Bagaimana Cara Fokus? 3 Cara Fokus Yang Melesatkan Produktivitas Anda

Dapatkan 2 eBook senilai Rp 99.000 yang membedakan orang sukses dan gagal.

Masukan email Anda, klik Daftar untuk mendapatkan update artikel dan ebook Gratis Rahasia Sukses dari Zona Sukses.

Email:

Anda Akan Fokus Jika Tahu Cara Fokus

bagaimana cara fokus

Saya yakin, banyak orang yang sudah sadar dengan pentingnya fokus dalam hidup, bekerja, dan bisnis.
Mengapa harus fokus, sebab hanya dengan fokus kita bisa mengoptimalkan sumber daya kita. Jika Anda ingin hasil yang maksimal, maka fokuslah. Semakin fokus akan semakin optimal hasil kerja Anda. Dalam bidang apa pun, baik dalam bekerja, bisnis, atau bahkan dalam dakwah.

Namun ternyata, dalam pelaksanaanya masih banyak yang bingung atau belum bisa untuk fokus dalam suatu hal. Penyebabnya ialah banyak artikel yang menyarankan kita fokus, tetapi tidak memberitahu bagaimana caranya fokus.

Ayo fokus, ayo fokus, tapi bagaimana caranya?

Sekarang, saya akan jelaskan langkah demi langkah untuk mencapai kondisi fokus baik dalam kehidupan, bisnis, maupun dalam bekerja. Artinya tidak hanya menyuruh atau menganjurkan fokus, tetapi memberitahu bagaimana cara fokus dengan langkah nyata.

Cara Fokus Pertama: Identifikasi

Analoginya seperti seorang penembak jitu. Dia hanya bisa fokus mengarahkan senjatanya jika dia sudah mengetahui target yang akan ditembah. Maknanya adalah Anda akan bisa fokus jika sudah jelas apa yang akan difokus. Sederhanya, Anda mau fokus apa?

Pertanyaan sederhana, “Anda mau fokus apa?” justru langkah awal yang sangat penting. Bagaimana akan fokus jika Anda belum jelas mau fokus apa. Saya banyak menemukan, seseorang yang tidak bisa fokus sebab dia tidak mengetahui mau fokus apa.

Yuk, kita temukan Anda mau fokus apa.

Langkah pertama ialah identifikasikan hal-hal apa saja yang rasanya harus dilakukan. Tuliskan saja apa-apa yang Anda rasakan harus dilakukan. Fokus dulu ke perasaan Anda. Karena perasaanlah yang merasa terbebani. Tuliskan saja.

Langkah kedua ialah sama halnya dengan langkah pertama, tetapi Anda mulai menggunakan pikiran dan arsip. Jadi tidak hanya mengandalkan perasaan saja. Sekarang tanyakan, apa saja yang harus saya lakukan. Periksa arsip Anda, memo, email, surat, atau catatan ide ada termasuk apa yang Anda ingat.

Lakukan langkah pertama dan kedua ini sampai habis. Semua hal yang harus dilakukan sudah pindah ke dalam kertas. Kedua langkah ini akan mengurangi beban pikiran Anda, sebab semuanya sudah pindah ke dalam kertas. Ribet? Tidak, memang inilah cara fokus.

Saya tahu, akan ada orang yang mengatakan, “ah ribet”. Akhirnya dia terus melakukan pekerjaannya dengan cara yang sama dan hasilnya akan sama terus. Untuk melakukan pekerjaan identifikasi ini memang tidak mudah dan memerlukan waktu. Mengapa? Sebab selama ini pekerjaan Anda berantakan.

Jika selama ini pekerjaan Anda sudah teratur, tidak akan sulit untuk melakukan ini. Jadikan ini sebagai momen perbaikan diri, terutama perbaikan cara kerja yang lebih teratur.

Cara Fokus Kedua: Keputusan

Setelah identifikasi Anda akan memahami apa yang Anda lakukan selama ini. Setelah memahami, maka akan lebih mudah untuk mengambil keputusan.

Langkah ketiga adalah mengambil keputusan. Bacalah semua hal yang harus Anda lakukan tadi. Putuskan:

  • Mana yang harus Anda lakukan sekarang juga. Biasanya pekerjaan yang sebentar yaitu kurang dari dua menit.
  • Mana pekerjaan yang harus dilakukan segera. Penting tapi waktunya cukup lama.
  • Mana pekerjaan yang ditunda atau dijadwalkan.
  • Mana pekerjaan yang bisa Anda hapus atau dibatalkan. Usahakan Anda membatalkan pekerjaan sebanyak mungkin.
  • Tandai juga hal-hal yang ternyata bukan pekerjaan atau tugas. Biasanya hanya sebagai referensi.

Saat memeriksa dan mengambil keputusan, selalu bertanya, apakah pekerjaan ini memberikan dampak yang besar bagi saya? Mana yang paling memberikan manfaat? Apa jadinya jika pekerjaan ini dibatalkan? Kapan waktu yang tepat mengerjakannya.

