanya.</p>
<p>Jika dibaca dari email Anda, saya melihat sebenarnya keyakinan Anda akan mimpi Anda belum benar-benar yakin. Secara lisan Anda mengatakan bahwa Anda meyakininya, namun jauh di dalam lubuh hati, masih belum yakin bahwa mimpi Anda akan tercapai. Hal ini bisa dilihat dari apa yang Anda katakan:</p>
<blockquote><p>Namun mengapa masih juga terasa sulit, mimpi-mimpi itu terwujud?</p></blockquote>
<p>Pertanyaan tersebut, tidak akan pernah keluar dari seseorang yang yakin akan mimpinya. Pertanyaan tersebut jelas menggambarkan bahwa Anda belum yakin, setidaknya belum 100% yakin bahwa mimpi Anda akan terwujud. Ini adalah penyebab utamanya, bahwa Anda belum yakin 100%. Jadi solusinya adalah dengan meningkatkan keyakinan Anda.</p>
<p>Apa yang menjadi masalah? Apakah mimpi atau keyakinan Anda? Bisa jadi keduanya.</p>
<p><strong>Ada tiga unsur yang bisa mempengaruhi kayakinan Anda:</strong></p>
<ol>
<li><strong>Mimpi itu sendiri.</strong> Apakah mimpi Anda bisa dicapai? Orang mengatakan mimpi yang &#8220;ketinggian&#8221; malah akan menghilangkan keyakinan Anda. Apakah mimpi Anda ketinggian? Tidak ada ukuran pasti apakah mimpi itu ketinggian atau tidak. Tinggi tidak sebuah mimpi itu relatif terhadap orangnya. Bisa saja, bagi seseorang terlalu tinggi, tetapi bagi orang lain tidak. Saat Anda menemukan mimpi &#8220;yang terlalu tinggi&#8221; bisa jadi yang bermasalah bukan pada mimpi, tetapi pada diri Anda yang &#8220;terlalu rendah&#8221; dibandingkan mimpi Anda. Ini adalah faktor kedua.</li>
<li><strong>Kepercayaan Diri</strong>. Mungkin saja, Anda sendiri yang menganggap diri Anda terlalu rendah dibandingkan mimpi Anda. Yah, istilahnya adalah <strong>tidak <a href="http://www.zonasukses.com/paket2.php">percaya diri</a></strong>. Solusinya ialah Anda harus meningkatkan rasa <a href="http://www.zonasukses.com/paket2.php">percaya diri</a> Anda juga meningkatkan kualitas diri dengan cara belajar dan mencoba.</li>
<li>Kemungkinan ketiga ialah saat Anda masih gelap melihat <strong>jalan menuju impian Anda</strong>. Anda percaya diri, Anda yakin impian Anda bisa dicapai, hanya saja Anda tidak tahu bagaimana cara mencapainya. Solusinya, dengan cara belajar dan mencoba. Jika perlu belajar kepada orang yang sudah berhasil baik langsung maupun via ebook, buku, seminar, dan sebagainya. Bisa juga Anda memiliki seorang mentor. Intinya, saat Anda tidak bisa ada dua hal yang bisa Anda lakukan: <strong>belajar dan minta bantuan</strong>.</li>
</ol>
<p>Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/konsultasi/saat-mimpi-sulit-terwujud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaafkan Diri Sendiri</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/memaafkan-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/memaafkan-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 23:14:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Berpikir Positif]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[emosi]]></category>
		<category><![CDATA[emosi negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[luka emosional]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[memaafkan]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1307</guid>
