• Depan
  • Tentang MI
  • Kata Mutiara
  • Kontak
  • Komentar Positif
  • Kirim Artikel
Motivasi Islami
Subscribe to RSS feed Follow on Twitter Connect on Facebook

Motivasi Diri: Kekuatan Cinta

“Mengapa setelah mengikuti seminar motivasi, motivasi tidak bertahan lama?” Pada artikel lain saya sudah membahas bahwa motivasi memang bisa berkurang. Menyangka motivasi itu permanen, adalah kesalahan yang pertama. Alasan kedua ialah kita akan kehilangan motivasi jika kita hanya mengharap motivasi dari luar. Sebab motivasi terkuat datang dari diri sendiri.

Dalam berbagai buku NLP disebutkan bahwa hanya ada dua faktor motivasi yaitu mengejar kenikmatan dan menghindari kesengsaraan atau rasa sakit. Namun jika saya kerucutkan lagi, hanya ada satu faktor motivasi, yaitu cinta. Semakin besar cinta kita, akan semakin besar motivasi yang bangkit.

Lihatlah, banyak orang yang sampai nekat bunuh diri karena putus cinta. Ini menggambarkan bahwa cinta memiliki kekuatan untuk menggerakkan diri kita, bahkan untuk hal-hal yang buruk dan tidak masuk akal. Mungkin Anda sudah banyak mendengarkan kisah cinta picisan, apa pun dilakukan “karena cinta”.

Joe Vitale menyadari kekuatan cinta sebagai motivator utama setelah dia melihat film 50 First Dates (2004) (50 Kencan Pertama) yang menggambarkan usaha seorang pria yang setiap hari berusaha membuat seroang wanita jatuh cinta kepadanya. Usaha ini dilakukan setiap hari, karena sang gadis pujaan memiliki ingatan yang mampu mengingat cuma 1 hari. Ini hanya salah satu dari sekian kisah cinta dalam film.

Anda bisa memanfaatkan kekuatan cinta ini untuk mendapatkan motivasi diri. Tentu saja, tidak sebatas cinta terhadap lawan jenis, tetapi cinta kepada hal lainnya juga. Saat Anda mencintai pekerjaan Anda, Anda akan memiliki motivasi yang cukup saat bekerja. Lihatlah pemasin sepak bola, di tengah jadwal yang ketat, mereka tetap enjoy bermain di lapangan, karena mereka mencintai profesinya sebagai pesebak bola.

Namun, ada cinta yang paling kuat. Saat Anda tidak memiliki cinta ini, sungguh Anda sudah menyia-nyiakan hidup Anda. Inilah cinta yang paling besar, yang memotivasi para mujahid di medan perang. Tidak takut mati, tidak takut rasa sakit, tidak takut apa pun, demi cinta ini. Cinta ini tiada lain, cinta kepada Allah.

Karena bekerja adalah bagian dari ibadah. Begitu juga bisnis adalah bagian dari ibadah. Dan, ibadah adalah sebagai cinta kita kepada Allah, maka kerja dan bisnis kita juga adalah perwujudan cinta kita kepada Allah. Seharusnya, saat kita bekerja dan bisnis, kita akan memiliki motivasi yang tinggi.

Sudahkah?

Mari kita pancangkan niat kita, bahwa kerja dan bisnis kita untuk beribadah. Marilah kita pupuk kesadaran kita, bahwa bisnis dan kerja kita adalah salah bentuk wujud cinta kita kepada Allah.

Adakah perasaan cinta kita kepada Allah? Jika terasa kurang, maka iman kita harus ditingkatkan lagi. Sebab cinta kepada Allah hanya dimiliki oleh mereka yang beriman.

Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. (QS Al Baqarah:165)

Posted by Rahmat Mr. Power April 26, 2009 under Artikel and tagged Bisnis, cinta, Diri, Iman, Kerja, motivasi bisnis.
13 Comments
  1. ana semangat
    April 28, 2009 at 1:27 am | Permalink

    terimakasih atas nasehatnya….

