Masalah Anda Bernilai Jutaan
Anda punya banyak masalah? Sama dengan saya. Dan semua orang juga memiliki masalah. Masalah adalah bagian dari hidup kita. Yang tidak memiliki masalah hanyalah orang yang sudah menikmati kenikmatan Jannah di akhirat kelak, semoga kita menjadi salah satunya. Sementara, selama kita hidup, masalah adalah bagian dari hidup kita, kita tidak bisa lepas dari masalah.
Memberi, Bukan Menerima
Suatu saat saya sedang naik bis kota. Tiba-tiba ada seorang laki-laki naik bis tersebut. Saya kira penumpang. Tiba-tiba dia berbicara di depan penumpang dengan lancarnya. Ngomongnya bak seorang mubaligh sedang ceramah. Dia memiliki gaya bicara yang bagus, lancar tanpa tersendat. Tidak ada grogi. Dia juga membacakan berbagai hadist dan ayat Al Quran dengan lancar dan cukup fasih. Dia membahas tentang hari akhirat dan manfaat memberi agar selamat di akhirat.
Tindakan Sederhana yang Luar Biasa
Sebenarnya, untuk meraih sukses bukanlah melakukan sesuatu yang luar biasa. Namun kebanyakan orang justru mencari sesuatu yang luar biasa untuk meraih sukses dengan cepat. Mereka berusaha mencari rumus ajaib untuk menyihir mereka sendiri menjadi orang yang sukses dengan segera. Disisi lain saat melihat keberhasilan orang lain, ada yang mengatakan, “begitu saja bisa sukses?”. Mereka kaget melihat keberhasilan orang lain yang ternyata meraih sukses dengan melakukan hal-hal yang sederhana dan bukan rahasia.
Pentingnya Ketekunan dalam Bisnis
Pernahkan Anda merasa kehilangan semangat dalam berbisnis? Diawali dengan suatu harapan besar kemudian yang ditemukan ternyata hanyalah daftar panjang pekerjaan yang harus dilakukan? Padahal saat awal memulai bisnis, pikiran begitu dipenuhi dengan harapan-harapan indah. Bagaimana tidak, kita tergiur oleh tawaran penghasilan puluhan juta per bulan dengan mudah.
Mempertahankan Motivasi
Dalam perjalanan ke luar kota, seorang ustadz meminta supirnya untuk mencuci mobil di uatu tempat peristirahatan. Dengan enteng supirnya menjawab,
“Tidak usah ustadz, nanti juga kotor lagi.”
Sang Ustadz tidak menjawab, dia hanya tersenyum menanggapi jawaban supirnya. Namun, ternyata ada sebuah rencana besar yang memberikan hikmah baik kepada si supir maupun kepada kita.
Belajar Hal Baru
Ada dua sikap yang sangat ekstrim yang perlu kita hindari agar kita bisa mengembangkan diri dengan tepat. Yang pertama adalah sangat menggantungkan diri kepada bakat. Ciri orang seperti ini ialah saat harus keluar zona nyaman, dia akan mengatakan, “Saya tidak berbakat.” Sikap yang kedua ialah mencoba mempelajari semua hal dan berharap menjadi ahli pada segala hal. Lalu sikap seperti apa yang benar?