		<description><![CDATA[Anda pernah membuat kesalahan? Yah, semua orang pernah membuat kesalahan. Kita bukan malaikat yang selalu benar, kesalahan adalah hal yang manusiawi. Dari kesalahan kita bisa memetik hikmah, namun tidak sedikit orang yang menjadi terpuruk karena kesalahan di masa lalu yang menimpanya. Hilang semangat dan merasa tidak berdaya. Inilah kenapa kita perlu memaafkan kesalahan yang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/1155778_energy.jpg" alt="1155778_energy" title="1155778_energy" width="300" height="224" class="alignleft size-full wp-image-1308" />Anda pernah membuat kesalahan? Yah, semua orang pernah membuat kesalahan. Kita bukan malaikat yang selalu benar, kesalahan adalah hal yang manusiawi. Dari kesalahan kita bisa memetik hikmah, namun tidak sedikit orang yang menjadi terpuruk karena kesalahan di masa lalu yang menimpanya. Hilang semangat dan merasa tidak berdaya. Inilah kenapa kita perlu memaafkan kesalahan yang sudah kita lakukan.<span id="more-1307"></span></p>
<p>Banyak orang yang tidak memperdulikan kesalahan diri sendiri. Padahal saat kesalahan kita membekas, memberikan pengaruh besar kepada kehidupan Anda, atau berakibat fatal, kesalahan ini bisa mempengaruhi kehidupan Anda secara keseluruhan. Secara tidak sadar pikiran bawah sadar kita mengatakan bahwa kita adalah orang yang salah, tidak becus, tidak berdaya, dan berbagai pikiran negatif lainnya.</p>
<p>Pikiran negatif terhadap diri sendiri akan menyebabkan kita rendah diri. Seperti dijelaskan dalam Video The Confidence Secret (<a href="http://www.zonasukses.com" target="_blank">percaya diri</a>), rendah diri bila dibiarkan akan seperti bola salju, semakin lama semakin membesar. Saat rendah diri sudah menggunung, Anda sudah merasa tidak bisa apa-apa lagi sehingga tidak ada <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.usahaterbaik.com" title="usaha" target="_blank">usaha</a></span> memperbaiki diri sendiri. Ini gawat!</p>
<p>Kesalahan-kesalahan masa lalu bisa membuat diri kita menyesal. Marah pada diri sendiri. Hal ini akan menyebabkan sebuah luka, luka emosional pada diri sendiri. Saat kita memiliki luka, kita akan melakukan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.usahaterbaik.com" title="usaha" target="_blank">usaha</a></span> ekstra melindungi bagian yang terluka, sebab luka diatas luka itu lebih menyakitkan. Perlindungan ekstra ini seringkali menjadikan diri kita menjadi penakut dan mudah tersinggung. Akhirnya emosi negatiflah yang selalu mengiringi kita.</p>
<p>Rendah diri dan emosi negatif adalah tidak baik bagi kehidupan kita. Kita tidak lagi memiliki <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.motivasi-islami.com" title="motivasi" target="_blank">motivasi</a></span>, kebahagiaan, dan pencapaian-pencapaian yang tinggi. Oleh karena itu, untuk menghindarinya ialah dengan memaafkan kesalahan-kesalahan yang telah Anda lakukan. Tentu saja setelah meminta maaf kepada orang lain jika terlibat dan memohon ampun kepada Allah SWT jika kesalahan Anda juga berdosa.</p>
<p>Tentu saja, kita perlu menghindari kesalahan. Namun sebagai manusia kesalahan selalu saja terjadi. Tidak apa-apa, yang penting ialah kita segera memperbaiki kesalahan kita dan perbaikan akan berjalan efektif jika kita telah memaafkan kesalahan kita. Mencoba memperbaiki kesalahan, sementara Anda berada dalam kondisi rendah diri dan mengutuk diri sendiri, perbaikan itu tidak akan memberikan hasil yang optimal, bahkan bisa saja sama sekali tidak berhasil.</p>
<p><strong>Langkah-langkah memaafkan diri sendiri</strong></p>
<ol>
<li>Fahami bahwa memaafkan berbeda dengan melupakan. Sebuah peristiwa yang melibatkan emosi sulit untuk dilupakan, tetapi bisa dimaafkan.</li>