  2. maszen7
    April 28, 2009 at 5:20 pm | Permalink

    mm, cinta?
    cinta Kepada Allah?
    Mendasari seluruh aktivitas kita?

    moga q dapat meraih kecintaan kepada Allah.
    Amin.

  3. Qodri
    April 28, 2009 at 8:50 pm | Permalink

    Cinta kepada Allah berarti juga cinta pada Kebaikan, kebenaran, keadilan, kedamaian, dan kasih sayang. Sehingga dengan cinta kepada Allah akan mewarnai segala tindakan kita sehari-hari, mulai dari rumah tangga, pekerjaan, maupun dalam kehidupan bernegara.

    Sukses selalu untuk Motivasi Islami

  4. winny arliyanti
    April 28, 2009 at 9:56 pm | Permalink

    Cinta kepada Allah memang cinta yang hakiki. Rasa stress, rasa kesal, rasa kecewa, rasa marah, dan rasa lain yang tidak menyenangkan bisa hilang bila kita mempunyai rasa cinta yang sangat tinggi kepada Allah SWT. Kegagalan dalam cinta terhadap suatu hal pun bisa terobati bila kita memiliki cinta yang besar kepada Allah.
    Membahagiakan orang-orang yang Allah cintai dan orang-ornag yang kita cintai adalah sebagian bukti cinta kita kepada Allah. Mencari rezeki di jalan yang diridhoi oleh Allah untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk membahagiakan orang-orang terdekat (keluarga) merupakan sebagian implementasi cinta kita kepada Allah juga.
    Oleh karenanya, ketika saya harus atau kemungkinan kehilangan pekerjaan karena Allah akan mengkarunia saya dan suami keturunan untuk pertama kalinya, saya tidak akan takut atau khawatir. Rasa cinta saya untuk membahagiakan keluarga dengan memberikan keturunan tidak membuat saya khawatir walaupun saya baru saja merasakan dunia kerja. Namun, saya yakin Allah akan mengikutsertakan rezekinya bersama calon bayi yang ada dalam rahim saya ini.
    Terima kasih…artikel ini semakin menguatkan pendirian saya untuk tidak takut kehilangan pekerjaan.

  5. siswanto
    May 14, 2009 at 8:02 am | Permalink

    cinta kepda allah memang cinta tiasda taranya.karena sesungguhnya cinta yang abadi adalah cinta kepada alla swt.

  6. nur sri aiha
    July 7, 2009 at 10:50 pm | Permalink

    emng smw tu btul tyda yg bys mghpus kan rsa cnta kta kecuali diri kita sndiri.
    tapi itu semua ada alasan kenapa terkadang orang suku mempermainkan allah,padahal katanya dy itu cinta,seseorang bila di hati nya sudah tertanam benci dengan allah maka murka la dy sbgai hamba nya!maka dari itu perlu nya kita sekarang mengrti akan nikmad yg d berikan .bila itu saja dy mebgkufuri berarti dy tdak cnta akan allah,sebab dy lupa akan diri nya sendiri….

  7. Motivsi diri
    September 1, 2009 at 3:00 am | Permalink

    Tulisan anda sangat super untuk di baca, dihayati apalagi diterapkan dalam kehidupan setiap hari….

  8. dollar gratis
    September 3, 2009 at 6:18 pm | Permalink

    Ingin membuktikan cinta pada Alloh? Salah satu caranya selain melaksanakan kewajiban selaku hamba adalah >> HAFAL 99 NAMA-NYA << ! Sudah hafal belum? Masa' belum? Cinta dengan pacar saja hafal nama lengkapnya se-nama keluarganya mungkin he..he.. "Barang siapa yang hafal Asmaul Husna maka wajib baginya SURGA!" << Hanya memperkuat jaminan saja, tidak mutlak!

