Adakah Gagal Itu? 3 Pemikiran yang Menjadikan Anda Tidak Takut Lagi

zona sukses

Sebuah pertanyaan yang memerlukan pemikiran mendalam. Memang, pertanyaan ini sederhana namun jawabannya tidak sesederhana itu.

Pertama kita perlu mendefinisikan secara tepat, apa itu gagal. Kita juga perlu melihat makna gagal apakah yang banyak dipahami oleh orang saat ini adalah hanya sebuah opini atau makna sesungguhnya.

Pada kenyataannya banyak orang yang mengatakan tidak ada gagal namun anehnya banyak orang yang sangat takut dengan gagal. Jika tidak ada gagal, mengapa orang masih takut dengan gagal?

Mari kita ilustrasikan dengan sebuah analogi. Misalnya seseorang ingin pergi ke kota lain, sebut saja dari Bandung ingin ke Jakarta karena berharap mendapatkan sesuatu di Jakarta. Kemudian dia pergi ke terminal di Bandung dan naik sebuah bis.

Ternyata saat dia sampai di terminal tujuan, dia tidak berada di Jakarta, tetapi malah ada di Banten. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah dia gagal sampai di Jakarta? Tidak? Yah, dia bukan gagal sampai Jakarta, tetapi dia belum sampai Jakarta karena kesalahan. Dia tinggal naik angkutan lain dan sampailah di Jakarta.

Saat dia sampai di Banten, dia bukan gagal, tetapi melakukan kesalahan. Yang namanya kesalahan, bisa diperbaiki. Lalu seperti apa yang disebut dengan gagal? OK, kembali ke analogi tadi. Kegagalan itu adalah dia tidak sampai ke Jakarta.

Lalu dalam kondisi apa sehingga orang tersebut tidak sampai di Jakarta? Tidak punya ongkos dari Banten ke Jakarta? Bisa atasi? Bisa! Dia bisa mencari atau meminta uang dulu. Tidak tahu jalan ke Jakarta? Dia bisa bertanya? Lalu apa? Hanya ada dua hal yang menjadikan dia tidak sampai Jakarta.

Pertama dia meninggal sebelum sampai ke Jakarta. Kedua dia menghentikan usahanya untuk pergi ke Jakarta.

Disarankan Untuk Anda:   4 Cara Meraih Sukses dengan Cepat Bukan PHP

Jika dia meninggal sebelum sampai ke Jakarta, apakah dia pantas disebut gagal? Jika dia pergi ke Jakarta dengan niat ibadah, insya Allah, meski dia tidak sempat sampai ke Jakarta, pahalanya sudah dia dapatkan. Jadi, dia tidak gagal.

Jika demikian, berarti kegagalan itu terjadi saat dia menghentikan usahanya untuk pergi ke Jakarta. Tetapi, alasan dia menghentikan pergi ke Jakarta pun perlu kita teliti dulu. “Saya tidak melanjutkan pergi ke Jakarta sebab apa yang saya harapkan di Kota Jakarta, sudah saya dapatkan disini.”

Kesalahan dia justru menghantarkan dia kepada sukses yang belum tentu dia dapatkan di Jakarta. Ini adalah sekenario Allah.

Jadi, adakah kegagalan itu?

3 pemikiran ini harusnya membuat Anda tidak gagal lagi.

  • Pertama bedakan antara kegagalan dan kesalahan.
  • Kedua “kegagalan” kita itu adalah sekenario Allah untuk memberikan yang terbaik bagi kita setelah kita berdo’a dan berikhtiar.
  • Ketiga, kegagalan sebenarnya hanya bagi mereka yang menghentikan ikhtiar sebelum berhasil.

Selama Anda masih mau berusaha dan bertawakal, tidak perlu takut gagal, karena tidak ada kegagalan bagi Anda.

Follow Me

Rahmat Mr. Power

Author at Zona Sukses
Penulis atau Author berbagai produk Pengembangan Diri: Berpikir Positif, Percaya Diri, Kreativitas, Produktivitas, Motivasi, dan Bisnis selengkapnya http://www.zonasukses.com/gold.php
Follow Me
Dapatkan Update Artikel dan Kata-kata Motivasi Via Telegram Klik Disini. Pastikan aplikasi telegram sudah terinstall di HP/Komputer Anda

Mungkin Anda Suka Artikel Lainnya:

Kerja di Rumah

↑ Grab this Headline Animator

4 Comments

  1. artikel yg menginspirasi. Kegagalan dan Kesuksesan itu sudah merupakan satu paket. Sukses ada karena adanya kegagalan. Sebaliknya juga demikian, kegagalan ada, karena adanya kesuksesan. Orang disebut sukses ketika ia telah berhasil mencapai apa yang ia inginkan, dan berhasil melewati kegagalan (tantangan). Kegagalan itu sendiri bisa diartikan gagal di sisi lain, namun bisa juga berarti sukses di sisi lain. Seperti kata Thomas Alfa Edison, ia membuat percobaan ribuan kali untuk menciptakan bola lampu dan orang2 menyebutnya gagal. Namun, ia sendiri tidak bilang ia gagal ribuan kali, ia bilang bahwa ia berhasil membuktikan beberapa bahan tidak cocok untuk dijadikan bahan lampu, dan akhirnya ia berhasil menemukan satu bahan yang cocok untuk lampu.

  2. Setiap yang diciptakan Allah itu pasti ada pasangannya. Berhasil dan gagal adalah sunatullah asal tetap ada doa dan ikhtiar maka tidak perlu takut gagal karena semua ada dalam genggaman Allah. Semoga kita termasuk orang2 yang istiqomah menjalankan semua kebaikan..amin

  3. kita harus membuat 1 mindse bahwa kita bisa,,kita mampu untuk melakukan sesuatu yang baik,karena dengan mindse itu pikiran kita secara tidak sadar akan merekam dan memberikan motivasi klu kita bisa,,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress Anti-Spam by WP-SpamShield