<li>Terimalah bahwa Anda melakukan kesalahan. Ini manusiawi. Katakanlah &#8220;Meskipun saya melakukan kesalahan, namun saya menerima diri saya seutuhnya.&#8221;</li>
<li>Mintalah maaf kepada orang lain yang terlibat. Dimaafkan atau tidak, yang penting Anda sudah minta maaf.</li>
<li>Mintalah ampun kepada Allah SWT jika kesalahan Anda berupa dosa.</li>
<li>Sekarang&#8230; maafkanlah diri Anda. Katakan saja &#8220;Saya memaafkan diri saya seutuhnya.&#8221; Katakanlah berulang-ulang dengan penuh konsentrasi, silahkan katakan di dalam hati saja, namun harus diikuti dengan kesungguhan. Allah SWT Maha Pengampun, kenapa kita tidak mau memaafkan diri sendiri?&#8221;
</li>
<li>Ambillah hikmah dari kesalahan Anda. Bersyukurlah bahwa Anda sudah mendapatkan hikmah yang berharga.</li>
</ol>
<p>Cobalah untuk memaafkan diri sendiri, Anda akan hidup lebih ringan, lebih bahagia, dan lebih bersemangat. Insya Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/memaafkan-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berpikir Sebelum Bertindak</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/inspirasi/cerita-inspiratif/berpikir-sebelum-bertindak/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/inspirasi/cerita-inspiratif/berpikir-sebelum-bertindak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 00:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[bertindak]]></category>
		<category><![CDATA[keyakinan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1302</guid>
		<description><![CDATA[Yanti sedang berjalan di sebuah lorong di kampus tempat dia kuliah. Saat itu suasana cukup rame karena bertepatan dengan jam masuk kelas. Tiba-tiba, ada yang menepuk dia dari belakang.  Kontan saja, Yanti yang sedang melamun kaget bukan kepalang. Dia memalingkan tubuhnya untuk mencari siapa orang yang menepuk dirinya.
Saat dia membalikkan badan, ada seorang pria [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/633838_person.jpg" alt="633838_person" title="633838_person" width="300" height="200" class="alignleft size-full wp-image-1303" />Yanti sedang berjalan di sebuah lorong di kampus tempat dia kuliah. Saat itu suasana cukup rame karena bertepatan dengan jam masuk kelas. Tiba-tiba, ada yang menepuk dia dari belakang.  Kontan saja, Yanti yang sedang melamun kaget bukan kepalang. Dia memalingkan tubuhnya untuk mencari siapa orang yang menepuk dirinya.<span id="more-1302"></span></p>
<p>Saat dia membalikkan badan, ada seorang pria di belakangnya. Pria tersebut sedang menoleh ke arah lain. &#8220;Kurang ajar, tidak sopan nich cowok.&#8221; Pikir Yanti, sambil langsung menampar pria tersebut.</p>
<p>&#8220;Aduh, ada apa ini?&#8221; kata si pria yang kaget tiba-tiba mendapatkan serangan mendadak.</p>
<p>&#8220;Pura-pura bodoh lagi, emangnya saya cewek murahan?&#8221; teriak Yanti. Kontan saja teriakan itu menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.</p>
<p>Sementara si pria bengong.</p>
<p>&#8220;Apa yang saya lakukan?&#8221; kata si pria.</p>
<p>&#8220;Masih belum ngaku, kamu? Bukannya minta maaf!&#8221; teriak Yanti tanpa memperdulikan orang-orang yang sudah mengerumuninya.</p>
<p>&#8220;Suer, saya nggak tau. Saya salah apa?&#8221; tanya si pria.</p>
<p>&#8220;Dimana ada maling ngaku.&#8221;  kata yanti tetap dengan nada tinggi.</p>
<p>Salah seorang dari orang-orang yang melihat bertanya kepada Yanti, &#8220;Memang apa yang dia lakukan?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tanya saja sama dia!&#8221; kata Yanti.</p>