Jangan khawatir jika Anda bingung dalam mengambil keputusan. Saat bingung, berhentilah dulu. Kemudian tenangkan diri Anda, bisa dengan shalat dulu, membaca al Quran, dzikir, bermain dengan keluarga, dan hal-hal lain yang membuat Anda rileks. Biarkan pikiran bawah sadar Anda yang bekerja. Setelah itu coba lihat lagi daftar pekerjaan Anda. Analisa kembali sampai Anda mampu memutuskan.

Mungkin masih bingung. Jika bingung, gunakan feeling. Jika Anda sudah memiliki visi dan visi itu menjadi bagian hidup Anda, maka feeling Anda akan mengarahkan hidup Anda ke arah yang sesuai dengan visi Anda. Jika ragu terhadap suatu pekerjaan, masukan saja ke dalam kategori “ditunda”. Percayalah inilah cara fokus pada pekerjaan-pekerjaan yang penting.

Keputusan adalah langkah terpenting. Anda HARUS mengambil keputusan, jika tidak Anda tidak akan pernah fokus. Jangan takut salah. Lebih baik ambil keputusan kemudian salah, daripada tidak pernah salah tapi tidak pernah mengambil keputusan.

Cara Fokus Ketiga: Klasifikasi

Pisah-pisahkan pekerjaan yang harus dilakukan sekarang, segera, terjadwal, ditunda. Fokuslah pada pekerjaan sekarang. Ambil tindakan cepat untuk menyelesaikannya. Lupakan pekerjaan lain. Anda tidak perlu khawatir dengan pekerjaan lain sebab sudah Anda simpan pada sebuah sistem “di luar” kepala Anda.

Inilah inti cara fokus, Anda hanya perlu memikirkan yang memang perlu dipikirkan.

Review kembali daftar ini setidaknya seminggu sekali karena pasti banyak mengalami perubahan. Ambil lagi keputusan, mana yang akan menjadi fokus. Lakukan terus menerus. Cara fokus ini ampuh!

Cara ini saja, Anda sudah bisa lebih produktif. Anda akan mendapatkan penjelasan lebih detil tentang cara ini dan juga cara-cara lainnya yang akan melejitkan produktivitas sekaligus penghasilan Anda di Revolusi Waktu.

Masuki Zona Sukses

Solusi bagi Anda yang ingin berubah, namun masih terasa sulit.

Anda tidak akan pernah sukses, jika masih berada di Zona Nyaman. Dapatkan ebook Memasuki Zona Sukses dan Tinggalkan Zona Nyaman, Plus update artikel Motivasi Islami. Masukan email Anda, Klik Daftar.

Email:

There are 12 Comments.

  1. Terima kasih pak rahmat, memang fokus ini yang membuat kita konsentrasi terhadap pekerjaan yang akan kita kerjakan, namun kadang menjadi sulit dikala kita menerima informasi yang berlebih yang akhirnya hilang semua apa yang telah kita rencanakan dan yang akan kita kerjakan, apakah hal ini memang terjadi pada setiap orang, khususnya bagi pemula di bisnis onlina?

    • Betul pak, bahkan saya sendiri mengalaminya. Tetaplah berlatih untuk fokus, nanti pun akan menemukan fokus kita. Pusatkan saja pikiran kita pada visi yang hendak dicapai.

  2. senang bisa baca disini..sangat inspiratif.
    trims buat nasehatnya pak.

  3. perlu mempraktikannya.

  4. www.suksesbisnis.net
    7:36 am June 23, 2009

    Terima kasih pak Rahmat, artikelnya bagus sekali.

  5. Terima kasih pak rahmat, artikelnya bagus banget, saya jadi lebih bersemangat untuk memulai pekerjaan2 yang numpuk sekarang :)

  6. ..
    4:42 pm October 2, 2009

    terima kaseh pak,,sangat bekesan,udah di praktikkan…memang besres suma kerjaan saya…ma
    kasi

  7. royya
    4:56 am December 25, 2009

    subhanallah….

  8. royya
    4:56 am December 25, 2009

    subhanallah….

  9. Wildan
    9:58 am May 7, 2011

    Makasih pa atas masukannya,,
    smoga sya bisa menjalankannya. Amiin.

  10. subhan rhamdani
    5:31 pm June 13, 2014

    assalamualaikum pak Rahmat. saya ingin bertanya . Apakah fokus pekerjaan itu harus difokuskan kesatu pekerjaan saja? atau boleh lebih dari satu pekerjaan. misal berdagang saja atau kuliner saja ? trimakasih

  11. Assalamualaikum pak rahmat,
    Subhanallah motivasi yg bagus, smoga bermanfaat dan bisa menjadikan salah satu motivasi yg bisa membantu dan memberikan suatu solusi untuk kita semua. Aamiin

Leave a Reply

*

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield