Pola Pikir, Sikap

Einstein: Saya Tidak Pintar-pintar Amat

May 7, 2009
(Last Updated On: February 22, 2012)

“Yang bener ah?” Serius, dia sendiri koq yang ngaku begitu. “Dia kan termasuk orang paling jenius di dunia?” Memang, tapi kenyataannya dia mengatakan seperti itu. “Mungkin hanya merendah.” Bisa jadi! Tapi, saya yakin ada kebenaran dibalik perkataan yang dia sampaikan. Apa itu?

OK, saya akan tunjukan kalimat lengkapnya:

It’s not that I’m so smart, it’s just that I stay with problems longer.

Saat dia mengatakan, It’s not that I’m so smart, bisa jadi hanya sebuah cara untuk merendah diri. Namun saat dia mengatakan, it’s just that I stay with problems longer, saya yakin ini adalah suatu kebenaran. Dia ada tipe orang yang berpikir keras. Inilah yang menyebabkan dia jenius.

Dari perkataan itu saya mengambil 2 kesimpulan

  • Dia berpikir keras saat memikirkan suatu masalah atau soal. Dia tidak mudah menyerah untuk mencari jawaban dari permasalahan yang dia hadapi. Memang seperti inilah karakter orang jenius. Mungkin Anda ingat cerita Archimedes dimana dia terus memikirkan masalah bahkan saat dia mandi. Jadi jangan cepat menyerah! Saat ini mungkin tidak bisa, tapi bisa jadi setelah berusaha, nv menjadi bisa.
  • Saat dia tidak menemukan jawaban dengan suatu tingkat pikiran, dia meningkatkan tingkat pikirannya. Atau menggunakan 6 cara berpikir seperti dijelaskan oleh Edward de Bono. Yang jelas, dia terus meningkatkan cara berpikirnya untuk menemukan suatu jawaban. Di lain kesempatan dia mengatakan,

    No problem can be solved from the same level of consciousness that created it.

Apa hikmah untuk kita?

Sebelum membahas hikmahnya, saya akan sedikit menjelaskan kata masalah atau problem bukan berarti kita hanya berpikir saat kita mengalami masalah sesuai pengertian kita sehari-hari. Tetapi termasuk saat kita akan melakukan peningkatan atau perbaikan. Misalnya, masalahnya: “bagaimana cara meningkatkan penjualan?”

  1. Jangan cepat menyerah saat Anda sedang berpikir menyelesaikan suatu masalah. Mungkin diperlukan berpikir lebih keras, lebih kreatif, dan menggunakan teknik-teknik berpikir. Mungkin perlu diam sejenak menenangkan pikiran untuk mendatangkan ide intuitif. Mungkin perlu bertanya ke seseorang. Mungkin perlu buka buku.
  2. Tingkatkan terus pola pikir Anda. Bisa jadi masalah Anda tidak akan terselesaikan dengan tingkat pikiran Anda saat ini.
Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.club/
Follow Me

4 Comments

  • Reply cute3 May 15, 2009 at 9:08 pm

    terus gmn si einstein bisa nemuin rumus E=MC2 itu?????

    • Reply Rahmat Motivasi Islami May 16, 2009 at 8:40 pm

      Itulah bedanya Anda dengan Einstein. Anda membaca artikel sekilas, tetapi Einstein tidak. Lebih teliti, lebih jeli, dan yang lebih penting lebih tekun sehingga rumus E=MC^2 didapat.

  • Reply zaenal August 5, 2009 at 8:44 am

    saya baru sadar bahwa pada dasarnya kemampuan stiap orang itu sama,yang membedakannya ialah keberanian seseorang untuk menghadapi suatu permasalahan dengan kesabaran dan ketekunan,seseorang yang dapat menyelasaikan suatu permasalahan akan bertambah kemampuannya.sehngga,disinilah letak kemampuan seseorang menjad berbeda-beda

  • Reply wiedjo August 21, 2010 at 12:21 pm

    Mungkin benar kalo Einstein jg tidak pintar-pintar amat.banyak hal yang membuat orang sukses. Salah satu ciri orang sukses adalah ketekunan dan tidak mudah menyerah pada keadaan sesulit apapun dan fokus pada permasalahan yang dihadapi.

  • Leave a Reply

    WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield

    X

    Download eBook Gratis


    Nama Depan :
    Alamat Email :