<p>&#8220;Dia nggak mau ngaku, kamu aja yang bilang.&#8221; kata orang tadi.</p>
<p>&#8220;Dia mencolek saya, tapi dia tidak mau mengaku.&#8221; tanya Yanti dengan nada galak.</p>
<p>&#8220;Hah? Kapan?&#8221; tanya pria tadi terlihat kaget.</p>
<p>&#8220;Tuh kan, tidak mau ngaku!&#8221; kata Yanti sambil cemberut.</p>
<p>&#8220;OK, kalau memang saya mencolek kamu, siapa saksinya?&#8221; tanya si pria mulai membela diri.</p>
<p>Yanti melihat ke sekeliling mencari yang melihat kejadian tersebut, tetapi tidak seorang pun bicara. Yanti kesal karena tidak ada yang mendukungnya.</p>
<p>&#8220;Baiklah, kamu menang sekarang! Tapi awas, kamu jangan dekat-dekat saya lagi.&#8221;, ancam Yanti.</p>
<p>&#8220;Bagus sekali, karena saya juga tidak mau ditampar sama kamu.&#8221; kata si pria sambil langsung pergi. </p>
<p>Kerumunan orang pun bubar.</p>
<p>Keesokan harinya, Yanti bertemu dengan sahabatnya Susi. </p>
<p>&#8220;Yan, kemarin ribut-ribut apa?&#8221; tanya Susi.</p>
<p>&#8220;Saya tampar cowok karena dia mencolek saya.&#8221; jawab Yanti.</p>
<p>&#8220;Dimana?&#8221; lanjut Susi menyelidik.</p>
<p>&#8220;Itu di lorong dekat kelas, pas mau jam pelajaran. Dia menepuk pundak saya.&#8221; Yanti menjelaskan peristiwanya.</p>
<p>&#8220;Astaghfirullah&#8230;.&#8221; kata Susi kaget dan terdiam sebentar dengan wajah merasa bersalah.</p>
<p>Melihat sahabatnya seperti itu, Yanti agak kaget.</p>
<p>&#8220;Kenapa Sus?&#8221; tanya Yanti.</p>
<p>&#8220;Sus&#8230;. yang menepuk kamu itu saya. Bukan cowok yang kamu tampar. Saya ngerjain kamu, saya tepuk kamu kemudian langsung sembunyi dan lari. Saya tidak tahu akan berakibat seperti itu.&#8221; jelas Susi dengan wajah takut.</p>
<p>Yanti pun terdiam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/inspirasi/cerita-inspiratif/berpikir-sebelum-bertindak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyambut Lowongan Kerja</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/menyambut-lowongan-kerja/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/menyambut-lowongan-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 01:22:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas diri]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[memantaskan diri]]></category>
		<category><![CDATA[peluang kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1298</guid>
		<description><![CDATA[Tidak bisa dipungkiri, data menunjukan bahwa angka pengangguran semakin tinggi sehingga peluang kerja semakin sedikit. Ada beberapa solusi yang bisa kita lakukan dalam menghadapi masalah ini, salah satunya ialah dengan mendorong dunia usaha seperti yang selama ini saya lakukan. Namun, bukan berarti tidak boleh bekerja, silahkan saja dan artikel ini adalah tip bagi Anda untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-1299 alignleft" title="p_037" src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/p_037.jpg" alt="p_037" width="220" height="174" />Tidak bisa dipungkiri, data menunjukan bahwa angka pengangguran semakin tinggi sehingga peluang kerja semakin sedikit. Ada beberapa solusi yang bisa kita lakukan dalam menghadapi masalah ini, salah satunya ialah dengan mendorong dunia usaha seperti yang selama ini saya lakukan. Namun, bukan berarti tidak boleh bekerja, silahkan saja dan artikel ini adalah tip bagi Anda untuk memenangkan persaingan kerja.<span id="more-1298"></span></p>