  9. ROMLAN SYUKUR
    October 14, 2009 at 12:53 am | Permalink

    Cinta Allah Swt pada kita Allah perkenalkan dengan memproklamirkan nama namanya (asma ul husna, dan yang sangat dominan didalam kitab nya adalah Ar-Rohman dan Ar-Rohim “Cinta dan Kasih sayang”.
    Saya sangat setuju kalau kekuatan motivasi yang tertinggi adalah “CINTA”

  10. M Imron Pribadi
    November 23, 2009 at 6:05 pm | Permalink

    Cinta adalah sebuah kekuatan diri yang paling hebat dan dahsyat bagi semua insan, apalagi kalau manusia dalam memaknai cinta telah menggunakan Rahman dan Rakhim Allah sebagai basic kekuatan cinta dihatinya, maka semua cintanya akan melahirkan rahmatan lil alamin hingga ayat-ayat cintanya mampu bertasbih untuk kehidupan dirinya dan kehidupan umat manusia.

  11. eric
    November 29, 2009 at 12:25 pm | Permalink

    dengan ILMU hidup menjadi MUDAH dengan IMAN hidup menjadi TER ARAH dengan dengan CINTA hidup menjadi INDAH.
    cinta membuat orang takut jadi berani,cinta membuat orang lemah menjadi kuat,dengan cinta jauh menjadi dekat.

  12. Hera_ijolumut
    December 15, 2009 at 1:17 pm | Permalink

    Allah i2 emang maha kuasa,semakin kuat cinta kita pd-Nya semakin damai pula hati kita

  13. hesti
    February 4, 2010 at 5:13 am | Permalink

    Apapun yang kita kerjakan karena kecintaan kita akan Allah, semua menjadi ringan dikerjakan dan terasa nikmat mengerjakannya. Subhanallah

Leave a Comment

Your email is never shared. Required fields are marked *

*
*

Spam Protection by WP-SpamFree

  • Newsletter Motivasi Islami

    Dapatkan Belasan eBook Gratis dan Update Artikel Terbaru Motivasi Islami
    Name
    eMail
  • D3 STIAMI ad-block-127x127 Click here to get internetmarketingx-files.com ad-block-127x127 Advertise With Us
  • Usaha Terbaik Revolusi Waktu Beautiful Mind Power Anda Pun Bisa Jenius
  • Motivasi-IslamiDotCom on Facebook
  • Inspirasi Harian

    • Sumber Pahala dan Berkah
      January 30, 2010 | 5:05 am

      Bersodaqoh pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat. (HR. Al Hakim)

    • RSSArchive for Inspirasi Harian »
  • Posting Terbaru

    • Menuju Perubahan Besar
    • Berani Mengambil Resiko
    • Bersabarlah Dalam Memahami
    • Saat Mimpi Sulit Terwujud
    • Memaafkan Diri Sendiri
  • Komentar Terbaru

    • ery on Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • maraden on Memaafkan Diri Sendiri
    • iqone_dinie on To be Better and Better
    • sholihah on Kata Mutiara 1
    • dian on Bisakah Memakan Sepeda?
  • Paling Ngetop

    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Syukur Mengubah Hidup Anda
    • Berdo’a Untuk Keteguhan Hati
  • Ngetop Hari Ini

    • Sumber Pahala dan Berkah
    • Menuju Perubahan Besar
    • Motivasi Diri: Kekuatan Cinta
    • Berani Mengambil Resiko
    • Dua Kalimat yang Mengubah Hidup
  • RSS Zona Sukses

    • eBook Gratis: Ilusi Zona Nyaman
    • eBook Gratis: Memasuki Zona Sukses
  • Add Saya

  • RSS Rahmat ST is… Mr. Power

    • Fokuslah dan Bersabar dalam Bisnis
    • Jangan Menjual eBook Sampah
    • Cara yang Benar Promosi di Facebook
    • Mau iPod Nano 5G @ Rp 1,7 juta Gratis?
    • Kenapa eBook dan Buku Masih Laku?
  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
Copyright © 2010 CraniumThemes.com · All Rights Reserved
Powered by Wordpress. Design by CraniumThemes.com
Copy Protected by Computer Tech Tips's Prevent Wordpress Copy & CopyProtect Blogs.