<p>Jika kita melihat media, lowongan kerja masih ada. Artinya masih ada peluang kerja bagi Anda jika memang itu tujuan Anda. Hanya seja untuk mendapatkannya diperlukan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.usahaterbaik.com" title="usaha" target="_blank">usaha</a></span> keras karena akan bersaingan dengan banyak orang sementara peluang kerja yang ada sedikit. Anda harus menang jika ingin mendapatkan kerja.</p>
<p>Jika meminjam istilah pak Mario Teguh, jika Anda ingin mendapatkan sesuatu, maka Anda harus &#8220;memantaskan diri&#8221; untuk mendapatkannya. Namun tidak cukup sampai memantaskan diri, sebab banyak orang lain juga memiliki kepantasan untuk mendapatkan kerja yang Anda inginkan. Jadi, Anda harus menjadi orang yang paling pantas mendapatkan peluang tersebut.</p>
<p>Artinya, untuk menyambut lowongan kerja, Anda harus terus meningkatkan kualitas diri Anda. Anda harus terus meningkatkan kemampuan Anda jika tidak mau kalah sama orang lain. Apa saja kemampuan yang perlu Anda miliki?</p>
<p><strong>Yang pertama</strong> ialah Anda perlu mengasah kemampuan utama atau spesialisasi Anda. Anda tidak perlu hebat di segala bidang, karena itu tidak mungkin. Cukup hebat di satu bidang spesialisasi Anda agar Anda bisa fokus, sehingga hasilnya optimal.</p>
<p><strong>Yang kedua</strong> ialah kemampuan pendukung. Jika kita mencermati iklan-iklan lowongan kerja, hampir selalu, diperlukan berbagai kualitas pendukung. Kualitas-kualitas pendukung yang sering kali diminta oleh pemberi kerja diantaranya</p>
<ul>
<li>Kemampuan <a href="http://www.belajar-bahasa-inggris.com" target="_blank">bahasa Inggris</a></li>
<li>Kemampuan berkomunikasi dan persuasif.</li>
<li>Memiliki <a href="http://www.motivasi-islami.com">motivasi</a> tinggi, proaktif, <a href="http://www.zonasukses.com/paket1.php" target="_blank">berpikir terbuka</a>, dan <a href="http://www.zonasukses.com/paket4.php" target="_blank">kreatif</a>.</li>
<li>Bisa bekerja sama (team work)</li>
<li>Kemampuan komputer (pendukung mis. MS Office) dan yang spesifik dengan kerja Anda.</li>
<li>Mampu bekerja dengan target dan dalam tekanan.</li>
<li><a href="http://www.zonasukses.com/paket2.php" target="_blank">Percaya diri</a></li>
<li>Dan sebagainya.</li>
</ul>
<p>Jadi, mulailah membuat rencana <a href="http://www.zonasukses.com" target="_blank">pengembangan diri</a> Anda sehingga Anda menjadi orang paling pantas dalam bidang Anda. Sebagai penutup saya pernah mendengar dari seorang pengelola Head Hunter*, dia mengatakan: &#8220;Sebenarnya lowongan kerja itu masih banyak, tetapi hanya untuk orang yang memiliki kualifikasi bagus.&#8221;</p>
<p>*Catatan: Head Hunter adalah orang yang dibayar oleh perusahaan tertentu untuk mendapatkan tenaga kerja. Artinya perusahaan butuh karyawan, sampai-sampai mau membayar head hunter untuk mencarikannya. Tapi, bukan karyawan sembarangan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/menyambut-lowongan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlukah Rencana Itu?</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/perlukah-rencana-itu/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/perlukah-rencana-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 00:23:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1290</guid>
		<description><![CDATA[Setelah saya banyak belajar dari berbagai guru, buku, pelatihan, maupun seminar, saya menemukan dua pendapat berkaitan dengan rencana. Ada yang mengatakan tidak perlu rencana ada juga yang mengharuskan memiliki rencana. Mana yang benar?
Sebelum kita membahas mana yang benar, mari kita lihat lebih jauh latar belakang kedua pendapat ini muncul. Pendapat pertama yang mengatakan tidak perlu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/1231235_bridge_in_gold_beach.jpg" alt="1231235_bridge_in_gold_beach" title="1231235_bridge_in_gold_beach" width="300" height="199" class="alignleft size-full wp-image-1291" />Setelah saya banyak belajar dari berbagai guru, buku, pelatihan, maupun seminar, saya menemukan dua pendapat berkaitan dengan rencana. Ada yang mengatakan tidak perlu rencana ada juga yang mengharuskan memiliki rencana. Mana yang benar?<span id="more-1290"></span></p>
<p>Sebelum kita membahas mana yang benar, mari kita lihat lebih jauh latar belakang kedua pendapat ini muncul. Pendapat pertama yang mengatakan tidak perlu rencana, didasari oleh kanyataan banyak orang yang sibuk membuat rencana tetapi apa yang direncanakan tidak kunjung dilakukan. Dari sini mereka mengambil kesimpulan bahwa rencana hanya menghambat tindakan.</p>
<p>Mengapa hal ini terjadi? Hal ini terjadi karena mereka terjebak dalam sebuah pemikiran bahwa rencana itu harus sempurna. Semuanya harus ada dan lengkap sampai detil-detilnya baru mengambil tindakan. Sayangnya untuk membuat sebuah rencana yang sempurna akan sulit sekali. Kecuali Anda sudah sangat berpengalaman, membuat rencana sempurna akan memakan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket3.php" title="motivasi" target="_blank">waktu</a></span> bahkan Anda bisa gagal justru pada tahap pembuatan rencana.</p>
<p>Pendapat kedua mengatakan kita harus memiliki rencana. Kenapa? Mungkin melihat kenyataan pula, bahwa banyak orang yang langsung bertindak ternyata langkah-langkah yang diambil  salah sehingga menimbulkan kerugian dan kegagalan. Sehingga diambil kesimpulan bahwa tindakan tanpa rencana sangat beresiko.</p>
<p>Dari kedua pendapat ini saya bisa mengambil benang merah. Yang pertama tidak perlu membuat rencana yang sempurna dan yang kedua jangan bertindak asal-asalan. Artinya kita tetap perlu memiliki rencana yang benar tetapi tidak perlu sempurna.</p>
<p>Apa perbedaan rencana yang benar dengan rencana yang sempurna?</p>
<p>Keduanya memiliki kesamaan agar apa yang kita tuju bisa tercapai. Perbedaanya ialah rencana yang sempurna biasanya mengharuskan semua sudah ada atau sudah siap, sementara rencana yang benar adalah sebuah rencana yang bisa dimulai dengan apa yang ada, tetapi tetap mengarah ke tujuan.</p>
<p>Rencana yang benar bisa juga hanya melihat rencana besarnya (garis besarnya) saja. Hal-hal detil bisa didapatkan saat dalam perjalanan nanti. Yang penting kita sudah punya arah yang benar, maka langsung saja mengambil tindakan apa yang bisa kita lakukan tanpa menunggu rencana yang sempurna sampai ke detil-detilnya. Jika Anda menunggu rencana sempurna, sering kali kita malah tidak bertindak juga.</p>
<p>Jadi buatlah rencana yang benar, yaitu rencana besar (top level plan) dan mulailah bertindak mulai dari apa yang bisa Anda lakukan sekarang. Rencana adalah jembatan menuju tujuan Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/perlukah-rencana-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perubahan Membership</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/berita/perubahan-membership/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/berita/perubahan-membership/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 00:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Download Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Produk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1283</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memberikan kemudahan kepada berbagai pihak, baik pembeli produk, affiliate, dan juga pihak admin, maka Membership untuk Beautiful Mind Power, Revolusi Waktu, The Confidence Secret, dan Anda Pun Bisa Jenius telah diintegrasikan ke dalam sebuah membership saja.
Membership baru bisa dinamakan Zona Sukses.
Untuk sebagian member, sudah saya masukan secara otomatis ke Zona Sukses, tetapi belum semua. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2010/01/ZS-ebook-jadi.jpg" alt="ZS-ebook-jadi" title="ZS-ebook-jadi" width="300" height="255" class="alignleft size-full wp-image-1284" />Untuk memberikan kemudahan kepada berbagai pihak, baik pembeli produk, affiliate, dan juga pihak admin, maka Membership untuk <a href="http://www.beautiful-mind-power.info"  target="_blank">Beautiful Mind Power</a>, <a href="http://www.revolusiwaktu.com"  target="_blank">Revolusi Waktu</a>, <a href="http://www.percaya-diri.com"  target="_blank">The Confidence Secret</a>, dan <a href="http://www.andapunbisajenius.com"  target="_blank">Anda Pun Bisa Jenius</a> telah diintegrasikan ke dalam sebuah membership saja.<span id="more-1283"></span></p>
<p>Membership baru bisa dinamakan <a href="http://www.zonasukses.com" target="_blank">Zona Sukses</a>.</p>
<p>Untuk sebagian member, sudah saya masukan secara otomatis ke Zona Sukses, tetapi belum semua. Saya tidak tahu apakah Anda sudah saya masukan atau belum ke membership Zona Sukses.</p>
<p>Untuk mengetahuinya, silahkan lakukan langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Silahkan login di <a href="http://www.zonasukses.com"  target="_blank">Zona Sukses</a></li>
<li>Jika tidak bisa, coba masukan alamat email Anda di form Lupa Password.</li>
<li>Jika masih tetap tidak bisa, artinya Anda belum saya masukan ke membership baru. Silahkan lakukan daftar ulang.</li>
</ol>
<p>Memang, &#8220;nambah kerjaan&#8221; dengan perubahan Membership ini, tetapi semuanya dilakukan demi kebaikan bersama.</p>
<p><strong>Inilah manfaat dari perubahan ini:</strong></p>
<ol>
<li>Anda tidak perlu pusing lagi mau login ke situs yang mana. Mulai sekarang, Anda hanya login ke Zona Sukses untuk produk pengembangan diri.</li>
<li>Untuk mitra kerja sama (affiliate) Anda cuma mempromosikan satu link saja, sekaligus untuk semua produk pengembangan diri di Zona Sukses.</li>
<li>Pihak admin akan lebih mudah untuk melayani Anda, sehingga kami bisa melayani Anda lebih cepat dan lebih baik.</li>
</ol>
<p>MULAI SEKARANG saya hanya akan menggunakan Zona Sukses<br />
jika ada:</p>
<ul>
<li>produk terbaru</li>
<li>produk graatiis terbaru</li>
</ul>
<p>Tentu saja khusus untuk produk pengembangan diri. Untuk produk bisnis, saya menggunakan membership <a href="http://www.usahaterbaik.com"  target="_blank">Usaha Terbaik</a>. </p>
<p>Jika tidak berkenan, saya mohon maaf. Saya tidak memaksa Anda untuk mengikuti perubahan ini. Jika merasa repot, abaikan saja. Tetapi Anda tidak akan bisa download produk terbaru dari kami.</p>
<p><strong>Kode Akses</strong></p>
<p>Untuk mendownload belasan ebook di member area, Anda memerlukan kode akses. <strong>Kami sudah mengirim kode akses melalui Newsletter Motivasi Islami</strong>, jika Anda sudah bergabung Anda seharusnya sudah mendapatkan kode akses tersebut. Silahkan login dan aktifkan bonus Anda dengan memasukan kode akses pada form yang ada di member area.</p>
<p>Jika ada pertanyaan, silahkan <a href="http://www.rahmatst.info/kontak-saya/"  target="_blank">hubungi kami</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/berita/perubahan-membership/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percepatan Sukses</title>
		<link>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sukses-artikel/percepatan-sukses/</link>
		<comments>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sukses-artikel/percepatan-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 23:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rahmat Mr. Power</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.motivasi-islami.com/?p=1269</guid>
		<description><![CDATA[Maukah Anda meraih sukses lebih cepat? Yah, banyak orang yang mau. Terbukti banyak yang mencoba menggunakan berbagai cara instan yang tidak rasional, mulai dengan menggunakan mbah dukun sampai mencoba peluang-peluang bisnis yang menjanjikan sukses intant. Adakah cara mempercepat sukses yang benar? Temukan jawabannya.
Jawabannya tentu saja ada. Tapi bukan seperti yang dijelaskan diatas. Saya tidak akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://motivasi-islami.com/wp-content/uploads/2009/12/1158482_road_blur.jpg" alt="1158482_road_blur" title="1158482_road_blur" width="300" height="199" class="alignleft size-full wp-image-1276" />Maukah Anda meraih <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com" title="sukses" target="_blank">sukses</a></span> lebih cepat? Yah, banyak orang yang mau. Terbukti banyak yang mencoba menggunakan berbagai cara instan yang tidak rasional, mulai dengan menggunakan mbah dukun sampai mencoba peluang-peluang bisnis yang menjanjikan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com" title="sukses" target="_blank">sukses</a></span> intant. Adakah cara mempercepat sukses yang benar? Temukan jawabannya.<span id="more-1269"></span></p>
<p>Jawabannya tentu saja ada. Tapi bukan seperti yang dijelaskan diatas. Saya tidak akan menunjukan cara aneh atau menawarkan peluang atau skema cepat kaya. Bukan seperti itu! Ada dua prinsip yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com" title="sukses" target="_blank">sukses bisnis</a></span> Anda. Kedua prinsip ini masuk akal bisa dilakukan oleh semua orang.</p>
<p><strong>Prinsip Pertama:</strong> Jangan menggunakan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket3.php" title="motivasi" target="_blank">waktu</a></span> Anda untuk hal-hal yang tidak perlu. Fokuslah menggunakan <a href="http://www.revolusiwaktu.com">waktu</a> Anda hanya untuk hal-hal penting dalam meraih sukses Anda. Sering kali kita banyak melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu kita lakukan sehingga menghabiskan <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.zonasukses.com/paket3.php" title="motivasi" target="_blank">waktu</a></span> yang berharga.</p>
<p>Caranya ialah dengan belajar cara meraih sesuatu yang benar. Belajarlah kepada ahlinya. Ikuti pelatihan, seminar, baca buku, tonton video, dan produk informasi lainnya sehingga Anda mengetahui apa yang harus Anda lakukan untuk meraih impian Anda. Jika Anda hanya &#8220;meraba-raba&#8221;, bisa saja Anda melakukan banyak hal yang tidak perlu.</p>
<p><strong>Prinsip Kedua:</strong> Gunakan daya ungkit. Jika Anda menuju ke sebuah tempat hanya berjalan kaki, tentu akan jauh lebih lambat dibanding jika Anda menggunakan kendaraan. Motor atau mobil. Dalam hal ini, kendaraan Anda adalah daya ungkit yang mempercepat perjalanan Anda.</p>
<p>Begitu juga dalam meraih sukses lainnya. Ada banyak daya ungkit yang bisa kita gunakan untuk mempercepat meraih sukses. Ini bukan masalah menjual mimpi, ini hanya mempercepat proses Anda seperti mempercepat perjalanan Anda dengan menggunakan kendaraan. Jadi Anda harus menemukan &#8220;kendaraan&#8221; untuk bisnis Anda dan menggunakannya.</p>
<p>Bagaimana cara menemukan kendaraan tersebut? Sekali lagi dengan belajar. Belajar kepada orang lain bagaimana mereka mempercepat <span class='wp_keywordlink'><a href="http://www.usahaterbaik.com" title="usaha" target="_blank">usaha</a></span> mereka. Belajar dengan membaca buku, menonton video, mengikuti seminar, pelatihan, dan berbagai produk pendidikan lainnya.</p>
<p>Dari kedua prinsip diatas, keduanya bermuara kepada satu titik, yaitu BELAJAR. Dengan belajarlah Anda bisa mempercepat sukses Anda, bukan pergi ke embah dukun atau mengikuti berbagai penawaran cepat kaya. Belajarlah untuk fokus dan gunakan daya ungkit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.motivasi-islami.com/artikel/sukses-artikel/percepatan-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
